Breaking News
light_mode
Beranda » BERITA » IHSG Anjlok 40%, Bagaimana Posisi Bitcoin di Tengah Gejolak Pasar?

IHSG Anjlok 40%, Bagaimana Posisi Bitcoin di Tengah Gejolak Pasar?

  • account_circle VRITIMES
  • calendar_month Jum, 23 Okt 2026
  • visibility 29
  • comment 0 komentar

DOORSTOP.ID, JAKARTA – Pelemahan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) sepanjang 2026 mendorong pelaku pasar untuk kembali mencermati risiko dan diversifikasi portofolio investasi.

Di tengah tekanan pasar saham domestik dan pergerakan nilai tukar rupiah, aset alternatif seperti Bitcoin turut menjadi perhatian, meski memiliki karakteristik risiko dan dinamika harga yang berbeda dari saham.

Berdasarkan data BEI pada Senin (19/10/2026), IHSG telah terkoreksi sekitar 40% sepanjang tahun berjalan, menjadikan pasar saham Indonesia salah satu yang berkinerja terburuk secara global.

Tekanan tersebut mengikuti kejatuhan tajam pada perdagangan Jumat (16/10/2026), ketika IHSG merosot 11,4% setelah MSCI menyampaikan kekhawatiran terkait aksesibilitas dan transparansi pasar Indonesia serta membuka konsultasi mengenai kemungkinan perubahan klasifikasi pasar Indonesia. Potensi perubahan status tersebut turut memunculkan kekhawatiran mengenai arus keluar modal asing.

Kondisi ini menunjukkan bahwa pergerakan pasar saham domestik tidak hanya dipengaruhi oleh kinerja perusahaan, tetapi juga oleh persepsi investor global, likuiditas, transparansi pasar, dan risiko makroekonomi.

Di sisi lain, nilai tukar rupiah juga menjadi salah satu indikator yang diperhatikan investor. Rupiah dibuka menguat tipis ke level Rp18.025 per dolar AS pada Senin (19/10/2026). Pergerakan mata uang ini menjadi bagian dari konteks ekonomi yang dapat memengaruhi keputusan investasi, terutama pada aset yang diperdagangkan secara global.

Bitcoin dan Dinamika Aset Alternatif

Di tengah kondisi tersebut, Bitcoin menjadi salah satu aset yang dapat dicermati investor ketika mengevaluasi pilihan di luar instrumen investasi konvensional. Namun, kehadiran aset kripto dalam portofolio tidak serta-merta menghilangkan risiko, sebab harganya juga dapat bergerak tajam akibat perubahan likuiditas global, sentimen pasar, arus modal, dan perkembangan regulasi.

Data historis pasangan BTC/IDR menunjukkan bahwa harga Bitcoin dalam rupiah mengalami pergerakan yang signifikan sepanjang 2026.

Berdasarkan data historis FLOQ, harga BTC/IDR sempat berada di kisaran Rp1,02 miliar dalam rentang 52 minggu dan mencapai kisaran Rp1,93 miliar pada titik tertingginya dalam periode tersebut. Pada 19 Oktober 2026, data yang sama mencatat harga Bitcoin sekitar Rp1,48 miliar.

Pergerakan tersebut memperlihatkan bahwa Bitcoin memiliki dinamika harga tersendiri. Meski kerap dibahas sebagai alternatif investasi, kinerja historisnya tidak menjamin keuntungan di masa mendatang. Harga dalam rupiah juga dipengaruhi oleh perubahan harga Bitcoin di pasar global dan pergerakan nilai tukar.

Karena itu, grafik historis BTC/IDR, termasuk titik tertinggi sepanjang masa (all-time high atau ATH), dapat menjadi referensi untuk memahami siklus harga dan volatilitas. 

Halving Berikutnya dan Prospek Pasar Kripto

Selain pergerakan harga, investor juga mencermati faktor fundamental jaringan Bitcoin, termasuk peristiwa halving. Mekanisme ini mengurangi separuh imbalan Bitcoin bagi penambang setiap 210.000 blok, atau kurang lebih setiap empat tahun. Halving terakhir berlangsung pada April 2024, sedangkan halving berikutnya diperkirakan terjadi pada 2028.

Menjelang periode tersebut, pelaku pasar dapat memperhatikan dinamika suplai Bitcoin baru, permintaan investor, likuiditas, serta perkembangan adopsi aset digital. Meski demikian, halving bukan indikator yang dapat berdiri sendiri untuk memprediksi harga. Dampaknya terhadap pasar bergantung pada berbagai faktor, termasuk kondisi ekonomi global dan seberapa jauh ekspektasi pasar telah tercermin dalam harga.

CEO dan Founder FLOQ, Yudhono Rawis, menilai bahwa periode sebelum halving berikutnya masih menyisakan ruang bagi perubahan sentimen dan dinamika harga Bitcoin.

“Kalau melihat siklus Bitcoin, halving berikutnya diperkirakan masih sekitar 600 hari lagi dari posisi kita sekarang. Artinya, pasar masih punya waktu untuk merespons berbagai perkembangan, baik dari sisi permintaan, likuiditas, adopsi, maupun kondisi makroekonomi. Namun, kita juga tidak bisa berasumsi bahwa harga belum sepenuhnya memperhitungkan halving atau bahwa kenaikan besar pasti terjadi pada 2027,” kata Yudho.

Menurutnya, perkembangan industri aset digital juga perlu dilihat dari sisi regulasi dan kualitas partisipasi pasar. Kerangka pengawasan yang semakin matang dapat membantu membangun kepastian bagi pelaku industri dan konsumen, tetapi tidak menghilangkan risiko fluktuasi harga maupun risiko yang melekat pada setiap produk investasi.

“Hal menarik untuk dicermati menjelang 2027 bukan hanya halving, melainkan bagaimana perkembangan regulasi, akses investor, infrastruktur perdagangan, dan permintaan riil bergerak bersama. Bitcoin memiliki karakteristik suplai yang berbeda dari aset keuangan konvensional, tetapi arah harganya tetap dipengaruhi banyak faktor. Karena itu, ruang pertumbuhan perlu dilihat sebagai kemungkinan, bukan kepastian,” tambahnya.

Diversifikasi Bukan Berarti Bebas Risiko

Dalam situasi pasar yang bergejolak, diversifikasi dapat menjadi salah satu pendekatan untuk mengelola eksposur investasi. Namun, diversifikasi tidak selalu berarti menambah sebanyak mungkin jenis aset. Investor perlu memahami hubungan pergerakan antaraset, jangka waktu investasi, kebutuhan likuiditas, serta toleransi terhadap potensi kerugian.

Saham dan Bitcoin memiliki karakteristik yang berbeda, tetapi keduanya dapat mengalami tekanan secara bersamaan ketika investor mengurangi eksposur terhadap aset berisiko.

Oleh karena itu, keputusan untuk mengalokasikan dana ke aset kripto perlu mempertimbangkan volatilitas yang tinggi, kemungkinan penurunan harga yang tajam, keamanan penyimpanan aset, dan kondisi keuangan masing-masing investor.

Perkembangan pasar saham Indonesia dan aset kripto pada akhirnya memperlihatkan pentingnya pengambilan keputusan berbasis data, bukan semata-mata mengikuti perubahan sentimen. Dengan memantau indikator makroekonomi, perkembangan regulasi, likuiditas, serta fundamental masing-masing aset, investor dapat mengevaluasi pilihan portofolionya secara lebih terukur.

Yudho memandang edukasi dan pemahaman risiko sebagai bagian penting dari perkembangan industri aset digital. Dalam kondisi pasar yang dinamis, informasi mengenai mekanisme pasar, karakteristik aset, dan kerangka regulasi dapat membantu masyarakat memahami peluang sekaligus keterbatasan setiap instrumen investasi.

About FLOQ

FLOQ adalah platform perdagangan aset digital yang berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK). FLOQ berkomitmen untuk menghadirkan pengalaman investasi yang aman, transparan, dan mudah diakses oleh masyarakat. Dengan fokus pada inovasi, edukasi, serta kepatuhan terhadap regulasi, FLOQ bertujuan untuk mendukung pertumbuhan ekosistem aset digital di Indonesia.   

FLOQ memiliki komunitas aktif dengan lebih dari 250.000 followers yang tersebar di tujuh platform media sosial, didukung oleh lebih dari 25.000 anggota komunitas aktif. FLOQ juga berkomitmen untuk meningkatkan literasi dan edukasi aset digital melalui FLOQ Akademi yang dapat diakses secara gratis oleh pengguna maupun masyarakat umum.

Hingga saat ini, FLOQ telah mencatat lebih dari 1,8 juta pengguna terdaftar dan lebih dari 2 juta unduhan aplikasi. Platform ini mendukung lebih dari 100 aset digital dan terus berfokus pada pengembangan ekosistem serta kolaborasi strategis untuk menghadirkan manfaat nyata bagi pengguna di era ekonomi digital.

Press Release ini juga sudah tayang di VRITIMES

  • Penulis: VRITIMES

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pentingnya Trading Journal: Menemukan Pola Kesalahan dan Memperbaiki Performa di Hari Sabtu

    Pentingnya Trading Journal: Menemukan Pola Kesalahan dan Memperbaiki Performa di Hari Sabtu

    • calendar_month Sel, 21 Jul 2026
    • account_circle VRITIMES
    • visibility 65
    • 0Komentar

    DOORSTOP.ID, JAKARTA – Hari Sabtu merupakan momentum yang sangat ideal bagi para pelaku pasar untuk melepaskan diri sejenak dari ketegangan fluktuasi grafik harga harian. Ketika seluruh bursa keuangan global berhenti beroperasi, suasana tenang di akhir pekan memberikan ruang bagi pikiran untuk berpikir secara objektif tanpa tekanan emosional. Waktu luang ini sebaiknya tidak dilewatkan begitu saja, […]

  • Sobat Aksi Ramadan 2025 BUMN dan PT Timah Berbagi Keceriaan bersama Anak-anak Yatim Piatu di Bangka Barat

    Sobat Aksi Ramadan 2025 BUMN dan PT Timah Berbagi Keceriaan bersama Anak-anak Yatim Piatu di Bangka Barat

    • calendar_month Sel, 18 Mar 2025
    • account_circle admin
    • visibility 66
    • 0Komentar

    Sobat Aksi Ramadan 2025 BUMN dan PT Timah Berbagi Keceriaan bersama Anak-anak Yatim Piatu di Bangka Barat DOORSTOP.ID, BANGKA BARAT — Rangkaian kegiatan Sobat Aksi Ramadan 2025 PT Timah bersama Kementerian BUMN turut berbagi kebahagiaan dan keceriaan dengan anak yatim dan piatu di Desa Mayang, Kecamatan Simpang Teritip, Kabupaten Bangka Barat, melalui kegiatan menggambar dan […]

  • Respon Pernyataan Ketum IKT, Didit Harap PT. Timah Percayakan Sepenuhnya Pada Pansus

    Respon Pernyataan Ketum IKT, Didit Harap PT. Timah Percayakan Sepenuhnya Pada Pansus

    • calendar_month Sen, 21 Okt 2024
    • account_circle
    • visibility 96
    • 0Komentar

    Doorstop.id, Pangkalpinang — Ketua Sementara DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Didit Srigusjaya menyikapi pernyataan Ketua Umum Ikatan Karyawan Timah (IKT), soal polemik rencana penambangan PT Timah Tbk di Desa Batu Beriga, Kecamatan Lubuk Besar, Kabupaten Bangka Tengah. Di mana, kata Didit, Ketua Umum IKT dalam pernyataannya mengatakan, anggota yang terlibat di dalam pansus penambangan […]

  • Gelar Jamuan Rakyat di 9 Titik, Forkopimko Jakarta Utara dan Warga Deklarasikan Anti Tawuran

    Gelar Jamuan Rakyat di 9 Titik, Forkopimko Jakarta Utara dan Warga Deklarasikan Anti Tawuran

    • calendar_month Rab, 19 Agu 2026
    • account_circle admin
    • visibility 62
    • 0Komentar

    Gelar Jamuan Rakyat di 9 Titik, Forkopimko Jakarta Utara dan Warga Deklarasikan Anti Tawuran DOORSTOP.ID, JAKARTA UTARA — Forum Koordinasi Pimpinan Kota (Forkopimko) Jakarta Utara menggelar Jamuan Rakyat di 9 titik wilayah untuk memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Rabu (19/8/2026). Selain membagikan sembako dan menggelar hiburan, momentum ini menjadi panggung utama […]

  • Bangun Ekosistem Musik Lokal, PT TIMAH Support Kreativitas Musisi Bangka Belitung

    Bangun Ekosistem Musik Lokal, PT TIMAH Support Kreativitas Musisi Bangka Belitung

    • calendar_month Sen, 6 Apr 2026
    • account_circle admin
    • visibility 143
    • 0Komentar

    Bangun Ekosistem Musik Lokal, PT TIMAH Support Kreativitas Musisi Bangka Belitung DOORSTOP.ID, PANGKALPINANG — Komitmen PT TIMAH (Persero) Tbk dalam mendukung pengembangan kreativitas generasi muda terus diwujudkan melalui dukungan terhadap komunitas seni dan musik di Bangka Belitung. Salah satunya dengan mendukung kegiatan yang digagas Babel Bass Community bertajuk A Night of Collaboration yang berlangsung di […]

  • Renjana Perca, Langkah Baru PURANA dalam Kemewahan Sirkular

    Renjana Perca, Langkah Baru PURANA dalam Kemewahan Sirkular

    • calendar_month Rab, 30 Sep 2026
    • account_circle Vritimes
    • visibility 32
    • 0Komentar

    DOORSTOP.id, Jakarta – Purana Group secara resmi merilis Post-Event Impact Report untuk “PURANA 17: Renjana Perca,” sebuah pameran imersif perayaan hari jadi ke-17 yang diselenggarakan di Grand Indonesia. Menetapkan standar baru bagi industri fashion Indonesia, acara ini berhasil memadukan warisan budaya dengan komitmen mutlak terhadap sirkularitas material. Sejalan dengan visi rumah mode mewah global yang […]

expand_less