Cuaca Buruk Masih Mengancam, BPBD Kota Pangkalpinang Siaga Hadapi Potensi Bencana
- account_circle admin
- calendar_month Sen, 6 Jan 2025
- visibility 105
- comment 0 komentar

DOORSTOP.ID, PANGKALPINANG — Kepala BPBD Kota Pangkalpinang, Dedi Revandi, mengungkapkan masih adanya laporan dari masyarakat terkait dampak cuaca buruk yang melanda wilayah Kota Pangkalpinang dalam beberapa hari terakhir.
Dalam pernyataannya pada Senin (6/1/2025), Dedi menyebutkan bahwa potensi angin kencang dan pohon tumbang masih menjadi ancaman serius.
“Memang masih ada laporan masyarakat terkait angin kencang dan masih adanya pohon tumbang, serta atap rumah masyarakat yang terimbas dari angin kencang. Ke depannya, ini masih ada potensi-potensi terjadinya pohon tumbang dan angin kencang di wilayah Kota Pangkalpinang,” ujarnya kepada wartawan.
Hingga pagi ini, Kota Pangkalpinang masih diguyur hujan dengan intensitas sedang hingga lebat. Menurut Dedi, kondisi ini memerlukan kewaspadaan.
“Kita masih harus antisipasi dan menyiagakan personel kami untuk selalu waspada. Ini juga sudah menjadi atensi dari Pj Wali Kota Pangkalpinang, yang menegaskan agar kami senantiasa waspada menghadapi cuaca yang kurang bersahabat yang dapat menimbulkan risiko bencana di wilayah Kota Pangkalpinang,” jelasnya.
Lebih lanjut, ia mengatakan bahwa dalam upaya mencegah dampak yang lebih besar, Pemerintah Kota Pangkalpinang telah membentuk satgas yang dikoordinasikan oleh Pj Wali Kota bersama stakeholder terkait, seperti PLN, BPBD, dan Dishub.
“Penanganan pohon tumbang atau pemangkasan pohon-pohon yang berisiko diserahkan kepada Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Pangkalpinang, sementara kami (BPBD) dalam hal ini memberikan support atau dukungan,” tuturnya.
Dedi juga mengonfirmasi bahwa hingga hari ini tidak ada laporan korban jiwa akibat cuaca buruk ini.
“Alhamdulillah, untuk korban jiwa tidak ada. Namun, untuk kerugian material seperti atap rumah atau bangunan lainnya, terakhir kemarin, hari Minggu, kami masih menerima laporan dari masyarakat terkait hal itu,” ungkapnya.
Dedi juga mengungkapkan bahwa pihaknya terus mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan melaporkan kejadian yang membutuhkan penanganan segera.
“Cuaca ekstrem yang diprediksi masih berlanjut beberapa hari ke depan menjadi perhatian utama pemerintah dan masyarakat kami harap selalu waspada,” tandasnya.
- Penulis: admin


