Rencana Pengembangan Pelabuhan Pangkal Balam Masuk Dokumen Perencanaan Daerah, Bapperida dan Dishub Siap Bersinergi
- account_circle admin
- calendar_month Jum, 11 Apr 2025
- visibility 294
- comment 0 komentar

Rencana Pengembangan Pelabuhan Pangkal Balam Masuk Dokumen Perencanaan Daerah, Bapperida dan Dishub Siap Bersinergi
DOORSTOP.ID, PANGKALPINANG — Pemerintah Kota Pangkalpinang terus mendorong rencana pengembangan Pelabuhan Pangkal Balam sebagai salah satu proyek strategis untuk mengatasi inflasi dan memperkuat konektivitas daerah.
Kepala Bapperida Kota Pangkalpinang, Yan Rizana, mengungkapkan bahwa proyek ini telah masuk dalam dokumen resmi perencanaan daerah dan sesuai dengan Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) yang berlaku.
“Proyek ini sudah masuk dalam dokumen perencanaan dan sesuai RTRW. Urgensinya jelas, yakni untuk mengatasi inflasi,” kata Yan Rizana dalam keterangannya kepada doorstop.id, Jumat (11/4/2025).
Ia juga memastikan, bahwa kajian teknis dan analisis dampak lingkungan (AMDAL) terhadap proyek ini telah dilakukan. Namun, untuk pendanaan, proyek ini masih dalam tahap perencanaan.
“Kita masih dalam tahap perencanaan, termasuk soal pembiayaan, apakah dari APBD, APBN, atau investor,” jelasnya.
Menjawab kekhawatiran publik soal potensi mandeknya proyek di tengah jalan, Yan Rizana kembali menegaskan, bahwa tahapan perencanaan masih berjalan dan memerlukan arahan lebih lanjut dari pemerintah pusat.
“Semua masih menunggu arahan pusat ke daerah,” tambahnya.
Rapat Koordinasi Lintas Instansi
Pada Jumat (11/4/2025), Bapperida Kota Pangkalpinang menggelar rapat kecil nonformal guna membahas lebih lanjut rencana pengembangan pelabuhan tersebut.
Sejumlah pejabat hadir dalam rapat itu, di antaranya Kadishub Kota Pangkalpinang, Akhmad Subekti, Kabid Dishub Provinsi Babel, Ronaidi, Kabid PPMPI Bapperida, Erika Handoko, Kabid Sarpras Dishub Pangkalpinang, Heri, serta staf dari Dishub Provinsi dan Bapperida.
Dalam rapat tersebut, Dishub Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menyatakan kesiapannya untuk bersinergi. Mereka menegaskan, bahwa dokumen Rencana Induk Pelabuhan (RIP), Daerah Lingkungan Kerja (DLKr), dan Daerah Lingkungan Kepentingan (DLKp) untuk Kota Pangkalpinang telah sesuai ketentuan.
“Kami sangat setuju atas rencana pengembangan Pelabuhan Pangkal Balam ini. Namun harus didukung penuh oleh Pemprov Kepulauan Babel,” tegas Kadishub Kota Pangkalpinang, Akhmad Subekti.
Ia juga menyebutkan, bahwa pihaknya telah menyiapkan sejumlah dokumen pendukung, seperti status lahan, dokumen feasibility study (FS), dokumen UKL-UPL, serta data akses jalan menuju pelabuhan.
Sementara itu, Kabid PPMPI Bapperida, Erika Handoko, memaparkan bahwa Kota Pangkalpinang telah siap secara dokumen perencanaan dan terbuka pada opsi pendanaan, baik dari pemerintah pusat maupun investor swasta.
Dishub Provinsi Babel pun berencana melakukan survei lapangan ke lokasi pembangunan pelabuhan pada Senin atau Selasa pekan depan, guna meninjau langsung kesiapan titik lokasi.
Dengan sinergi lintas instansi dan dukungan perencanaan yang matang, pembangunan Pelabuhan Pangkal Balam diharapkan dapat menjadi salah satu solusi strategis bagi pertumbuhan ekonomi Pangkalpinang dan wilayah sekitarnya.
- Penulis: admin


