Penghitungan Kerugian Negara oleh Bambang Hero Tidak Berhubungan dengan Merosotnya Ekonomi Kepulauan Babel
- account_circle admin
- calendar_month Sab, 18 Jan 2025
- visibility 88
- comment 0 komentar

Sekretaris Atomimdo, Rudi Syahwani menegaskan bahwa Penghitungan kerugian Negara oleh Bambang Hero tidak ada kaitannya dengan merosotnya ekonomi Kepulauan Babel.
DOORSTOP.ID, PANGKALPINANG – Sekretaris Asosiasi Tambang Mineral Indonesia (Atomimdo), Rudi Syahwani, angkat bicara perihal keterkaitan penghitungan kerugian negara sebesar Rp 271 triliun, dalam kasus korupsi timah oleh ahli Bambang Hero baru-baru ini, dengan merosotnya ekonomi Kepulauan Bangka Belitung (Babel).
Rudi, menegaskan bahwa penurunan ekonomi di Kepulauan Babel tidak ada kaitannya dengan penghitungan tersebut. Rudi menjelaskan, faktor utama penyebab merosotnya ekonomi Babel adalah tingginya inflasi dan menurunnya daya beli masyarakat.
Inflasi yang tinggi di Kepulauan Babel, kata Rudi, disebabkan oleh faktor konsumsi. Hal itu, lanjut Rudi, telah menjadi penelitian Badan Pusat Statistik (BPS).
“Antara apa yang dihitung oleh Bambang Hero, dengan merosotnya ekonomi Kepulauan Babel, itu tidak ada hubungan sama sekali. Dalam teori ekonomi pun tidak ada kaitannya,” tegas Rudi, seperti dilansir dari laman Babel Terkini, Jumat (17/1/2025).
“Tidak ada pula kemudian pihak BPS menyampaikan ekonomi Kepulauan Babel merosot gara-gara pernyataan Bambang Hero soal kerugian negara sebasar Rp 271 triliun,” tambahnya.
Dalam kesempatan itu, Rudi kembali menekankan bahwa, korupsi menjadi faktor utama yang merusak ekonomi di daerah yang berjulukan Negeri Serumpun Sebalai itu.
“Jadi mau 1000 triliun pun disebut oleh Bambang Hero, kerugian ekologi tidak berpengaruh. Karena apa?Bambang Hero dalam hal ini hanya menyampaikan apa yang menjadi keahlian dia,” jelas Rudi.
Lebih lanjut, Rudi mengingatkan bahwa sangatlah penting untuk dipahami, bahwa penurunan ekonomi di Kepulauan Babel, lebih disebabkan oleh faktor-faktor makro ekonomi, seperti inflasi dan daya beli, daripada perhitungan kerugian negara oleh ahli dalam kasus korupsi Timah.
“Justru yang harus menjadi catatan kita semua adalah hancurnya bangunan ekonomi itu karena korupsi. Dalam hal ini, Kejaksaan sudah melakukan fungsinya untuk menindak tegas korupsi,” tandasnya.
- Penulis: admin


