Menag Ungkap Alasan Awal Ramadan 1446 H Berbeda dengan MABIMS
- account_circle admin
- calendar_month Sab, 1 Mar 2025
- visibility 83
- comment 0 komentar

Indonesia Lebih Awal Mulai Ramadan 1446 H, ini Penjelasan Menag
DOORSTOP.ID, JAKARTA — Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar mengungkap alasan mengapa awal Ramadan 1446 Hijriah di Indonesia berbeda dengan Singapura dan Brunei Darussalam, meskipun ketiga negara tergabung dalam MABIMS (Menteri Agama Brunei Darussalam, Indonesia, Malaysia, dan Singapura).
Seperti diketahui, pemerintah Indonesia menetapkan 1 Ramadan 1446 H jatuh pada Sabtu, 1 Maret 2025, sementara Singapura dan Brunei Darussalam baru akan memulai puasa pada Minggu, 2 Maret 2025 besok.
Dalam konferensi pers pada Jumat (28/2/2025) malam, Menag menjelaskan bahwa perbedaan ini terjadi karena faktor ketinggian hilal dan sudut elongasi.
“Ini kita agak berbeda dengan Brunei Darussalam dan Singapura, yang menyatakan bahwa puasa mereka mulai tanggal 2 Maret 2025. Kenapa kita lebih awal? Karena perbedaan ketinggian hilal dan sudut elongasinya yang berbeda,” ujar Nasaruddin.
Ia menuturkan, meskipun secara geografis Indonesia, Singapura, dan Brunei berdekatan, terdapat perbedaan sudut elongasi yang menyebabkan hilal tidak terlihat di dua negara tersebut. Sementara itu, di Indonesia, hilal telah teramati di Aceh sesuai dengan kriteria MABIMS.
“Karena kita merupakan satu wilayah hukum, jika ada orang yang menyaksikan hilal dan bersumpah di hadapan Pengadilan Agama, maka itu berlaku untuk seluruh wilayah Indonesia,” jelasnya.
Sebelumnya, pemerintah melalui Kementerian Agama (Kemenag) menetapkan awal puasa berdasarkan laporan pengamatan hilal di Aceh. Hilal yang memenuhi syarat ketinggian minimal 3 derajat dengan sudut elongasi 6,4 derajat berhasil diamati di provinsi paling barat Indonesia tersebut. Dua saksi yang melihat hilal pun telah disumpah dan dikukuhkan oleh hakim agama setempat.
Dengan penetapan ini, umat Islam di Indonesia memulai ibadah puasa lebih dahulu dibandingkan dengan Singapura dan Brunei Darussalam.
- Penulis: admin


