Elvi Diana Desak Gubernur-Wagub Babel Tancap Gas di 100 Hari Pertama
- account_circle admin
- calendar_month Sen, 21 Apr 2025
- visibility 115
- comment 0 komentar

Elvi Diana Desak Gubernur-Wagub Babel Tancap Gas di 100 Hari Pertama
DOORSTOP.ID, PANGKALPINANG — Anggota DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) dari Fraksi PDI Perjuangan, Elvi Diana, mendesak Gubernur dan Wakil Gubernur Babel yang baru dilantik untuk langsung bekerja nyata dalam 100 hari pertama masa kepemimpinan mereka.
Harapan itu disampaikannya usai mengikuti rapat paripurna penyampaian pidato sambutan Gubernur Babel masa jabatan 2025–2030, yang digelar di ruang Paripurna DPRD Babel, Senin (21/4/2025).
“Harapan kita, Gubernur dan Wagub bisa bekerja efektif sejak awal, mempercepat peningkatan ekonomi dan membuka lapangan kerja untuk masyarakat,” ujar Elvi kepada wartawan.
Ia menekankan pentingnya kehadiran pemimpin yang mampu menggerakkan roda ekonomi daerah melalui penciptaan peluang kerja. Menurutnya, lapangan pekerjaan menjadi solusi konkret untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat Babel.
“Dengan adanya Gubernur dan Wagub tentunya kita berharap adanya peningkatan ekonomi, kita juga harapkan adanya lapangan pekerjaan berdampak positif bagi kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.
Selain soal ekonomi, Elvi juga menyoroti sektor pertambangan yang menurutnya sangat krusial bagi Babel. Ia meminta duet Hidayat Arsani dan Hellyana mampu menangani persoalan tata kelola timah yang selama ini menjadi sorotan.
“Tentunya sektor pertambangan jadi bagian penting bagi Provinsi Bangka Belitung, terlebih saat ini juga kita sedang mengurusi tata kelola timah. Kita harapkan ada dukungan dari seluruh pihak, agar pertambangan ini benar-benar memberikan manfaat positif,” katanya menegaskan.
Lebih jauh, Elvi mendorong reformasi birokrasi secara menyeluruh, termasuk penempatan sumber daya manusia yang tepat di lingkungan Pemprov Babel. Ia menilai tata kelola pemerintahan harus dibenahi demi mencapai pelayanan publik yang lebih baik.
“Dan mengevaluasi dan menempatkan SDM di tempat yang benar sehingga tercapai kinerja yang berkualitas, reformasi ekonomi dan reformasi kebijakan yang lebih pro masyarakat dan untuk perbaikan keseluruhan daripada masyarakat Bangka Belitung,” tegasnya.
Politisi PDIP ini juga mengangkat persoalan serius di sektor kesehatan. Ia mengungkapkan, sejak 1 September 2024, sebanyak 63.642 warga Babel tak lagi ditanggung oleh BPJS Kesehatan melalui anggaran Pemprov.
“BPJS Kesehatan masyarakat ada yang tidak bisa dibayarkan oleh Pemprov Babel, dikarenakan permasalahan anggaran. Artinya kita minta perhatian serius, agar masyarakat juga mendapatkan jaminan kesehatan yang memang sangat dibutuhkan,” tuturnya.
Menutup pernyataannya, Elvi menyoroti penurunan sektor pariwisata, khususnya di Pulau Belitung. Ia mendorong langkah konkret dari pemerintah daerah untuk membangkitkan kembali daya tarik wisata dan mendorong pertumbuhan UMKM.
“Kita harap adanya peningkatan pariwisata khususnya di Pulau Belitung yang saat ini sedang mengalami penurunan, bersama-sama mencari solusi dan meningkatkan fasilitas. Dengan pariwisata yang baik, akan memberikan dampak termasuk meningkatkan UMKM masyarakat sekitar,” tutupnya.
- Penulis: admin


