Reses dan Halal Bihalal, Eddy Iskandar Serap Aspirasi Warga Pangkalpinang dengan Suasana Santai
- account_circle admin
- calendar_month Ming, 18 Mei 2025
- visibility 123
- comment 0 komentar

Reses dan Halal Bihalal, Eddy Iskandar Serap Aspirasi Warga Pangkalpinang dengan Suasana Santai
DOORSTOP.ID, PANGKALPINANG — Wakil Ketua DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Eddy Iskandar, menggelar kegiatan reses yang dikemas dalam nuansa halal bihalal di Gedung Cendana Haji Awi, Pangkalpinang, Minggu (18/5/2025). Kegiatan ini berhasil menyedot perhatian hampir 300 warga yang hadir untuk menyampaikan aspirasi mereka secara langsung.
“Ini bagian dari serap aspirasi sebagai anggota DPRD, tapi saya bungkus dengan kegiatan halal bihalal,” kata Eddy kepada wartawan. Menurutnya, reses tidak harus selalu dilakukan dalam suasana formal.
“Karena bagi saya, serap aspirasi itu bisa kapan saja. Harusnya dalam situasi yang informal pun masyarakat tidak ragu menyampaikan aspirasi kepada anggota DPRD,” jelasnya.
Dengan suasana yang santai dan penuh keakraban, Eddy menilai masyarakat lebih nyaman berinteraksi dan menyampaikan harapan mereka terhadap berbagai persoalan di lingkungan sekitar.
“Kebersamaan dalam suasana halal bihalal ini justru lebih kuat. Masyarakat bisa bicara langsung soal harapan dan keinginan mereka, termasuk kondisi-kondisi yang ada di masyarakat,” ujarnya.
Terkait tindak lanjut aspirasi yang diterima, Eddy menegaskan bahwa dirinya akan menyampaikan seluruh masukan kepada pihak-pihak berwenang.

“Apa yang menjadi kewenangan provinsi tentu akan kami tindak lanjuti di tingkat provinsi. Kalau itu ranah kota, akan kami teruskan ke Pj Wali Kota. Besok (Senin) kami juga akan reses bersama pemerintah kota di Kantor Wali Kota Pangkalpinang,” ucap Eddy.
Eddy mengaku bersyukur dengan antusiasme masyarakat dalam kegiatan yang ia inisiasi. Konsep duduk santai tanpa protokoler kaku terbukti membuat warga lebih terbuka dalam menyampaikan aspirasi mereka.
Dalam kesempatan itu, ia juga menyinggung pentingnya pengelolaan potensi daerah secara optimal agar berdampak nyata terhadap peningkatan pendapatan daerah.
“Kita berbicara soal potensi daerah, dan dukungan dari pusat itu penting. Untuk itu, kami akan berkoordinasi dengan berbagai stakeholder agar sumber daya alam yang kita miliki bisa dimanfaatkan secara maksimal,” tegasnya.
Menurut Eddy, dampak dari pengelolaan potensi tersebut bisa langsung dirasakan terhadap kondisi fiskal daerah. Ia pun optimistis program-program terkait pengelolaan sumber daya alam akan segera berjalan.
“Gubernur kita orangnya gerak cepat, beliau seorang entrepreneur. Jadi sigap dalam mengambil keputusan. Saya yakin dalam waktu dekat, program-program peningkatan pendapatan berbasis sumber daya alam akan segera dilaksanakan,” pungkasnya.
- Penulis: admin


