Gerak Cepat Hellyana Dorong Investasi Pertanian di Bangka Belitung
- account_circle admin
- calendar_month Rab, 28 Mei 2025
- visibility 135
- comment 0 komentar

Gerak Cepat Hellyana Dorong Investasi Pertanian di Bangka Belitung
DOORSTOP.ID, BOGOR — Wakil Gubernur Bangka Belitung, Hellyana, menunjukkan langkah sigap dalam meningkatkan investasi sektor pertanian sebagai bagian dari upaya memperkuat ketahanan pangan daerah.
Dalam kunjungannya ke Balai Besar Perakitan dan Modernisasi Sumber Daya Lahan Pertanian (BRMP SDLP) di Bogor, Selasa (27/5/2025), Hellyana menjajaki kerja sama strategis untuk mengoptimalkan potensi lahan dan meningkatkan kontribusi sektor pertanian terhadap ekonomi daerah.
“Bangka Belitung memiliki 691 hektare lahan kritis dan 1.438 lubang bekas tambang. Ini saya rasa penting untuk segera dikoordinasikan dan dikerjasamakan dengan Balai Besar Pertanian Bogor, karena proyeksinya lebih komprehensif dalam mengembalikan dan memberdayakan fungsi lahan-lahan tersebut,” ujar Hellyana.
Kunjungan ini sejalan dengan inisiatif Presiden RI Prabowo dalam mendorong program ketahanan pangan nasional. Menurut Hellyana, Bangka Belitung harus memiliki kekuatan nyata di sektor pertanian sebagai fondasi ekonomi masa depan.
Ia memaparkan, saat ini cadangan produksi sawah di Bangka Belitung baru mencukupi 33 persen dari kebutuhan beras sebesar 130 ribu ton untuk 1,6 juta jiwa penduduk. Dengan sinergi antara pemerintah daerah dan pusat, Hellyana optimistis target ketahanan pangan bisa meningkat signifikan.
“Cadangan sawah kita baru tercapai 33 persen dari 130 ribu ton kebutuhan padi kita. Jika bisa mencapai angka 50 persen, tentunya akan sangat membantu ketersediaan ketahanan pangan di Babel,” jelasnya.
Selain fokus pada pemulihan lahan dan produksi padi, Hellyana juga mengusulkan program konservasi buah-buahan unggulan daerah yang dapat dikembangkan secara mandiri oleh petani lokal. Langkah ini diharapkan mampu menarik minat investor untuk menanamkan modal di sektor pertanian Bangka Belitung.
“Pada prinsipnya, hal penting juga yang ingin kita kuatkan adalah partisipasi aktif petani. Saat ini angka partisipasi pertanian di Babel baru 17,6 persen,” tutur Hellyana.
“Kalau upaya ini berhasil kita tingkatkan melalui kolaborasi dengan pemerintah provinsi dan kabupaten/kota, maka sektor pertanian kita akan tumbuh lebih kuat,” pungkasnya.
- Penulis: admin


