Hellyana Dorong Imigrasi Lebih Selektif, Lindungi Warga Babel dari Jerat TPPO
- account_circle admin
- calendar_month Rab, 28 Mei 2025
- visibility 112
- comment 0 komentar

Hellyana Dorong Imigrasi Lebih Selektif, Lindungi Warga Babel dari Jerat TPPO
DOORSTOP.ID, PANGKALPINANG — Wakil Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, Hellyana, mengambil langkah nyata dalam melindungi warga dari bahaya Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO).
Ia mendorong Kantor Imigrasi Kelas I TPI Pangkalpinang agar lebih selektif dalam memproses permohonan paspor, terutama dengan mempertimbangkan tujuan keimigrasian pemohon.
“Alhamdulillah, hari ini kita bersilaturahmi ke Imigrasi Pangkalpinang dan disambut langsung oleh Kepala Imigrasi, Bapak Sutoyo. Kami membahas peristiwa TPPO yang sempat terjadi beberapa waktu lalu,” ujar Hellyana kepada media, Selasa (27/5/2025).
Hellyana menekankan, bahwa imbauannya bukan untuk mempersulit proses pembuatan paspor, melainkan memperketat pengawasan terhadap tujuan keberangkatan ke luar negeri, khususnya ke negara-negara dengan tingkat kriminalitas tinggi.
“Hal ini memang perlu diperhatikan karena ada dampak positif dan negatif. Sebagian warga memang benar-benar ingin mengunjungi keluarga atau beribadah, tetapi ada juga yang ternyata melakukan kegiatan ilegal,” jelasnya.
Dari hasil diskusi bersama pihak Imigrasi, ia mengapresiasi kinerja institusi tersebut. Hellyana memastikan bahwa seluruh prosedur telah dijalankan sesuai tugas pokok dan fungsi (tupoksi) yang berlaku.
Dalam kasus 76 korban TPPO yang dipulangkan beberapa waktu lalu, sebanyak 36 paspor di antaranya ternyata diterbitkan oleh Imigrasi Pangkalpinang secara sah dan sesuai prosedur.
“Jadi kehadiran saya hari ini untuk memastikan bahwa Imigrasi sudah menjalankan tugas sesuai tupoksi dan kewenangannya,” tegas Hellyana.
Ia juga menyoroti pentingnya sinergi antara pemerintah daerah dan lembaga vertikal seperti Imigrasi dalam mencegah jatuhnya korban TPPO baru.
Pemerintah provinsi, lanjutnya, tengah berupaya memperluas lapangan pekerjaan di Bangka Belitung agar warga tidak tergiur bekerja ke luar negeri dengan cara ilegal.
“Peristiwa ini harus jadi perhatian kita bersama. Pemerintah daerah hadir untuk membuka lebih banyak peluang kerja di daerah, agar masyarakat tidak mudah tergoda oleh tawaran kerja yang berisiko tinggi di luar negeri,” pungkasnya.
- Penulis: admin


