Pelepasan Murid TK Negeri Pembina 4 Pangkalpinang, Subekti: Generasi Emas Butuh Peran Ibu dan Pendidik yang Sabar
- account_circle admin
- calendar_month Sel, 17 Jun 2025
- visibility 182
- comment 0 komentar

Pelepasan Murid TK Negeri Pembina 4 Pangkalpinang, Subekti: Generasi Emas Butuh Peran Ibu dan Pendidik yang Sabar
DOORSTOP.ID, PANGKALPINANG — Balai Besar Betason di Kantor Wali Kota Pangkalpinang tampak semarak, saat digelarnya acara pentas seni sekaligus pelepasan murid Kelompok B TK Negeri Pembina 4 Pangkalpinang tahun ajaran 2024/2025, Selasa (17/6/2025) pagi.
Acara yang mengangkat tema “Mendukung Kreativitas dan Prestasi Anak Usia Dini Menuju Generasi Emas” ini disambut antusias para orang tua, guru, dan tamu undangan, termasuk Asisten Pemerintahan dan Kesra Setdako Pangkalpinang, Akhmad Subekti.
Dalam sambutannya, Subekti menyampaikan rasa bangganya kepada para guru dan seluruh anak didik TK Negeri Pembina 4. Ia menegaskan pentingnya peran semua pihak, terutama para ibu dan tenaga pendidik, dalam membentuk karakter generasi masa depan.
“Butuh dukungan dari seluruh pihak dalam membentuk generasi emas. Tentu ini adalah tugas yang sangat berat, tapi kalau kita bersama-sama, pasti akan bisa,” ujarnya.
Subekti juga mengenang sejarah berdirinya TK Negeri Pembina 4 yang terletak di Kelurahan Opas Indah, Kecamatan Taman Sari, atau tepat di belakang Mapolsek Taman Sari tersebut.
Ia bercerita, sekolah tersebut dulunya merupakan kantor lurah yang diubah menjadi taman kanak-kanak saat ia menjabat sebagai camat, berkat dorongan dari Wali Kota Pangkalpinang saat itu, Zulkarnain Karim.
“Alhamdulillah, hari ini kita melepas anak-anak didik TK Negeri Pembina 4 Pangkalpinang. Sekolah ini gedung sebelumnya adalah kantor Lurah Opas. Waktu itu saya menjadi Camat Taman Sari dan diminta oleh Wali Kota almarhum Pak Zulkarnain Karim agar tiap kecamatan punya satu TK Negeri. Karena sulit mencari lahan kosong, saya tawarkan kantor lurah untuk dijadikan TK, dan beliau setuju. Alhamdulillah sampai sekarang TK ini masih berkibar dan sangat bagus,” ungkapnya.
Ia juga menekankan, bahwa mendidik anak usia dini bukanlah perkara mudah, melainkan butuh kesabaran luar biasa dari para pendidik.
“Motivasinya, jujur, untuk mendidik anak usia emas ini sangat berat. Sangat dibutuhkan para pendidik yang sangat sabar agar anak didik ini menjadi generasi yang benar-benar kita harapkan, yang punya akhlakul karimah, punya adab yang sangat baik di masa depannya, sehingga dia menjadi contoh teladan bagi kawan-kawan yang lain,” tutup Subekti.
- Penulis: admin


