Autopsi Jenazah Bocah Korban Dugaan Bullying di Toboali: Ditemukan Tanda Peradangan di Rongga Perut
- account_circle admin
- calendar_month Rab, 30 Jul 2025
- visibility 423
- comment 0 komentar

Autopsi Jenazah Bocah Korban Dugaan Bullying di Toboali: Ditemukan Tanda Peradangan di Rongga Perut
DOORSTOP.ID, TOBOALI — Proses autopsi jenazah ZH (10), bocah laki-laki yang diduga menjadi korban bullying di Toboali, Kabupaten Bangka Selatan, telah selesai dilakukan pada Rabu (30/7/2025).
Tim forensik yang dipimpin dr. Suroto, bersama dr. Yogi dari DVI Polda Kepulauan Bangka Belitung, melaksanakan penggalian dan pemeriksaan mulai pukul 10.30 WIB hingga 13.00 WIB.
“Jadi tadi kita lakukan pemeriksaan luar dulu kemudian pemeriksaan dalam. Memang di dalam itu pada rumah sakit kemarin menyebutkan ada infeksi usus buntu. Dan sudah diambil usus buntunya, terus memang kita temukan tanda-tanda peradangan di rongga perut,” ungkap dr. Suroto kepada wartawan.
Ia menyampaikan, temuan awal ini akan dilengkapi dengan pemeriksaan lanjutan berupa analisis histopatologi di Rumah Sakit Umum Provinsi (RSUP) Bangka Belitung.
“Untuk memastikan nanti kalau hasilnya sudah keluar, kita sinkronkan dengan hasil pemeriksaan autopsi tadi, kita akan keluarkan visum dari autopsi,” jelasnya.
Proses ini, kata dia, merupakan bagian dari upaya penegakan keadilan atas kasus yang mengundang perhatian publik dan diharapkan dapat mengungkap penyebab pasti kematian ZH.
Ia juga memperkirakan hasil akhir autopsi akan keluar dalam waktu dua minggu ke depan. “Paling lama sekitar dua minggu,” pungkasnya.
Sementara itu, selama proses autopsi berlangsung, puluhan personel Polres Bangka Selatan diterjunkan untuk mengamankan lokasi dan memastikan kegiatan berjalan lancar.
Hadir pula dalam proses tersebut Kapolsek Toboali Iptu M. Syah, Kanit PPA Polres Bangka Selatan, serta paman korban, Doni Dinata, yang turut menyaksikan langsung jalannya autopsi.
- Penulis: admin


