Breaking News
light_mode
Beranda » BANGKA BELITUNG » Bantuan PWI Babel Peduli Sampai di Posko Pengungsian Serdang, Diterima dan Disambut Langsung Bupati Bangka Selatan

Bantuan PWI Babel Peduli Sampai di Posko Pengungsian Serdang, Diterima dan Disambut Langsung Bupati Bangka Selatan

  • account_circle admin
  • calendar_month Sel, 13 Okt 2026
  • visibility 36
  • comment 0 komentar

Bantuan PWI Babel Peduli Sampai di Posko Pengungsian Serdang, Diterima dan Disambut Langsung Bupati Bangka Selatan

DOORSTOP.ID, SIMPANG RIMBA — Setelah beberapa jam menempuh perjalanan dari Kota Pangkalpinang, tiga armada angkutan yang mengangkut bantuan PWI Babel Peduli untuk korban Kebakaran Dusun Serdang, akhirnya sampai di posko darurat, yang berlokasi di halaman SD Negeri 7 Simpang Rimba, Selasa (13/10/2026) siang sekitar pukul 13.39 WIB.

Kedatangan rombongan yang membawa satu dump truck dan dua mobil pick up berisi beragam jenis bantuan untuk korban kebakaran di lokasi tersebut, disambut langsung oleh Bupati Bangka Selatan, Riza Herdavid, beserta jajaran jajaran pengurus dan Pembina PWI Bangka Selatan, Dedy Irawan, yang turut bergabung di lapangan untuk mengawal langsung jalannya distribusi bantuan.

Petugas posko setempat langsung bergerak cepat membongkar muatan armada untuk dibagikan secara merata kepada para pengungsi.

Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Mohammad Fathurrakhman (Boy) yang memimpin langsung penyaluran bantuan, menegaskan bahwa seluruh barang yang diserahkan merupakan hasil pengumpulan dan donasi dari masyarakat, yang digalang sejak Minggu lalu, hingga menyentuh angka total Rp 142,5 juta.

Boy mengatakan, fokus utama pihaknya dalam menyalurkan bantuan, menyasar kelompok rentan seperti ibu-ibu, anak-anak dan balita. Menurut Boy, pihaknya sengaja membatasi jenis bantuan fisik hanya untuk keperluan sanitasi, perlengkapan tidur dan nutrisi balita agar tidak tumpang tindih dengan pasokan dapur umum.

“Alhamdulillah, armada kami tiba dengan aman dan semua bantuan ini kami serahkan langsung kepada Pak Bupati untuk didistribusikan. Fokus utama kami memang kelompok rentan seperti ibu-ibu, anak-anak, dan balita, karena berdasarkan pantauan tim kami, kebutuhan spesifik mereka yang paling mendesak saat ini,” jelas Boy.

Sementara itu, Bupati Basel, Riza Herdavid, mengatakan aksi solidaritas yang dilakukan PWI Babel sangat membantu pemerintah daerah dalam memenuhi kebutuhan warga yang belum terakomodasi sepenuhnya di tenda darurat. Riza berharap, bantuan yang disalurkan tepat sasaran.

Riza mengimbau masyarakat agar melakukan penggalangan dana atau open donasi melalui satu pintu resmi di Dinas Sosial guna menjaga akuntabilitas. Riza mengatakan, pihaknya berencana memusatkan koordinasi bantuan tersebut untuk menghindari tumpang tindih dan memastikan distribusi yang merata.

“PWI Babel sangat luar biasa. Kami mewakili masyarakat yang terdampak sangat berterima kasih kepada Bang Boy cs, rekan-rekan PWI. Saya harap bantuan ini akan tepat sasaran. Dan akan kami salurkan sesuai keinginan kawan-kawan PWI. Saya harap PWI bisa terus bantu masyarakat serdang,” tutur Riza.

Adapun rincian bantuan yang diserahkan meliputi 50 buah karpet spons, 30 kasur busa lipat, 80 helai selimut, dan 100 buah bantal untuk mengantisipasi cuaca dingin di tenda terbuka.

Kemudian susu khusus balita, susu UHT, makanan pendamping bayi (MPASI), kue biskuit, serta popok sekali pakai (pampers) untuk kebutuhan balita dan anak-anak. Lalu sanitasi khusus perempuan, seperti pembalut, sabun mandi batangan, sampo, pasta gigi, sikat gigi, hingga sabun cuci pakaian.

Usai menyerahkan bantuan, tim relawan PWI Babel bersama Riza Herdavid meninjau lokasi yang terdampak kebakaran.

Untuk diketahui, kebakaran besar yang terjadi di Dusun Serdang Desa Jelutung II Kabupaten Bangka Selatan, yang terjadi pada Sabtu (10/10/2026) lalu meluluhlantakkan 382 rumah warga dan memaksa sekitar 2.000 jiwa bertahan di area pengungsian darurat. (*)

  • Penulis: admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Usia Lanjut Bukan Penghalang untuk Aktif Beraktifitas

    Usia Lanjut Bukan Penghalang untuk Aktif Beraktifitas

    • calendar_month Rab, 17 Jun 2026
    • account_circle admin
    • visibility 99
    • 0Komentar

    Usia Lanjut Bukan Penghalang untuk Aktif Beraktifitas DOORSTOP.ID, PANGKALPINANG — Usia lanjut tidak menjadi alasan untuk berhenti berkarya dan beraktivitas. Pesan itu mengemuka dalam peringatan Hari Lanjut Usia Nasional (HLUN) ke-30 Tahun 2026 yang digelar Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Lansia Aktif Peduli Indonesia (Lantip) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung di Gedung H. Awi, Kecamatan Rangkui, Pangkalpinang, […]

  • RI Targetkan 44 GW PLTN pada 2060, Nuklir Tak Lagi Jadi Opsi Terakhir

    RI Targetkan 44 GW PLTN pada 2060, Nuklir Tak Lagi Jadi Opsi Terakhir

    • calendar_month Ming, 29 Mar 2026
    • account_circle admin
    • visibility 99
    • 0Komentar

    Kontribusi Energi Nuklir Dalam Bauran Energi Nasional akan Meningkat Signifikan Dari 0,5 Persen Menjadi Lebih Dari 11 Persen Pada 2060 DOORSTOP.ID, JAKARTA — Pemerintah Indonesia menargetkan pengembangan Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN) dengan kapasitas mencapai 44 Gigawatt (GW) pada 2060 sebagai bagian dari strategi transisi energi menuju target net zero emission (NZE). Sekretaris Jenderal Dewan […]

  • Soal Ijazah Palsu, Wagub Hellyana jadi Tersangka?

    Soal Ijazah Palsu, Wagub Hellyana jadi Tersangka?

    • calendar_month Sab, 20 Sep 2025
    • account_circle admin
    • visibility 199
    • 0Komentar

    Soal Ijazah Palsu, Wagub Hellyana jadi Tersangka? DOORSTOP.ID, PANGKALPINANG — Belakangan ini, Wakil Gubernur Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Hellyana, diberitakan tersangkut kasus dugaan ijazah palsu gelar Sarjana Hukum (SH). Melansir babelterkini.com, disebutkan bahwa Bareskrim Mabes Polri telah menetapkan Wagub Hellyana sebagai tersangka. Informasi tersebut sempat dikonfirmasi oleh sejumlah sumber di lingkungan Pemerintah Provinsi Babel. “Iya […]

  • Hardiknas 2025, Kadisdikbud Pangkalpinang: Guru Harus Jadi Idola dan Adaptif terhadap Perubahan

    Hardiknas 2025, Kadisdikbud Pangkalpinang: Guru Harus Jadi Idola dan Adaptif terhadap Perubahan

    • calendar_month Jum, 2 Mei 2025
    • account_circle admin
    • visibility 83
    • 0Komentar

    Hardiknas 2025, Kadisdikbud Pangkalpinang: Guru Harus Jadi Idola dan Adaptif terhadap Perubahan DOORSTOP.ID, PANGKALPINANG — Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Kadisdikbud) Kota Pangkalpinang, Erwandy, menekankan pentingnya peningkatan profesionalisme dan karakter guru dalam menghadapi perkembangan zaman, khususnya di era kecerdasan buatan yang kian pesat. “Di Hari Pendidikan Nasional ini kami berharap guru lebih profesional. Banyak program […]

  • Polisi Tangkap Manajer SPBN PPI Ketapang dalam Kasus Penyalahgunaan BBM Bersubsidi

    Polisi Tangkap Manajer SPBN PPI Ketapang dalam Kasus Penyalahgunaan BBM Bersubsidi

    • calendar_month Sen, 17 Feb 2025
    • account_circle admin
    • visibility 76
    • 0Komentar

    DOORSTOP.ID, PANGKALPINANG — Satuan Polisi Air dan Udara (Satpolairud) Polresta Pangkalpinang, berhasil mengungkap kasus penyalahgunaan bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Nelayan (SPBN) 2811501 PPI Ketapang. Kasat Polairud Polresta Pangkalpinang, AKP Asmadi mengungkapkan, Manajer SPBN Ketapang, Andi Octavian Dewindra alias Okta (21), diamankan bersama barang bukti ribuan liter solar subsidi yang […]

  • Mayat yang Ditemukan di Sungai Rangkui Diketahui Bernama Herman, Polisi Selidiki Penyebab Kematian

    Mayat yang Ditemukan di Sungai Rangkui Diketahui Bernama Herman, Polisi Selidiki Penyebab Kematian

    • calendar_month Rab, 26 Mar 2025
    • account_circle admin
    • visibility 67
    • 0Komentar

    Mayat yang Ditemukan di Sungai Rangkui Diketahui Bernama Herman, Polisi Selidiki Penyebab Kematian DOORSTOP.ID, PANGKALPINANG — Identitas mayat laki-laki yang ditemukan mengapung di alur Sungai Rangkui, Sumberjo, Pangkalpinang, akhirnya terungkap. Korban diketahui bernama Herman, warga Proyek Pelabuhan Sungailiat. Berdasarkan informasi dari keluarga, Herman sebelumnya sempat tidak pulang ke rumah selama dua hari sebelum akhirnya ditemukan […]

expand_less