Coba Melawan karena Sering Dipalak, PKL di Pangkalpinang Dianiaya hingga Hidungnya Patah
- account_circle admin
- calendar_month Kam, 23 Okt 2025
- visibility 221
- comment 0 komentar

Coba Melawan karena Sering Dipalak, PKL di Pangkalpinang Dianiaya hingga Hidungnya Patah
DOORSTOP.ID, PANGKALPINANG — Seorang pedagang kaki lima (PKL) bernama Tabarokah alias Oka, menjadi korban dugaan penganiayaan berat (anirat) di kawasan Jalan Diponegoro, tepatnya di sekitar Alun-alun Taman Merdeka (samping Bank BRI), Kelurahan Batin Tikal, Kecamatan Tamansari, Kota Pangkalpinang, pada Kamis malam (23/10/2025) sekitar pukul 20.00 WIB.
Kapolresta Pangkalpinang, Kombes Pol Max Mariners, membenarkan kejadian tersebut. Ia mengatakan, petugas dari Satreskrim dan Bhabinkamtibmas Kelurahan Batin Tikal, langsung turun ke lokasi setelah menerima laporan, adanya tindak kekerasan terhadap seorang pedagang.
“Korban atas nama Tabarokah alias Oka merasa kesal karena sering dimintai uang atau ‘dipajaki’. Saat mencoba melawan, pelaku justru memukul korban hingga menyebabkan luka serius di bagian hidung,” ungkap Kombes Pol Max Mariners.
Akibat pemukulan tersebut, hidung korban diduga patah dan kini tengah menunggu tindakan medis lebih lanjut, dengan dilakukan rontgen. Setelah kejadian itu, korban diarahkan ke Polresta Pangkalpinang untuk membuat laporan resmi.

Lokasi korban dianiaya. (Foto: istimewa).
“Situasi di lokasi kejadian sudah kami pastikan aman dan terkendali. Saat ini, tim sedang melakukan penyelidikan untuk mengungkap identitas pelaku dan motif lengkapnya,” tambah perwira menengah Polri itu.
Ia menegaskan, kepolisian tidak akan mentolerir aksi kekerasan dan premanisme di wilayah hukum Polresta Pangkalpinang.
“Siapa pun yang mencoba membuat keresahan, apalagi memeras atau menganiaya warga, akan kami tindak tegas sesuai hukum yang berlaku,” tegasnya.
Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian masih terus mendalami kasus ini untuk memastikan pelaku segera ditangkap dan diproses hukum. Situasi di sekitar lokasi kejadian pun kembali normal dan kondusif, berkat respon cepat petugas.
- Penulis: admin


