Yogi Maulana Salurkan Bantuan Pribadi Rp100 Juta Bagi Korban Kebakaran di Dusun Serdang
- account_circle admin
- calendar_month Sen, 12 Okt 2026
- visibility 57
- comment 0 komentar

Yogi Maulana Salurkan Bantuan Pribadi Rp100 Juta Bagi Korban Kebakaran di Dusun Serdang
DOORSTOP.ID, BANGKA SELATAN — Anggota DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Yogi Maulana, turun langsung meninjau sekaligus menyerahkan bantuan kemanusiaan kepada warga terdampak kebakaran hebat di Dusun Serdang, Desa Jelutung II, Kecamatan Simpang Rimba, Kabupaten Bangka Selatan, Senin (12/10/2026).
Kehadiran politisi Partai Gerindra ini menjadi bentuk kepedulian nyata, sekaligus menjalankan perintah langsung dari pimpinan partainya untuk berada di garis terdepan saat masyarakat membutuhkan uluran tangan.
“Kami diperintah oleh Ketua Umum. Ketika ada masyarakat yang kesusahan, kamilah garda terdepan untuk membantu masyarakat tersebut,” ujar Yogi di lokasi bencana.
Dalam tinjauannya, Yogi menyampaikan duka cita mendalam atas musibah yang meludeskan ratusan rumah warga tersebut. Ia menegaskan bahwa situasi darurat ini bukan momen untuk saling menyalahkan, melainkan waktu yang tepat untuk introspeksi bersama, khususnya bagi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangka Selatan.
Secara khusus, ia menyoroti pentingnya kesiapan sarana pemadam kebakaran (damkar) hingga ke tingkat kecamatan agar peristiwa serupa dapat diantisipasi lebih cepat di masa mendatang.
“Kami berduka cita atas kejadian ini. Di sini kita tidak ada waktu untuk menyalahkan siapapun, ini untuk introspeksi diri bagi kami semua, terutama Pemkab Bangka Selatan untuk ke depan menghadirkan damkar di setiap kecamatan,” tegasnya.
Untuk meringankan beban warga, Yogi merogoh kocek pribadinya guna menyerahkan sejumlah bantuan bernilai besar. Bantuan tersebut meliputi uang tunai sebesar Rp100.000.000, 5 ton beras, 10 unit tangki penampung air, serta ribuan perlengkapan pakaian dalam wanita.
Terkait bantuan tangki air, Yogi menjelaskan bahwa langkah tersebut merupakan respons spontan atas keluhan warga di lapangan yang kesulitan menampung air bersih.
“Makanya kami sarankan kepada kawan-kawan, kalau bisa bantuannya kita lihat dulu di lapangan. Jangan sampai kita cari air, tapi tempat penampungannya tidak ada. Tadi masyarakat langsung mengajukan, dan saya secara pribadi langsung memberikan 10 tedmon,” jelasnya.
Melihat dampak bencana yang cukup parah, Yogi menyerahkan seluruh bantuan tersebut langsung kepada Kepala Desa setempat. Langkah ini ia ambil agar pendistribusian logistik bisa tepat sasaran.
“Bantuan ini kami serahkan ke Pak Kades karena beliau yang paling tahu kondisi warga. Jujur, ini desa kami, keluarga kami. Semuanya saudara kami, mudah-mudahan bantuan ini bisa sedikit membantu dan ke depan tidak ada lagi kejadian seperti ini,” ungkap Yogi.
Selain membagikan bantuan logistik, Yogi juga memanfaatkan momentum tersebut untuk menyerap aspirasi warga. Saat ini, masyarakat setempat sangat mengharapkan adanya perhatian langsung dari pemerintah pusat, khususnya Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), untuk meninjau sekaligus memperbaiki infrastruktur serta kondisi permukiman di lokasi bencana.
- Penulis: admin


