Festival Semarak Ekraf Pangkalpinang 2025 Digelar, Juhaini: Ekonomi Kreatif Jadi Fokus Pembangunan
- account_circle admin
- calendar_month Jum, 9 Mei 2025
- visibility 106
- comment 0 komentar

Festival Semarak Ekraf Pangkalpinang 2025 Digelar, Juhaini: Ekonomi Kreatif Jadi Fokus Pembangunan
DOORSTOP.ID, PANGKALPINANG — Pemerintah Kota (Pemkot) Pangkalpinang, untuk pertama kalinya menggelar Festival Semarak Ekraf Pangkalpinang 2025 dengan tema “Sikok Pangkalpinang Segale Kreasi” di Alun-Alun Taman Merdeka pada Jumat (9/5/2025) sore.
Plt. Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setdako Pangkalpinang, Juhaini, membuka acara tersebut dan menyampaikan bahwa ekonomi kreatif menjadi salah satu fokus pembangunan ekonomi bagi pemerintah kota.
“Dalam era globalisasi ini, kota harus mampu menghasilkan pendapatan sendiri. Salah satu cara untuk menyelesaikan permasalahan kota adalah dengan membuat kota menjadi lebih efektif,” ujar Juhaini dalam sambutannya.
Juhaini menjelaskan, bahwa ekonomi kreatif Pangkalpinang 2025 adalah upaya untuk memperkuat dan mempromosikan sektor ekonomi kreatif di Kota Pangkalpinang sebagai kota kreatif Indonesia dengan subsektor unggulan di bidang kuliner.
“Ekonomi kreatif adalah perwujudan nilai tambah dari kekayaan intelektual yang bersumber dari kreativitas manusia yang berbasis warisan budaya dan teknologi,” katanya.
Menurut Juhaini, ekonomi kreatif memiliki potensi dan peran yang cukup strategis dalam memberikan efek positif dalam pemulihan kondisi ekonomi ke depan.
“Ekonomi kreatif dapat menciptakan iklim bisnis yang positif, mengembangkan ekonomi berbasis sumber daya yang terbarukan, menciptakan inovasi sebagai keunggulan kompetitif suatu wilayah, membangun citra dan identitas bangsa, serta memberikan dampak sosial yang positif,” jelasnya.
Ia berharap, festival ekonomi kreatif ini dapat menjadi pendukung untuk semakin banyak usaha berbasis ekonomi kreatif dan berkembang di Kota Pangkalpinang.
“Kami harapkan kolaborasi yang solid dari pemerintah dan pelaku SDM ekonomi kreatif untuk mewujudkan apa yang kita harapkan bersama,” tutur Juhaini.
Selain itu, ia berharap, Festival Ekraf ini dapat meningkatkan produktivitas dan nilai tambah ekonomi kreatif di Kota Pangkalpinang, serta memberikan sumbangan nyata terhadap upaya pengentasan kemiskinan.
“Dengan 17 subsektor ekonomi kreatif yang dikembangkan, kami (pemerintah kota) berharap akan dapat menciptakan lapangan pekerjaan yang semakin luas dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya.
- Penulis: admin


