Breaking News
light_mode
Beranda » BERITA » Harapan Kecil Penambang Rakyat di Beltim: Harga Layak dan Penjualan Timah yang Lancar

Harapan Kecil Penambang Rakyat di Beltim: Harga Layak dan Penjualan Timah yang Lancar

  • account_circle admin
  • calendar_month Sab, 29 Agu 2026
  • visibility 68
  • comment 0 komentar

Harapan Kecil Penambang Rakyat di Beltim: Harga Layak dan Penjualan Timah yang Lancar

DOORSTOP.ID, BELITUNG TIMUR — Bagi sebagian penambang rakyat di Belitung Timur (Beltim), menambang timah bukan sekadar pekerjaan. Aktivitas tersebut menjadi tumpuan untuk memenuhi kebutuhan keluarga. Salah satunya Khairul Anam, warga Desa Selinsing, Kecamatan Gantung, Kabupaten Belitung Timur. Sejak 2019, ia menggantungkan penghasilan dari aktivitas penambangan timah rakyat.

Ia menceritakan, mendapatkan hasil timah kini bukan perkara mudah. Kondisi lokasi tambang yang semakin sulit membuat hasil produksi tidak selalu bisa diprediksi. Dalam kondisi tertentu, untuk mendapatkan tiga hingga empat kilogram timah dalam sehari saja bukan hal yang mudah.

“Penghasilan tidak tentu. Lokasi sekarang sudah amburadul, jadi agak susah kalau mencari tiga kilo, empat kilo itu sudah agak susah,” ujar Khairul beberapa waktu lalu.

Dengan memperhitungkan biaya operasional seperti bahan bakar dan kebutuhan harian lainnya, penghasilan bersih yang diperolehnya berkisar Rp200 ribu hingga Rp250 ribu per hari ketika mendapatkan hasil.

Nilai tersebut bagi Khairul sangat berarti untuk menopang kebutuhan sehari-hari. Namun, ketika hasil tambang berkurang atau harga timah tidak stabil, kondisi ekonomi keluarga pun ikut terdampak.

Kondisi semakin berat ketika harga timah berada pada level yang dinilai belum mampu menutup kebutuhan operasional secara memadai. Khairul mengatakan, dirinya pernah menghadapi situasi ketika harga berada di kisaran Rp130 ribu hingga Rp140 ribu per kilogram.

“Kadang harga timah seperti kemarin tidak stabil. Kadang ada yang Rp130 ribu, Rp140 ribu, itu juga susah. Mau jual ke mana? Kalau sana-sini sudah tutup,” ujarnya.

Menurutnya, persoalan bukan hanya mengenai harga. Ketersediaan tempat penjualan dan kelancaran proses transaksi juga menjadi hal penting bagi penambang rakyat. Saat harga mulai membaik, penambang justru harus menghadapi antrean panjang karena hasil timah yang hendak dijual menumpuk.

“Kalau harga kita sudah bagus, sudah puas sebagai masyarakat. Harga seperti ini ekonomi juga tetap terbantu, sangat terbantu. Karena operasional dengan penghasilan agak sesuai, tapi harus antre seperti ini,” katanya.

Ia menilai harga yang saat ini didapatkannya lebih sesuai dengan biaya operasional memberikan ruang bagi penambang untuk tetap bertahan.

Ketergantungan terhadap sektor pertambangan juga membuat Khairul belum melihat banyak pilihan untuk beralih profesi dalam waktu dekat. Karena itu, bagi Khairul, menambang masih menjadi pilihan yang paling memungkinkan.

“Profesi penambang ini satu-satunya yang bisa saya lakukan. Kalau di pertambangan lebih simpel. Pergi pagi, sore sudah dapat duit, meskipun tidak seberapa,” katanya.

Di tengah berbagai persoalan yang dihadapi penambang rakyat, Khairul memiliki harapan yang sebenarnya sederhana. Ia ingin hasil timah yang mereka peroleh dapat terserap melalui mekanisme penjualan yang jelas dan berjalan lancar.

Baginya, PT TIMAH menjadi perusahaan yang diharapkan dapat menjadi tempat penampungan hasil timah rakyat ketika mekanisme dan persyaratannya memungkinkan.

“Harapannya cuma itu. Dari dulu kan harus PT Timah yang menampung kalau kondisi PT Timah ni sudah mapan seperti ini saya tetap pilih ke PT TIMAH karena ambil aman saja dan saya juga bekerja di IUP PT Timah,” katanya.

Khairul mengatakan, ketika kondisi pembelian berjalan lancar, penambang tidak terlalu mempermasalahkan persoalan antrean maupun pilihan tempat penjualan. Ia juga berharap sistem pelayanan dapat terus diperbaiki agar penambang tidak harus menunggu terlalu lama ketika hendak menjual hasil tambangnya.

“Kalau penjualan ke PT Timah kan harus melalui kolektor dulu yang memang bisa menampung. Kalau penambang mau langsung menjual ke PT Timah, tentu ada persyaratan yang harus dipenuhi, seperti kelengkapan surat. Sementara kami ini penambang kecil, jadi memang belum tentu memiliki kelengkapan seperti itu. Kalau melalui kolektor, mereka juga tentu punya target dan ketentuan sendiri,” ujarnya.

Khairul juga menanggapi aksi unjuk rasa yang sempat terjadi di Belitung Timur. Sebagai masyarakat yang menggantungkan hidup dari pertambangan, ia memahami keresahan yang dirasakan penambang ketika kesulitan menjual hasil tambang. Namun, menurutnya, penyampaian aspirasi sebaiknya tetap dilakukan secara tertib dan tidak berujung pada tindakan anarkis.

“Kalau melihat saya sendiri pribadi, terlalu anarkis. Unjuk rasa itu boleh, tapi tidak harus melalui anarkis seperti itu,” katanya.

Ia menilai situasi yang memanas tidak lepas dari tekanan yang dirasakan masyarakat setelah mengalami kesulitan menjual timah selama beberapa waktu. Meski demikian, Khairul berharap berbagai persoalan yang muncul dapat menjadi momentum untuk memperbaiki sistem dan mencari jalan keluar yang dapat diterima semua pihak. (*)

Sumber: www.timah.com

  • Penulis: admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pebiliar Ricky Juan Sumbang Perunggu untuk Babel di Kejurnas POBSI 2026

    Pebiliar Ricky Juan Sumbang Perunggu untuk Babel di Kejurnas POBSI 2026

    • calendar_month Rab, 9 Sep 2026
    • account_circle admin
    • visibility 76
    • 0Komentar

    Pernah Raih Medali Perak di Kejurnas POBSI 2025 DOORSTOP.ID, JAKARTA — Atlet biliar Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Ricky Juan, meraih medali perunggu pada Kejuaraan Nasional (Kejurnas) POBSI 2026 yang berlangsung di Puslatnas POBSI I News Tower, Jakarta Pusat, 5-11 September 2026. Medali tersebut diraih setelah Ricky Juan harus mengakui keunggulan Albert Januarta pada babak semifinal […]

  • Program Gencar Panen 50 Kilogram Cabai, Solusi Cerdas Tekan Pengeluaran Dapur Warga

    Program Gencar Panen 50 Kilogram Cabai, Solusi Cerdas Tekan Pengeluaran Dapur Warga

    • calendar_month Sab, 4 Apr 2026
    • account_circle admin
    • visibility 141
    • 0Komentar

    Program Gencar Panen 50 Kilogram Cabai, Solusi Cerdas Tekan Pengeluaran Dapur Warga DOORSTOP.ID, PANGKALPINANG — Gubernur Babel, Hidayat Arsani bersama Ketua TP-PKK Babel, Noni Hidayat Arsani, memimpin langsung aksi panen raya cabai yang menjadi bukti nyata keberhasilan program unggulan daerah. Tak tanggung-tanggung, sekitar 50 kilogram cabai segar berhasil dipetik di halaman Rumah Dinas Gubernur Bangka […]

  • Mewakili Wali Kota, Devy Ingson Tegaskan FLS3N Jadi Wadah Bina Sportivitas Pelajar

    Mewakili Wali Kota, Devy Ingson Tegaskan FLS3N Jadi Wadah Bina Sportivitas Pelajar

    • calendar_month Rab, 13 Mei 2026
    • account_circle admin
    • visibility 164
    • 0Komentar

    Mewakili Wali Kota, Devy Ingson Tegaskan FLS3N Jadi Wadah Bina Sportivitas Pelajar DOORSTOP.ID, PANGKALPINANG — Semangat sportivitas dan mental juara menjadi fokus utama dalam pembukaan Festival Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional (FLS3N) 2026 tingkat SD yang digelar di SD Negeri 23 Pangkalpinang, Rabu pagi (13/5/2026). Mewakili Wali Kota, Staf Ahli Keuangan, Ekonomi, dan Pembangunan […]

  • MTI Mentok Kerap Diserbu Pelajar, Jadi Wadah Edukasi Jejak Sejarah Pertimahan

    MTI Mentok Kerap Diserbu Pelajar, Jadi Wadah Edukasi Jejak Sejarah Pertimahan

    • calendar_month Kam, 13 Mar 2025
    • account_circle admin
    • visibility 78
    • 0Komentar

    MTI Mentok Kerap Diserbu Pelajar, Jadi Wadah Edukasi Jejak Sejarah Pertimahan DOORSTOP.ID, BANGKA BARAT — Museum Timah Indonesia (MTI) Mentok, menjadi salah satu destinasi favorit yang banyak dikunjungi para pelajar untuk mengetahui tentang sejarah pertambangan timah di Indonesia maupun di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Tak heran, Museum Timah Indonesia yang terletak di Mentok Kabupaten Bangka […]

  • Sambangi Polsek Selat Nasik, Kapolres Belitung Tekankan Soliditas Jajaran

    Sambangi Polsek Selat Nasik, Kapolres Belitung Tekankan Soliditas Jajaran

    • calendar_month Ming, 6 Sep 2026
    • account_circle admin
    • visibility 48
    • 0Komentar

    Sambangi Polsek Selat Nasik, Kapolres Belitung Tekankan Soliditas Jajaran DOORSTOP.ID, BELITUNG — Kapolres Belitung, AKBP Satria Darma, menggelar kunjungan kerja dan silaturahmi ke Polsek Selat Nasik, Kecamatan Selat Nasik, Kabupaten Belitung, pada Sabtu (5/9/2026). Kunjungan ini bertujuan untuk memperkuat soliditas internal kepolisian sekaligus memastikan pelayanan masyarakat di pulau terluar Belitung tersebut berjalan optimal. Dalam arahannya, […]

  • Komitmen Pendidikan Berkelanjutan, PT TIMAH Tbk Bantu Biaya Pendidikan Mahasiswa ke Perguruan Tinggi

    Komitmen Pendidikan Berkelanjutan, PT TIMAH Tbk Bantu Biaya Pendidikan Mahasiswa ke Perguruan Tinggi

    • calendar_month Rab, 11 Feb 2026
    • account_circle admin
    • visibility 72
    • 0Komentar

    Komitmen Pendidikan Berkelanjutan, PT TIMAH Tbk Bantu Biaya Pendidikan Mahasiswa ke Perguruan Tinggi DOORSTOP.ID, PANGKALPINANG — PT TIMAH Tbk terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) melalui berbagai program di bidang pendidikan, mulai dari jenjang dasar hingga perguruan tinggi. Dukungan PT TIMAH Tbk dalam bidang pendidikan ini menjadi bagian dari upaya […]

expand_less