9 Finalis Regional 4 Bersaing di Kompetisi Desain Kebaya Fatmawati Trophy di Babel
- account_circle admin
- calendar_month Rab, 22 Jul 2026
- visibility 111
- comment 0 komentar

9 Finalis Regional 4 Bersaing di Kompetisi Desain Kebaya Fatmawati Trophy di Babel
DOORSTOP.ID, PANGKALPINANG — Meneladani perjuangan semangat dan nilai-nilai kebangsaan Ibu Fatmawati Soekarno, sekaligus mmperingati Hari Kebaya Nasional yang jatuh pada 24 Juli, Fatmawati Trophy menggelar Kompetisi Desain Kebaya dan Kerudung Ibu Bangsa Fatmawati Soekarno regional 4, yang berlangsung di Kantor DPD PDI-P Bangka Belitung (Babel), Rabu (22/7/2026).
Kompetisi berskala regional ini menyatukan talenta desainer dari tiga provinsi, yakni Kepulauan Bangka Belitung sebagai tuan rumah, Sumatera Selatan, dan Lampung. Sebanyak 9 finalis terbaik berhasil lolos ke babak presentasi dan fashion show untuk memperebutkan gelar juara hari ini.
Dalam laporannya, Ketua Panitia Pelaksana, Dessy Ayutrisna, yang juga Bendahara DPD PDI-P Babel itu menjelaskan, bahwa ajang ini mengusung tema “Merajut Warisan, Menginspirasi Bangsa”. Melalui tema ini, kata Dessy, pihaknya ingin mengajak generasi muda untuk menghidupkan kembali nilai-nilai perjuangan Fatmawati Soekarno lewat karya seni sandang.
“Kegiatan ini diselenggarakan untuk meneladani perjuangan semangat dan nilai-nilai kebangsaan Ibu Fatmawati Soekarno, serta menjadi wadah kreativitas para desainer dan busana kebudayaan bagi perempuan-perempuan hebat di Indonesia dan bertepatan tanggal 24 Juli kita memperingati hari kebaya nasional,” ujar Dessy.
Wakil Wali Kota Pangkalpinang itu juga mengungkapkan, guna memastikan kompetisi berjalan adil dan menghasilkan karya berkualitas tinggi, pihaknya menerjunkan tiga juri lintas disiplin yang kompeten di industri fesyen dan kontes kecantikan.
Tim penilai tersebut terdiri dari perancang busana nasional Vera Anggraini, Finalis Puteri Indonesia 2023 Juni Safitri, serta Sekretaris Panitia Nasional Fatmawati Trophy Dana Anugerah Raffliansyah.
“Ketiga juri penilai ini akan menguji langsung bagaimana konsep desain, detail jahitan, hingga cara para finalis mempresentasikan filosofi kebaya mereka di atas panggung nantinya,” tutur Dessy. (Hr)
- Penulis: admin


