Harga Bahan Pokok di Pangkalpinang Stabil Jelang Idulfitri, Cabai Merah Naik di Pasar Pagi
- account_circle admin
- calendar_month Sen, 17 Mar 2025
- visibility 80
- comment 0 komentar

Harga Bahan Pokok di Pangkalpinang Stabil Jelang Idulfitri, Cabai Merah Naik di Pasar Pagi
DOORSTOP.ID, PANGKALPINANG — Menjelang Hari Raya Idulfitri 1446 Hijriah, harga bahan pokok di Kota Pangkalpinang terpantau stabil berdasarkan survei yang dilakukan Pemerintah Kota Pangkalpinang pada 13 dan 14 Maret 2025.
Survei ini mencakup dua pasar utama, yakni Pasar Ratu Tunggal dan Pasar Pagi Kampung Melayu.
Hal tersebut diungkapkan Plt. Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Kota Pangkalpinang, Juhaini, yang mengungkapkan bahwa di Pasar Ratu Tunggal, harga 24 komoditas yang dipantau tidak mengalami kenaikan dibandingkan hari sebelumnya.
Namun, lanjut Juhaini, pantauan pihaknya di Pasar Pagi Kampung Melayu, beberapa komoditas mengalami kenaikan harga, terutama cabai merah.
“Kami mendapati kenaikan harga pada cabai merah besar dan cabai merah keriting masing-masing sebesar Rp1.333 per kilogram. Sementara itu, cabai rawit merah naik lebih tinggi, yakni Rp3.334 per kilogram,” ujar Juhaini saat ditemui di ruang SRC Kantor Wali Kota, Senin (17/3/2025).
Di sisi lain, beberapa komoditas mengalami penurunan harga. Bawang putih Honan turun Rp1.000 per kilogram, sedangkan ikan tongkol mengalami penurunan Rp1.666 per kilogram. Untuk komoditas lainnya, harga cenderung tetap.
Meski demikian, kata dia, Pemerintah Kota Pangkalpinang memastikan bahwa harga bahan pokok masih dalam kondisi stabil.
“Dalam waktu dekat, pemerintah akan menggelar inspeksi mendadak (sidak) guna memastikan stok tetap aman dan harga tidak melonjak menjelang perayaan Idulfitri,” jelas Juhaini.
“Kami ingin memastikan ketersediaan dan distribusi bahan pokok berjalan lancar, sehingga tidak terjadi lonjakan harga yang dapat membebani masyarakat yang akan merayakan Idulfitri,” sambungnya.
Pihaknya juga mengimbau masyarakat, untuk tetap bijak dalam berbelanja dan tidak melakukan pembelian berlebihan guna menjaga kestabilan harga di pasar.
- Penulis: admin


