Kapolda Babel Ngopi Bareng Warga di Pangkalpinang, Bahas Judol hingga Narkoba
- account_circle admin
- calendar_month Rab, 21 Okt 2026
- visibility 51
- comment 0 komentar

Kapolda Babel Ngopi Bareng Warga di Pangkalpinang, Bahas Judol hingga Narkoba
DOORSTOP.ID, PANGKALPINANG — Kapolda Bangka Belitung, Irjen Pol Agus Wijayanto, menggelar kegiatan kumpul bersama masyarakat di Warkop Yumin, Pangkalpinang, Rabu pagi (21/10/2026). Acara santai bertajuk ngopi bersama ini bertujuan menyerap aspirasi warga sekaligus mendukung Program Prioritas Kapolri.
Didampingi jajaran Pejabat Utama (PJU) Polda Kepulauan Bangka Belitung dan Kapolresta Pangkalpinang, Kapolda berdialog langsung dengan berbagai elemen masyarakat. Isu-isu krusial seperti peredaran narkoba, judi online, pelayanan SPBU, hingga masa depan pertambangan timah menjadi fokus utama dalam diskusi tersebut.
Ketua Kelompok Sadar Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Pokdar) Babel, Atok Kulup, mengapresiasi hubungan baik yang selama ini terjalin antara kepolisian dan masyarakat. Namun, ia memberikan catatan kritis mengenai maraknya kasus narkoba berskala besar dan dampak buruk judi online yang memicu aksi pencurian.
Menanggapi hal itu, Irjen Pol Agus Wijayanto menegaskan komitmennya untuk menyapu bersih penyakit masyarakat tersebut.
“Narkoba pasti ditindaklanjuti. Judi online juga akan kita tindak tegas apabila ada permasalahan,” kata Agus di hadapan warga yang hadir.
Sementara itu, perwakilan Senkom Mitra Polri, Supriyadi, mengusulkan diadakannya kembali kegiatan Car Free Day (CFD) pada hari Minggu demi kesehatan masyarakat. Ia juga meminta polisi menertibkan antrean bahan bakar minyak (BBM) yang masih kerap terjadi di sejumlah SPBU.
Kapolda langsung merespons positif usulan tersebut dan menginstruksikan Kapolresta Pangkalpinang untuk segera berkoordinasi dengan pemerintah daerah.
“Agar bisa difasilitasi untuk kegiatan Car Free Day, bisa apa tidak kepada pemerintah daerah, Kapolres komunikasikan,” ujar Agus.
Isu sensitif mengenai pertambangan timah juga mencuat dalam pertemuan ini. Ahmad Wahyudi dari Perkara News mempertanyakan arahan khusus Presiden terkait pengelolaan timah untuk menyelamatkan kekayaan alam Bangka Belitung dari kerusakan lingkungan.
Irjen Pol Agus menjelaskan bahwa kebijakan mengenai timah berorientasi pada kemanfaatan negara dan penegakan hukum yang tegas terhadap pelanggaran.
“Arahan Presiden kepada kami adalah harus bisa dimanfaatkan oleh negara. Apabila ada pelanggaran hukum, kami harus bertindak. Akan kita amankan itu,” tegasnya.
Ia juga menambahkan bahwa pihak Ditreskrimsus Polda Babel akan terus melakukan penyelidikan informasi di lapangan agar kelestarian Provinsi Kepulauan Bangka Belitung tetap terjaga.
Dengan adanya forum informal ini, Agus berharap ruang diskusi antara polisi dan masyarakat bisa melahirkan solusi nyata bagi kemajuan daerah.
- Penulis: admin


