Kejar Target Pembangunan, Pemkot Pangkalpinang Fokus Bedah Proyek Sekolah hingga Lingkungan
- account_circle admin
- calendar_month Rab, 4 Mar 2026
- visibility 99
- comment 0 komentar

Kejar Target Pembangunan, Pemkot Pangkalpinang Fokus Bedah Proyek Sekolah hingga Lingkungan
DOORSTOP.ID, PANGKALPINANG — Pemerintah Kota (Pemkot) Pangkalpinang kembali memacu realisasi proyek strategis demi memastikan pelayanan publik berjalan optimal. Langkah ini dipertegas dalam Focus Group Discussion (FGD) yang digelar di Sentra Ruang Cerdas (SRC) Kantor Wali Kota Pangkalpinang, Rabu (4/3/2026).
Wakil Wali Kota (Wawako) Pangkalpinang, Dessy Ayutrisna, memimpin langsung evaluasi tersebut. Fokus utamanya adalah memastikan progres fisik dan serapan anggaran tidak sekadar angka di atas kertas, tetapi benar-benar menyentuh kebutuhan dasar warga.
Dalam arahannya, sosok yang akrab disapa Cece Dessy ini menegaskan, setiap paket program yang dibahas dalam FGD kali ini lahir dari aspirasi masyarakat. Ia tak ingin proyek yang berjalan justru meleset dari manfaat yang diharapkan.
“Paket-paket yang diusulkan itu memang sangat bermanfaat nantinya untuk masyarakat, dan untuk kita tahu beberapa ada kebutuhan-kebutuhan yang memang dibutuhkan oleh masyarakat,” ujarnya lugas.
Dua sektor yang menjadi sorotan tajam dalam diskusi ini adalah pendidikan dan lingkungan hidup.
Di bidang pendidikan, disebutkan Dessy, pihaknya tengah mempercepat pembangunan SMP Negeri 11 Pangkalpinang serta renovasi besar-besaran SD Negeri 20. Kedua proyek ini dinilai mendesak untuk segera rampung guna menjamin kenyamanan dan kualitas belajar siswa.
Tak berhenti di situ, urusan sampah juga menjadi prioritas. Dessy menyoroti rencana pengadaan unit alat berat berupa bulldozer.
Penambahan armada ini, kata dia, diproyeksikan untuk memperkuat pengelolaan sampah di tempat pembuangan akhir agar lebih efektif dan efisien, mengingat volume sampah kota yang terus meningkat.
Lebih lanjut, Dessy menyebut FGD ini berfungsi sebagai ruang kontrol bagi pihaknya, agar setiap kendala di lapangan bisa dikupas tuntas bersama lintas sektor agar pembangunan berjalan sesuai deadline.
“Harapannya, percepatan realisasi program prioritas ini menjadi motor penggerak bagi peningkatan kesejahteraan dan kualitas hidup masyarakat Pangkalpinang secara nyata,” tukasnya.
- Penulis: admin


