Kurangi Angka Pengangguran, Pemkot Pangkalpinang Genjot Pelatihan Kerja dan Uji Kompetensi
- account_circle admin
- calendar_month Kam, 8 Okt 2026
- visibility 70
- comment 0 komentar

Kurangi Angka Pengangguran, Pemkot Pangkalpinang Genjot Pelatihan Kerja dan Uji Kompetensi
DOORSTOP.ID, PANGKALPINANG — Pemerintah Kota Pangkalpinang terus berkomitmen menekan angka pengangguran dengan mengasah kualitas tenaga kerja lokal. Langkah ini diwujudkan melalui pembukaan Program Pelatihan Berdasarkan Unit Kompetensi Tahun Anggaran 2026.
Wali Kota Pangkalpinang, Prof. Saparudin, menyatakan bahwa agenda ini dirancang khusus untuk mencetak tenaga kerja yang terampil dan siap pakai di berbagai sektor industri. Menurutnya, pembekalan aspek teknis melalui skema pelatihan ini menjadi fondasi penting agar masyarakat mampu bersaing secara sehat di dunia kerja.
“Ini kegiatan pelatihan dan uji kompetensi untuk masyarakat Pangkalpinang. Penyiapan untuk mereka bisa bekerja dengan lebih profesional. Sehingga mereka memiliki standar kompetensi,” kata Saparudin saat ditemui seusai membuka kegiatan tersebut di Balai Besar Betason Kantor Wali Kota Pangkalpinang, Kamis (8/10/2026).
Saparudin menilai, kepemilikan sertifikat keahlian yang diakui secara nasional akan menaikkan nilai tawar para pencari kerja di mata perusahaan maupun saat merintis usaha mandiri. Pengalaman nyata selama masa pelatihan diproyeksikan menjadi modal besar dalam mempercepat keterserapan tenaga kerja.
“Dan untuk mereka kita harapkan lebih bernilai ketika bekerja. Karena mereka punya sertifikat kompetensi, mereka punya pengalaman. Sehingga kita harapkan mengurangi angka pengangguran Kota Pangkalpinang,” ujarnya.
Guna memperluas daya jangkau program keahlian ini, Pemerintah Kota Pangkalpinang aktif menjalin sinergi pendanaan dengan instansi pusat maupun lembaga terkait. Saparudin memaparkan, sepanjang tahun anggaran berjalan, pelaksanaan pelatihan kerja tidak hanya mengandalkan pos kas daerah.
“Dan ini program ini terus kita lakukan. Baik yang didanai oleh Dinas Tenaga Kerja, melalui APBD Kota Pangkalpinang, begitu juga dari BP3MI, dari Kementerian Imigran, dari Kementerian Ketenagakerjaan, melalui balai yang ada di Belitung,” tambah Saparudin.
Pada klaster pelatihan yang bersumber dari anggaran daerah kali ini, Dinas Tenaga Kerja Kota Pangkalpinang menerapkan sistem kurasi dokumen yang terukur guna menjamin ketepatan sasaran program tersebut. Sebanyak 55 orang peserta dinyatakan lolos untuk mengikuti program pelatihan di tiga bidang kejuruan utama, yakni Junior Makeup Artist, Digital Marketing, dan Coffee Roasting.
“Yang ini ada 55 peserta, dari yang kita seleksi. Seleksi administrasi sebetulnya memenuhi kompetensi dasar. Kemudian dari tiga jenis kejuruan,” jelas Saparudin.
Secara akumulatif, kata dia, total penerima manfaat program peningkatan produktivitas kerja di Pangkalpinang sepanjang tahun ini menyentuh angka ratusan orang, yang terbagi dari dua pintu pendanaan.
“Dari APBN ada 169 orang. Kemudian dari APBD kota 55 orang ini,” ucapnya.
Melihat besarnya dampak positif terhadap peningkatan daya saing daerah, Saparudin memastikan program berbasis kompetensi ini akan kembali masuk dalam perencanaan prioritas belanja daerah pada struktur anggaran tahun depan.
“Ya, dianggarkan lagi. Mudah-mudahan, kita doakan lebih banyak lagi,” pungkasnya.
- Penulis: admin


