Layanan KTP Tak Libur di Hari Pilkada, Disdukcapil Pangkalpinang Siap Jemput Bola
- account_circle admin
- calendar_month Sen, 25 Agu 2025
- visibility 126
- comment 0 komentar

Layanan KTP Tak Libur di Hari Pilkada, Disdukcapil Pangkalpinang Siap Jemput Bola
DOORSTOP.ID, PANGKALPINANG — Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Pangkalpinang memastikan pelayanan administrasi kependudukan tetap berjalan saat hari pemungutan suara Pilkada Ulang 2025. Warga yang membutuhkan dokumen kependudukan, terutama KTP-el, bisa tetap dilayani hingga Rabu (27/8/2025) pukul 13.00 WIB.
Kepala Disdukcapil Kota Pangkalpinang, Darwin, mengatakan pihaknya tidak ingin ada warga yang kehilangan hak pilih hanya karena persoalan administrasi.
“Pada hari pemungutan suara, layanan tetap buka sampai pukul 13.00 WIB,” ujarnya, Senin (25/8/2025).
Darwin menegaskan, pelayanan keliling juga tetap dilakukan di tujuh kecamatan hingga Rabu pagi. Bila pun layanan di kecamatan sudah ditutup, masyarakat tetap bisa mendatangi kantor Disdukcapil secara langsung.
Selain membuka layanan khusus pada hari pencoblosan, Disdukcapil bersama KPU juga menyiagakan petugas di PPK kecamatan untuk membantu warga yang kehilangan atau memiliki KTP rusak.
“Masyarakat cukup membawa dokumen pendukung seperti fotokopi KK, KTP lama yang rusak, atau surat kehilangan. KTP bisa langsung diambil di kecamatan paling lambat Rabu pagi,” jelas Darwin.
Ia menambahkan, stok blanko KTP-el dalam kondisi aman. Di mana, pihaknya mendapatkan tambahan 6.000 keping dari Ditjen Dukcapil.
“Tambahan ini cukup untuk tiga bulan ke depan,” tegasnya.
Disdukcapil juga aktif menyasar penduduk rentan yang belum memiliki dokumen, termasuk siswa sekolah yang baru berusia 17 tahun, penghuni lembaga pemasyarakatan, warga di perbatasan kota, hingga penghuni panti asuhan dan yayasan manula.
“Hampir 99,5 persen warga sudah punya KTP. Sisanya kemungkinan berada di luar daerah karena melanjutkan pendidikan. Tahun ini ada tambahan sekitar 5.000 jiwa dari kelahiran dan migrasi,” ungkap Darwin.
Ia berharap upaya jemput bola ini dapat meningkatkan kesadaran administrasi dan partisipasi politik masyarakat.
“Kami imbau masyarakat lebih tertib administrasi, bukan hanya soal KTP, tapi juga akta kelahiran, kematian, maupun perkawinan. Mohon dicek kembali dokumen-dokumennya agar tidak ada perbedaan data,” pungkas Darwin.
- Penulis: admin


