Nobar Film Hayya 3 di Kepulauan Babel: Ratusan Anak Yatim Piatu dan Masyarakat ‘Putihkan’ BES Cinema Pangkalpinang
- account_circle admin
- calendar_month Jum, 13 Jun 2025
- visibility 106
- comment 0 komentar

Nobar Film Hayya 3 di Kepulauan Babel: Ratusan Anak Yatim Piatu dan Masyarakat ‘Putihkan’ BES Cinema Pangkalpinang
DOORSTOP.ID, PANGKALPINANG — Suasana haru dan solidaritas memenuhi Studio 1 BES Cinema Pangkalpinang pada Kamis (12/6) sore, saat ratusan anak yatim piatu bersama masyarakat menghadiri nonton bareng (nobar) film Hayya 3.
Menariknya, dalam acara tersebut, peserta yang hadir kompak mengenakan busana yang didominasi warna putih. Hal itu sontak membuat suasana bioskop seakan ‘diputihkan” oleh semangat kebersamaan dan kepedulian.
Acara nobar tersebut merupakan bagian dari pemutaran serentak film Hayya 3 di seluruh Indonesia yang digelar oleh Warna Pictures.
Di wilayah Kepulauan Bangka Belitung (Babel) sendiri, kegiatan tersebut diprakarsai oleh Tim Relawan Peduli Palestina Bangka Belitung dengan mengusung tema “Bersama Sahabat Yatim”.
Tak hanya menjadi tontonan, film Hayya 3 juga membawa misi kemanusiaan yang kuat.
Sutradara film, Jastis Arimba, menyampaikan rasa terima kasihnya atas dukungan masyarakat terhadap film yang mengangkat isu perjuangan rakyat Palestina.
“Bismillah, hari ini film Gaza (Hayya 3) tayang perdana di bioskop. Saya mengucapkan terima kasih kepada semua teman-teman yang telah membersamai karya ini, yang dilandasi oleh kecintaan dan kepedulian kita terhadap Palestina. Salam dan hormat saya,” ujar Jastis.
Sementara itu, Putri Anggun, selaku Project Manager sekaligus panitia lokal acara nobar, yang dijumpai usai acara menyampaikan bahwa penayangan film tersebut tidak hanya bertujuan untuk hiburan semata, tetapi juga sebagai sarana penggalangan dana.
“Sebesar 40 persen dari hasil film ini akan didonasikan untuk Palestina. 60 persen sisanya, akan digunakan untuk produksi film berikutnya, yang juga akan mengangkat tema perjuangan rakyat Palestina,” jelas Putri Anggun.
Melalui acara nobar ini, lanjut Anggun, pihaknya berharap dapat menumbuhkan empati masyarakat, khususnya generasi muda, terhadap krisis kemanusiaan yang terjadi di Palestina.
“Kebersamaan anak-anak yatim piatu dan masyarakat dalam satu ruang, menjadi simbol kepedulian yang tak mengenal batas usia maupun latar belakang,” tukasnya.
Untuk diketahui, Film Hayya 3 sendiri, merupakan kelanjutan dari dua film sebelumnya.
Yang mana, film ini mengisahkan tentang perjuangan kemanusiaan dan spiritual dalam menghadapi konflik di Palestina, dengan pendekatan emosional dan religius yang menyentuh hati penonton.
- Penulis: admin


