Breaking News
light_mode
Beranda » BERITA » Penambang di Beltim Diajak Jaga Kondusivitas, Khairul Edi Hanafi: Jadikan Kejadian 7 Agustus sebagai Pelajaran

Penambang di Beltim Diajak Jaga Kondusivitas, Khairul Edi Hanafi: Jadikan Kejadian 7 Agustus sebagai Pelajaran

  • account_circle admin
  • calendar_month Rab, 2 Sep 2026
  • visibility 57
  • comment 0 komentar

Penambang di Beltim Diajak Jaga Kondusivitas, Khairul Edi Hanafi: Jadikan Kejadian 7 Agustus sebagai Pelajaran

DOORSTOP.ID, BELITUNG TIMUR — Masyarakat, khususnya para penambang di Kabupaten Belitung Timur, diajak bersama-sama menjaga keamanan, kenyamanan, dan kondusivitas daerah. Ajakan tersebut disampaikan Khairul Edi Hanafi, warga Desa Batu Penyu, Kecamatan Gantung, sebagai bentuk kepedulian terhadap keberlangsungan kehidupan sosial dan ekonomi masyarakat Belitung Timur.

Khairul Edi mengingatkan agar berbagai persoalan yang muncul di tengah masyarakat tidak diselesaikan dengan cara-cara yang dapat memicu gejolak. Menurutnya, setiap aspirasi tetap dapat disampaikan, namun perlu ditempuh melalui jalur yang baik, bijak, dan mengedepankan musyawarah.

“Kami mengajak seluruh warga Belitung Timur untuk bersama-sama menjaga kondusivitas, kestabilan, keamanan dan kenyamanan masyarakat. Apa yang telah terjadi hendaknya menjadi cambuk bagi kita untuk berbuat lebih baik ke depan,” kata Khairul.

Ia juga menyampaikan pesan khusus kepada masyarakat penambang agar menghargai berbagai upaya pemerintah dalam menjaga stabilitas daerah dan memperjuangkan kepentingan masyarakat.

Menurutnya, pemerintah bersama berbagai elemen di daerah telah berupaya mencari jalan keluar terhadap persoalan yang berkaitan dengan aktivitas pertimahan, termasuk menyangkut harga timah dan keberlangsungan pembelian hasil tambang di lapangan.

“Teman-teman penambang, mari kita hargai kerja keras pemerintah. Orang-orang tua kita yang ada di pusat maupun di daerah, khususnya di Belitung Timur, telah berikhtiar menjaga stabilitas keamanan sekaligus mengupayakan agar harga timah dan pembeli di lapangan dapat berjalan sebagaimana mestinya,” ujarnya.

Khairul Edi menilai situasi yang aman dan kondusif sangat penting agar aktivitas masyarakat, termasuk roda perekonomian, dapat terus berjalan. Karena itu, ia meminta seluruh lapisan masyarakat ikut mengambil peran menjaga ketertiban.

Ia juga mengajak tokoh agama, tokoh adat, tokoh pemuda, dan berbagai elemen masyarakat untuk bergandeng tangan menjaga keamanan dan persatuan di Belitung Timur.

“Untuk seluruh lapisan masyarakat, khususnya para tokoh agama, tokoh adat dan tokoh pemuda, mari kita bergandeng tangan menjaga keamanan dan stabilitas agar semuanya dapat berjalan dengan sebaik-baiknya,” katanya.

Khusus kepada masyarakat penambang di Desa Batu Penyu, Khairul Edi mengingatkan agar setiap persoalan yang muncul di lapangan tidak disikapi secara sepihak. Menurutnya, jalur dialog dan musyawarah harus menjadi pilihan utama sebelum mengambil keputusan.

“Kalau ada hal-hal di lapangan yang kurang berkenan, mari kita duduk bersama dan bermusyawarah. Jangan mengambil keputusan sendiri-sendiri karena kita memiliki pemerintah, pihak yang mengayomi, dan pihak yang membantu kita. Jangan merasa berjalan sendiri sehingga membuat keputusan yang nantinya berakibat fatal pada diri sendiri,” tegasnya.

Ia berharap pengalaman unjuk rasa pada 7 Agustus lalu dapat menjadi pembelajaran bagi seluruh masyarakat. Menurutnya, peristiwa tersebut tidak perlu kembali terjadi apabila seluruh pihak bersedia mengedepankan komunikasi dan menyelesaikan persoalan secara bersama-sama.

Dirinya juga mengingatkan pentingnya menjaga karakter masyarakat Belitung yang selama ini dikenal guyub, santun, dan menjunjung tinggi budi pekerti serta adab.

“Jangan sampai hal-hal yang tidak kita inginkan seperti kejadian 7 Agustus kemarin terulang kembali. Mari kita kembalikan Belitung Timur seperti sebelumnya, damai dan guyub,” ujarnya.

Ia meyakini suasana daerah yang aman dan penuh kebersamaan akan memberikan dampak positif terhadap kehidupan masyarakat. Kondusivitas, menurutnya, dapat menjadi modal penting untuk membuka ruang bagi pertumbuhan ekonomi dan datangnya berbagai peluang bagi masyarakat.

“Kalau Belitung Timur kembali damai dan guyub seperti biasanya, sebagaimana yang diajarkan orang-orang tua kita, insyaallah rezeki dan keberkahan akan kembali hadir untuk masyarakat,” katanya.

Khairul Edi berharap seluruh elemen masyarakat menjadikan kejadian sebelumnya sebagai bahan evaluasi sekaligus momentum memperkuat persatuan.

“Sekali lagi, setelah kejadian kemarin, mari kita jadikan itu sebagai cambuk dan pemikiran untuk ke depan. Jangan sampai terulang kembali hal-hal yang tidak kita inginkan,” pungkasnya. (*)

Sumber: www.timah.com

  • Penulis: admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gudang Peleburan Timah Ilegal di Ranggung Digerebek, Diduga Libatkan Oknum Aparat

    Gudang Peleburan Timah Ilegal di Ranggung Digerebek, Diduga Libatkan Oknum Aparat

    • calendar_month Rab, 8 Apr 2026
    • account_circle admin
    • visibility 123
    • 0Komentar

    Petugas juga Temukan Tujuh Batang Timah Balok seberat 175 Kilogram DOORSTOP.ID, PAYUNG — Aktivitas peleburan timah ilegal yang diduga telah lama beroperasi di Desa Ranggung, Kecamatan Payung, Kabupaten Bangka Selatan, digerebek Satuan Lapangan (Satlap) Tri Cakti dalam operasi yang berlangsung pada Minggu malam, (5/4/2026), hingga Senin dini hari, (6/4/2026). Lokasi peleburan berada di area perkebunan […]

  • DPRD Babel Siapkan Strategi Ekonomi Jelang 2025, Fokus pada Daya Beli dan Kebijakan TPP

    DPRD Babel Siapkan Strategi Ekonomi Jelang 2025, Fokus pada Daya Beli dan Kebijakan TPP

    • calendar_month Sen, 30 Des 2024
    • account_circle admin
    • visibility 89
    • 0Komentar

    DOORSTOP.ID, PANGKALPINANG — Ketua DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Didit Srigusjaya, mengungkapkan sejumlah langkah strategis yang akan dilakukan untuk memperkuat ekonomi daerah menjelang tahun 2025. Dalam keterangan usai rapat koordinasi di ruang Banmus DPRD Babel, Senin (30/12/2024), Didit menegaskan bahwa pihaknya akan memprioritaskan pembahasan mengenai pergerakan ekonomi daerah dengan melibatkan berbagai pihak. “DPRD pada Senin, […]

  • Polresta Pangkalpinang Tangkap Dua Nelayan di Batu Belubang, Sita 9,61 Gram Sabu

    Polresta Pangkalpinang Tangkap Dua Nelayan di Batu Belubang, Sita 9,61 Gram Sabu

    • calendar_month Rab, 16 Jul 2025
    • account_circle admin
    • visibility 188
    • 0Komentar

    Polresta Pangkalpinang Tangkap Dua Nelayan di Batu Belubang, Sita 9,61 Gram Sabu DOORSTOP.ID, PANGKALPINANG — Satuan Reserse Narkoba Polresta Pangkalpinang berhasil membekuk dua orang tersangka pengedar narkoba jenis sabu di wilayah Desa Batu Belubang, Kecamatan Pangkalan Baru, Kabupaten Bangka Tengah, Senin (14/7/2025) lalu. Kedua tersangka yakni Wijaya bin Randu (34) dan Agus Natang alias Agus […]

  • Bea Cukai Batam Gagalkan Ekspor Pasir Timah Ilegal dari Babel ke Thailand

    Bea Cukai Batam Gagalkan Ekspor Pasir Timah Ilegal dari Babel ke Thailand

    • calendar_month Sel, 9 Sep 2025
    • account_circle admin
    • visibility 136
    • 0Komentar

    BATAM, DOORSTOP.ID — Bea Cukai Batam menggagalkan upaya ekspor pasir timah ilegal asal Bangka Belitung ke Thailand. Sebanyak 20 ton pasir timah tanpa dokumen kepabeanan diamankan dari kapal KM Maju Berkembang di perairan Laut Natuna, Rabu (27/8/2025) lalu. Kepala Kantor Pelayanan Utama Bea dan Cukai Tipe B Batam, Zaky Firmansyah, menjelaskan penindakan bermula dari informasi […]

  • Gelar Green Policing di Pasir Padi, Polda Babel Tegaskan Komitmen Jaga Aset Wisata dan Laut

    Gelar Green Policing di Pasir Padi, Polda Babel Tegaskan Komitmen Jaga Aset Wisata dan Laut

    • calendar_month Jum, 23 Okt 2026
    • account_circle admin
    • visibility 32
    • 0Komentar

    Peduli Lingkungan, Polda Babel Gelar Green Policing Kawasan Pantai Pasir Padi DOORSTOP.ID, PANGKALPINANG — Polda Bangka Belitung menggelar aksi peduli lingkungan melalui program Green Policing di kawasan pesisir Pantai Pasir Padi, Pangkalpinang, Jumat (23/10/2026) pagi. Kegiatan bersih-bersih pesisir ini dipimpin langsung oleh Kapolda Babel, Irjen Pol Agus Wijayanto, didampingi Irwasda, Pejabat Utama, Kapolresta Pangkalpinang, serta […]

  • Kolaborasi PT Timah dan Nelayan Batu Kemiri, Tenggelamkan 73 Rumpon di Laut Menuang Demi Ekosistem yang Keberlanjutan

    Kolaborasi PT Timah dan Nelayan Batu Kemiri, Tenggelamkan 73 Rumpon di Laut Menuang Demi Ekosistem yang Keberlanjutan

    • calendar_month Rab, 18 Des 2024
    • account_circle admin
    • visibility 81
    • 0Komentar

    DOORSTOP.ID, BANGKA TENGAH — Untuk menjaga ekosistem pesisir dan meningkatkan hasil tangkapan nelayan, PT Timah Tbk menenggelamkan rumpon di Perairan Laut Menuang, Kabupaten Bangka Tengah, pada Rabu (18/12/2024). PT Timah berkolaborasi dengan Kelompok Nelayan Batu Kemiri dari Desa Baskara Bakti, untuk menenggelamkan sebanyak 73 rumpon ikan di dua titik perairan laut Menuang tersebut. Rumpon yang […]

expand_less