Breaking News
light_mode
Beranda » BANGKA BELITUNG » Penambangan Timah di Bangka Belitung, Harmonisasi Keberagaman Etnis yang Terjaga

Penambangan Timah di Bangka Belitung, Harmonisasi Keberagaman Etnis yang Terjaga

  • account_circle admin
  • calendar_month Sen, 3 Feb 2025
  • visibility 95
  • comment 0 komentar

Penambangan Timah di Bangka Belitung, Harmonisasi Keberagaman Etnis yang Terjaga

DOORSTOP.ID, PANGKALPINANG — Bangka Belitung penghasil timah terbesar Indonesia tidak hanya kaya akan sumber daya alam, juga memiliki sejarah peradaban Tionghoa yang panjang dan beragam.

Sejak abad ke 18, orang Tionghoa telah datang ke Bangka Belitung untuk bekerja sebagai penambang timah, dan sejak itu mereka telah meninggalkan jejak peradaban.

Menurut Sejarawan dan Budayawan Bangka Belitung, Dato Akhmad Elvian DPMP, kedatangan penambang timah Tionghoa ke Bangka Belitung pada tahun 1722, dikarenakan Sultan Ratu Anom Komaruddin menandatangani kontrak perdagangan Timah dengan VOC yang menyebabkan Sultan harus meningkatkan produksi Timah sebesar 30 ribu pikul setahun.

Dan untuk meningkatkan produksi Timah tersebut, Sultan Mahmud Badaruddin I Jayowikromo, pada tahun 1724 mendatangkan pekerja tambang orang-orang Tionghoa dari Vietnam, Laos, Kamboja, Pattani, Johor dan Semenanjung Malaka untuk melakukan penambangan.

“Pekerja tambang didatangkan dari China dikarenakan jumlah timah yang harus disediakan cukup banyak,” ujarnya.

Selain menambah jumlah tenaga kerja, kata Elvian, kedatangan pekerja China juga untuk memperkenalkan teknologi baru yaitu teknologi kulit dan kulong kulit.

“Orang Tionghoa menjadi pekerja tambang di Pulau Bangka untuk memperkenalkan teknologi baru. Teknologi ini menyebabkan orang Tionghoa harus tinggal di sekitar tambang karena proses pembukaan lapisan tanah cukup lama sekitar 7 hingga 8 bulan sampai timah ditemukan dan ditambang,” katanya.

Di sisi lain, PT Timah sebagai perusahaan yang menjadi penerus kesinambungan historisitas pengelolaan Timah di Indonesia sebagai kelanjutan dari BTW, GMB, NV. SITEM, dan PN Timah dalam praktik perusahaan tetap mempertahankan dan mempekerjakan orang Tionghoa Bangka, maupun peranakan pada parit-parit penambangan Timah dengan keahliannya yang kita kenal dengan istilah Kepala Parit (parittew).

Pada bagian akulturasi dan asimilasi orang Tionghoa di Bangka Belitung, Elvian mengungkapkan bahwasanya PT Timah perlu keahlian orang Tionghoa.

“Pada industri pewter misalnya, keahlian orang Tionghoa Bangka sangat diperlukan oleh PT Timah. Akulturasi dan Asimilasi antara orang Cina dengan bumiputera Bangka melahirkan orang-orang peranakan Bangka, menjadi bagian yang diperhatikan dalam berbagai aktivitas perusahaan termasuk CSR, walaupun aktivitasnya tidak bersentuhan lagi dengan pertambangan timah,” ungkapnya.

Dalam menjaga keberagaman dan harmonisasi antar SARA di Bangka Belitung, ke depan ia berharap agar lebih ditingkatkan lagi terutama pada program-program yang menyentuh langsung pada bidang ekonomi, keagamaan, sosial dan kebudayaan.

“Saya harap, PT Timah ke depan terus bermitra dalam menjaga harmonisasi antar SARA di Bangka Belitung. Sehingga kebutuhan dasar atau basic need serta lingkaran keintiman masyarakat akan terus terjalin dengan baik dan erat,” katanya.

Sementara itu, Ketua Komisi XII DPR RI Bambang Patijaya mengatakan, etnis tionghoa menjadi bagian yang terpisahkan dari penambangan timah di Bangka Belitung.

Bambang Patijaya mengatakan, dalam sejarahnya, para pekerja dari China didatangkan ke Bangka Belitung untuk menjadi penambang timah. Meski saat ini tidak semuanya bekerja di sektor tambang.

“Dulu kan masyarakat Tionghoa didatangkan untuk bekerja di sektor Pertimahan. Jadi punya hubungan yang erat antara etnis Tionghoa. Meski saat ini tidak semua bekerja di sektor pertimahan, tapi ada nilai sejarah seperti itu saya pikir punya history yang baik,” ucapnya.

Menurut pria yang kerap disapa BPJ itu, saat ini industri pertambangan timah masih menjadi tulang punggung ekonomi.

Sumber: www.timah.com

  • Penulis: admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Polres Bangka Barat Tarik Paksa Tiga Ponton Tambang Ilegal di Tembelok-Keranggan

    Polres Bangka Barat Tarik Paksa Tiga Ponton Tambang Ilegal di Tembelok-Keranggan

    • calendar_month Sel, 27 Okt 2026
    • account_circle admin
    • visibility 42
    • 0Komentar

    Polres Bangka Barat Tarik Paksa Tiga Ponton Tambang Ilegal di Tembelok-Keranggan DOORSTOP.ID, MENTOK — Satpolairud Polres Bangka Barat, menarik paksa tiga unit ponton yang kedapatan masih parkir di perairan Tembelok dan Keranggan, Kecamatan Mentok, Kabupaten Bangka Barat, pada Selasa (27/10/2026). Langkah ini menjadi bukti nyata kepolisian setelah sebelumnya memberikan ultimatum terakhir, agar para pemilik segera […]

  • Reklamasi Darat PT Timah, dari Lahan Pascatambang Jadi Ruang Hidup Baru

    Reklamasi Darat PT Timah, dari Lahan Pascatambang Jadi Ruang Hidup Baru

    • calendar_month Rab, 17 Sep 2025
    • account_circle admin
    • visibility 66
    • 0Komentar

    Reklamasi Darat PT Timah, dari Lahan Pascatambang Jadi Ruang Hidup Baru DOORSTOP.ID, PANGKALPINANG — Upaya menjaga kelestarian lingkungan terus dilakukan PT Timah Tbk melalui program reklamasi darat di lahan pascatambang. Kegiatan ini menjadi langkah konkret dalam mengembalikan fungsi ekologis lahan sekaligus menjaga keseimbangan ekosistem. Reklamasi darat PT Timah Tbk dilakukan dengan berbagai tahapan, mulai dari […]

  • Pj Wali Kota Pangkalpinang Tanggapi Pandangan Fraksi-fraksi Terhadap Tiga Raperda

    Pj Wali Kota Pangkalpinang Tanggapi Pandangan Fraksi-fraksi Terhadap Tiga Raperda

    • calendar_month Sel, 12 Nov 2024
    • account_circle
    • visibility 88
    • 0Komentar

    PANGKALPINANG (DOORSTOP.ID) — Penjabat (Pj) Wali Kota Pangkalpinang, Budi Utama, memberikan tanggapan atas pandangan umum fraksi-fraksi DPRD Kota Pangkalpinang mengenai tiga Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) pada Rapat Paripurna Kelima Masa Persidangan I Tahun 2024, Senin (11/11/2024). Rapat ini berlangsung di Ruang Sidang Paripurna DPRD Kota Pangkalpinang. Tiga Raperda yang dibahas meliputi Raperda tentang Bangunan Gedung, […]

  • Cerdas Saja Tak Cukup, Belajarlah Tahu Batas

    Cerdas Saja Tak Cukup, Belajarlah Tahu Batas

    • calendar_month Jum, 11 Apr 2025
    • account_circle admin
    • visibility 96
    • 0Komentar

    Cerdas Saja Tak Cukup, Belajarlah Tahu Batas Oleh: Yudhistira Jaya Suprana (Bukan Siapa-Siapa) Di tengah hiruk-pikuk dunia modern yang penuh komentar, saran tanpa diminta dan penghakiman halus berkedok kepedulian, membuat kita merasa hidup dalam masyarakat yang gemar “mencampuri”. Banyak orang bisa dengan mudah masuk ke urusan ataupun domain, baik itu pribadi maupun kelompok/golongan lain, hanya […]

  • Menpan-RB Apresiasi MPP Jakarta, Seimbangkan Antara Layanan Digital dan Tatap Muka

    Menpan-RB Apresiasi MPP Jakarta, Seimbangkan Antara Layanan Digital dan Tatap Muka

    • calendar_month Sel, 30 Sep 2025
    • account_circle admin
    • visibility 84
    • 0Komentar

    Menpan-RB Apresiasi MPP Jakarta, Seimbangkan Antara Layanan Digital dan Tatap Muka DOORSTOP.ID, JAKARTA — Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Rini Widyantini, mengapresiasi MPP Jakarta yang seimbang antara layanan digital dan tatap muka. Hal itu dikatakannya saat meninjau layanan pada Mal Pelayanan Publik (MPP) Jakarta, Senin (29/9/2025). Berdasarkan data terbaru, MPP Jakarta menyatukan […]

  • PT TIMAH Tbk Tebar 15 Ribu Bibit Ikan di Kolong Bekas Tambang

    PT TIMAH Tbk Tebar 15 Ribu Bibit Ikan di Kolong Bekas Tambang

    • calendar_month Sen, 27 Okt 2025
    • account_circle admin
    • visibility 83
    • 0Komentar

    PT TIMAH Tbk Tebar 15 Ribu Bibit Ikan di Kolong Bekas Tambang DOORSTOP.ID, BANGKA — PT TIMAH Tbk menebar belasan ribu bibit ikan di kolong (void) bekas tambang yang berada di wilayah operasional perusahaan. Kegiatan ini menjadi bagian dari program pemberdayaan dan pengelolaan lingkungan berkelanjutan yang terus dijalankan perusahaan. Kali ini, PT TIMAH menebar bibit […]

expand_less