Program KDMP Babel Tembus 393 Unit, Pj Sekda Minta ASN Genjot Sektor UMKM
- account_circle admin
- calendar_month Sel, 21 Jul 2026
- visibility 92
- comment 0 komentar

Program KDMP Babel Tembus 393 Unit, Pj Sekda Minta ASN Genjot Sektor UMKM
DOORSTOP.ID, PANGKALPINANG — Program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP) di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, mencatatkan capaian membanggakan dengan berhasil membentuk 393 koperasi di seluruh kabupaten dan kota. Keberhasilan yang bertepatan dengan momentum Hari Koperasi ke-79 ini, bahkan sukses menuai apresiasi langsung dari Kementerian Koperasi RI.
Data keberhasilan itu dibeberkan Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Fery Afriyanto, saat memimpin upacara bulanan di Lapangan Upacara Kantor Gubernur Babel, Air Itam, Pangkalpinang, Senin pagi (20/7/2026). Upacara ini diikuti oleh seluruh pejabat pimpinan tinggi pratama, ASN, dan PPPK di lingkungan pemerintah provinsi.
Diejelaskan Fery, dari total 393 koperasi yang terbentuk, sebanyak 324 koperasi (82,44 persen) tercatat telah melaksanakan Rapat Anggota Tahunan (RAT). Selain itu, 370 koperasi (94,15 persen) telah merampungkan pemetaan lahan, dan 269 koperasi (68,45 persen) kini memasuki tahap pembangunan gerai fisik, dengan 94 gerai di antaranya sudah selesai 100 persen.
“Capaian tersebut menjadi bukti kuatnya sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, pemerintah desa dan kelurahan, pendamping koperasi, dunia usaha, serta seluruh pemangku kepentingan,” ujar Fery saat membacakan amanat Gubernur.
Selain memperkuat koperasi, Fery menegaskan bahwa pemerintah daerah berkomitmen penuh untuk mendorong UMKM agar naik kelas sebagai tulang punggung ekonomi lokal. Upaya konkret difokuskan pada perluasan akses pembiayaan, peningkatan kualitas produk, fasilitasi sertifikasi, digitalisasi usaha, hingga pembukaan akses pasar yang lebih luas.
Momentum upacara bulanan ini juga dimanfaatkan Fery untuk mengingatkan kembali esensi korps aparatur negara. Menurutnya, upacara bukanlah sekadar agenda seremonial, melainkan wadah krusial untuk menegakkan disiplin, mengevaluasi kinerja, dan memperkuat pelayanan publik.
“Keberhasilan pembangunan sangat ditentukan oleh kualitas ASN. Kita tidak hanya menjalankan tugas administrasi, tetapi juga harus menjadi pelayan masyarakat yang responsif, fasilitator pembangunan, penggerak transformasi digital, sekaligus agen perubahan yang mampu memberikan solusi bagi masyarakat,” tegasnya.
Di kesempatan itu, Fery jyga memberikan instruksi khusus kepada seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk mengantisipasi datangnya musim kemarau. Ia meminta seluruh jajaran memperketat langkah pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
“Seluruh perangkat daerah harus bersatu padu mengantisipasi potensi kebakaran lahan. Semua faktor yang berpotensi menimbulkan kebakaran harus minimalkan sejak dini agar tidak berkembang menjadi bencana,” tegas Fery.
Di sisi lain, dirinya juga mengapresiasi efektivitas Gerakan Jumat Bersih yang dinilai sukses menjaga keasrian lingkungan kantor. Ia meminta budaya menjaga kebersihan ini terus dipertahankan demi mendongkrak produktivitas dan kinerja aparatur di lingkungan kerja.
Lebih lanjut, Fery mengingatkan para kepala OPD untuk segera mempercepat penyerapan anggaran tahun 2026. Ia juga meminta jajarannya mulai menyusun pembahasan anggaran tahun 2027 secara cermat dan disiplin di tengah kebijakan efisiensi anggaran pemerintah.
“Marilah kita terus bekerja dengan integritas, profesionalisme, dan semangat pengabdian, memperkuat kolaborasi, serta menghadirkan pelayanan publik yang semakin berkualitas demi terwujudnya koperasi yang berdaya, UMKM naik kelas, ASN yang berdampak, Bangka Belitung maju, dan Indonesia berjaya,” pungkas Fery. (Hr)
- Penulis: admin


