35 Pekerja Migran Babel Terjebak Sindikat Judi Online, DPRD Minta Pemerintah Pusat Bertindak Cepat
- account_circle admin
- calendar_month Rab, 9 Jul 2025
- visibility 149
- comment 0 komentar

35 Pekerja Migran Babel Terjebak Sindikat Judi Online, DPRD Minta Pemerintah Pusat Bertindak Cepat
DOORSTOP.ID, PANGKALPINANG — Sebanyak 35 warga asal Bangka Belitung yang menjadi pekerja migran nonprosedural dilaporkan masih terjebak di luar negeri setelah menjadi korban sindikat kejahatan siber, termasuk judi online dan penipuan daring. Kasus ini memicu perhatian serius dari DPRD dan Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.
Ketua DPRD Babel, Didit Srigusjaya, menyebut pihaknya telah menerima puluhan aduan dari keluarga korban yang cemas terhadap nasib anggota keluarganya yang tak kunjung bisa pulang. Laporan tersebut telah diteruskan ke Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) dan Kemenko Polhukam sebagai upaya percepatan penanganan.
“Laporan kita sertakan dengan identitas, alamat hingga paspor dan dokumen lainnya. Total ada 35 keluarga yang melaporkan hal ini ke kita,” kata Didit saat menghadiri rapat koordinasi penanganan pekerja migran bersama Kemenko Polhukam di Swiss-Belhotel Pangkalpinang, Rabu (9/7/2025).
Didit menuturkan, para pekerja migran tersebut diberangkatkan tanpa prosedur resmi dan diduga direkrut oleh sindikat internasional yang memperalat mereka dalam jaringan kejahatan online. Ia menekankan pentingnya tindakan cepat dari pemerintah pusat agar para korban segera bisa dipulangkan.
“Kita sudah menindaklanjuti dengan menyiapkan anggaran khusus untuk kepulangan para pekerja migran ini kembali ke Bangka Belitung. Kita harap mereka baik-baik saja karena hingga saat ini kita belum tahu sama sekali bagaimana nasib mereka di sana,” ujarnya.
Selain memprioritaskan pemulangan korban, Didit juga menyampaikan bahwa pihaknya turut mendorong peningkatan pengawasan terhadap praktik perekrutan tenaga kerja secara ilegal di Bangka Belitung.
“Perekrutannya sekarang semakin canggih dan menjerat banyak warga kita dengan iming-iming pekerjaan bergaji tinggi di luar negeri,” tandasnya.
- Penulis: admin


