PT Timah Luncurkan Program ‘Direksi Berkantor di Wilayah’, Dukung Target Produksi dan Kesejahteraan Karyawan
- account_circle
- calendar_month Rab, 13 Nov 2024
- visibility 142
- comment 0 komentar

DOORSTOP.ID (PANGKALPINANG) — PT Timah Tbk terus berupaya meningkatkan produktivitas dan tata kelola tambang dengan meluncurkan program “Direksi Berkantor di Wilayah”.
Program ini menjadi langkah konkrit perusahaan dalam mencapai target produksi yang tercantum dalam Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan (RKAP) dan memperbaiki tata kelola setelah adanya penegakan hukum beberapa waktu lalu.
Program “Direksi Berkantor di Wilayah” ini diharapkan tidak hanya mendukung target produksi, tetapi juga berdampak langsung pada kesejahteraan karyawan.
Dengan keberadaan direksi di wilayah produksi, komunikasi antara manajemen dan karyawan dapat berjalan lebih baik, sehingga hambatan operasional bisa diatasi secara maksimal.
Direktur SDM PT Timah, Hendra Kusuma Wardhana, yang memilih area Kundur sebagai lokasi pertama kantor direksi dalam program ini, menjelaskan bahwa inisiatif tersebut bertujuan untuk mendekatkan manajemen dengan karyawan di lapangan, mendorong produktivitas, dan memastikan kebijakan perusahaan dapat diterapkan dengan efektif.
“Program ini sebagai upaya membangun komunikasi yang baik antara manajemen dan karyawan. Program ini semata-mata untuk meningkatkan produktivitas karyawan untuk mencapai target produksi sesuai RKAP, yang tentunya akan berdampak pada kesejahteraan karyawan,” ujar Hendra Kusuma Wardhana.
Ia menambahkan bahwa program ini memungkinkan direksi untuk melihat langsung efektivitas penerapan kebijakan, sehingga solusi bisa segera ditemukan jika ada kendala.
“Upaya ini sepenuhnya untuk memberikan support kepada bagian produksi agar target sesuai RKAP tercapai dan kesejahteraan karyawan dapat meningkat,” lanjutnya.
Ketua Ikatan Karyawan Timah (IKT), Riki Febriansyah, menyambut baik inisiatif ini. Menurutnya, program ini memberi kesempatan bagi direksi untuk memahami tantangan di lapangan dan memperkuat solidaritas dalam menjalankan operasional perusahaan.
“Mudah-mudahan program ini berjalan dengan baik dan direksi mendapatkan masukan positif dari karyawan di wilayah produksi, sehingga tercipta kekompakan dan kebersamaan dalam menjalankan roda perusahaan dan target produksi 2024 tercapai dengan meningkatnya produktivitas yang hasilnya kembali pada kesejahteraan karyawan,” harap Riki.
Program ini direncanakan berlangsung hingga akhir tahun 2024. Jika memberikan dampak positif, Hendra Kusuma Wardhana menyatakan bahwa perusahaan akan mempertimbangkan untuk melanjutkannya di tahun berikutnya.
“Program ini berbeda dengan kunjungan rutin manajemen. Kami akan mengevaluasi hasilnya, dan jika berdampak positif, sangat dimungkinkan program ini diteruskan ke tahun depan,” tambahnya.
Langkah ini menjadi salah satu strategi PT Timah Tbk dalam menghadapi tantangan global di sektor pertambangan, dengan harapan agar karyawan dapat terus beradaptasi dan meningkatkan produktivitas demi pencapaian target perusahaan.
Sumber: timah.com
- Penulis:


