PT Timah Tbk dan PT Xinyi Glass Indonesia Jalin Kerja Sama Strategis untuk Optimalkan Hilirisasi
- account_circle
- calendar_month Sel, 26 Nov 2024
- visibility 119
- comment 0 komentar

DOORSTOP.ID, GRESIK – Kementerian Investasi dan Hilirisasi/BKPM terus berfokus mendukung pertumbuhan ekonomi berkelanjutan melalui peningkatan investasi, terutama di sektor hilirisasi yang menjadi salah satu pilar utama pertumbuhan ekonomi nasional.
Langkah ini sejalan dengan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto yang menjadikan hilirisasi sebagai prioritas strategis untuk mendorong pembangunan ekonomi berkelanjutan.
Sebagai bagian dari upaya tersebut, PT Timah Tbk, anak usaha MIND ID, bekerja sama dengan PT Xinyi Glass Indonesia melalui penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU). Penandatanganan ini dilakukan oleh Direktur Pengembangan Usaha PT Timah Tbk, Dicky Octa Zahriadi, dan Jia Ao, Direktur PT Xinyi Glass Indonesia.
PT Xinyi Glass Indonesia merupakan perusahaan kaca terkemuka yang berdiri sejak 1988 dengan kantor pusat di Hong Kong. Perusahaan ini memiliki jaringan penjualan di lebih dari 140 negara dan wilayah di dunia.
Di Indonesia, PT Xinyi Glass telah membangun fasilitas produksi di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) JIIPE, Gresik, yang diresmikan pada Agustus 2022, menjadikannya salah satu investasi asing terbesar di sektor manufaktur kaca.
Kerja sama ini menandai langkah strategis dalam optimalisasi pengembangan industri kaca di Indonesia, terutama melalui pemanfaatan logam timah sebagai bahan baku.
Logam tersebut akan digunakan untuk meningkatkan kualitas produksi kaca berteknologi tinggi yang dijalankan oleh PT Xinyi Glass Indonesia.
Diungkapkannya, bahwa kolaborasi ini mendukung visi pemerintah dalam memaksimalkan investasi dan penguatan industri hilir nasional.
“Kami berharap kerja sama ini dapat menjadi kontribusi nyata terhadap peningkatan investasi dan hilirisasi. Catatan positif dalam laporan Kuartal III Kementerian Investasi dan BKPM harus terus didukung, khususnya melalui kolaborasi antara sektor pertambangan dan industri kimia,” ujar Dicky.
Ia juga menekankan pentingnya menciptakan ekosistem industri hilir yang lebih mandiri dan berkelanjutan di dalam negeri.
“Dengan kebijakan pemerintah yang terus mendorong penguatan ekosistem industri, kami optimis Indonesia akan mencatat pertumbuhan signifikan dalam sektor investasi, termasuk peningkatan serapan domestik untuk mendukung industri nasional,” tambahnya.
Sementara itu, Jia Ao mengungkapkan apresiasinya atas terjalinnya kerja sama strategis ini. “Kami menyambut baik penandatanganan MoU ini sebagai langkah yang menguntungkan kedua belah pihak. PT Xinyi Glass Indonesia senantiasa menjunjung prinsip integritas dan profesionalisme dalam setiap kolaborasi,” jelasnya.
Kolaborasi ini juga diharapkan dapat meningkatkan serapan logam timah dalam negeri yang selama ini masih kecil dibandingkan dengan volume ekspor.
Menurutnya, pemanfaatan sumber daya lokal, seperti logam timah, akan mendukung penguatan ekosistem industri yang berkelanjutan sekaligus membuka peluang kolaborasi lebih luas dengan sektor pertambangan dan industri kimia domestik.
“Logam timah merupakan komponen penting dalam proses pembuatan kaca. Upaya untuk mendorong pemanfaatan sumber daya domestik harus terus dilakukan guna menciptakan ekosistem industri yang berkelanjutan dan memperkuat rantai pasok dalam negeri,” tutupnya.
Kerja sama antara PT Timah Tbk dan PT Xinyi Glass Indonesia ini diharapkan dapat menjadi katalisator dalam pengembangan industri kaca nasional, sekaligus mendukung upaya hilirisasi dan penguatan industri dalam negeri.
Sumber: www.timah.com
- Penulis:


