Wali Kota Saparudin Ajak Warga Pangkalpinang Jadikan Olahraga Gaya Hidup
- account_circle admin
- calendar_month 2 jam yang lalu
- visibility 33
- comment 0 komentar

Wali Kota Saparudin Ajak Warga Pangkalpinang Jadikan Olahraga Gaya Hidup
DOORSTOP.ID, PANGKALPINANG — Wali Kota Pangkalpinang, Saparudin Masyarif, mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk mengadopsi olahraga sebagai gaya hidup sehari-hari. Ia menegaskan, bahwa menjaga kebugaran tubuh tidak melulu memerlukan aktivitas fisik yang berat, melainkan bisa berawal dari kebiasaan sederhana seperti berjalan kaki.
Hal tersebut diungkapkannya, saat menghadiri jalan santai yang digelar Pemuda Pancasila di Taman Dealova, Minggu pagi (1/11/2026).
Menurut Saparudin, berjalan kaki merupakan stimulus sederhana yang efektif untuk membangun kesadaran kolektif masyarakat akan pentingnya menjaga kesehatan.
“Olahraga itu tidak harus selalu berat atau membutuhkan fasilitas khusus. Berjalan kaki juga merupakan salah satu aktivitas fisik yang baik untuk kesehatan. Yang terpenting adalah bagaimana kita membiasakan diri untuk bergerak dan melakukannya secara rutin,” ujar Saparudin.
Ia juga menekankan, pentingnya menanamkan kesadaran akan kesehatan sejak dini. Baginya, kebiasaan hidup aktif akan lebih mudah mengakar, apabila tumbuh dari lingkungan keluarga dan mendapat dukungan lewat kegiatan komunal di masyarakat.
“Kita ingin masyarakat semakin sadar bahwa kesehatan merupakan kebutuhan utama. Jangan menunggu sakit, baru kemudian memperhatikan kesehatan. Lebih baik kita menjaga kesehatan sejak sekarang, melalui pola hidup yang baik, termasuk rutin berolahraga,” katanya.
Saparudin pun mengapresiasi antusiasme warga dari lintas generasi, yang ikut dalam kegiatan tersebut. Olahraga bersama, lanjutnya, menjadi perekat hubungan sosial yang ampuh, sekaligus jembatan interaksi positif antargenerasi.
“Saya senang melihat kegiatan seperti ini diikuti berbagai kalangan. Ada anak-anak, orang dewasa, hingga para lansia. Artinya, olahraga dan kegiatan kebersamaan bisa menjadi ruang bagi semua orang untuk berpartisipasi,” ungkapnya.
Ia pun menilai, pelibatan anak-anak dan lansia ini memegang peranan penting dalam setiap agenda kemasyarakatan, agar asas inklusivitas terpenuhi.
“Anak-anak dan para lansia juga harus mendapatkan perhatian. Kita ingin mereka bisa ikut merasakan kebahagiaan dalam kegiatan seperti ini. Jangan sampai kegiatan masyarakat hanya dinikmati kelompok tertentu, tetapi harus bisa melibatkan semua kalangan,” tuturnya.
Selain aspek kebugaran, Saparudin membidik esensi silaturahmi yang terbangun lewat jalan santai ini. Di tengah hiruk-pikuk kesibukan kerja, momen santai seperti ini memberi ruang bagi warga untuk saling menyapa.
“Selain sehat, kita juga bisa bersilaturahmi. Kadang-kadang dalam kesibukan sehari-hari masyarakat jarang memiliki kesempatan untuk berkumpul. Melalui kegiatan seperti ini, kita bisa bertemu, saling menyapa, dan mempererat hubungan,” jelas Saparudin.
Ia juga berharap, agenda-agenda positif berbasis massa ini terus bergulir konsisten demi mewujudkan lingkungan sosial yang sehat, aktif dan sarat kepedulian.
“Harapan kita, masyarakat semakin peduli terhadap kesehatan dirinya dan keluarganya. Kalau masyarakat sehat, tentu aktivitas sehari-hari juga bisa berjalan lebih baik. Mari kita mulai dari hal sederhana, salah satunya dengan membiasakan berjalan kaki dan berolahraga,” pungkasnya.
- Penulis: admin


