Wawako Pangkalpinang Ajak Warga Tingkatkan Kesadaran Kebersihan Lingkungan
- account_circle admin
- calendar_month Jum, 31 Okt 2025
- visibility 106
- comment 0 komentar

Wawako Pangkalpinang Ajak Warga Tingkatkan Kesadaran Kebersihan Lingkungan
DOORSTOP.ID, PANGKALPINANG — Pemerintah Kota Pangkalpinang terus menggaungkan gerakan peduli lingkungan dengan aksi nyata bersih-bersih sampah di kawasan Jerambah Gantung, Kelurahan Tua Tunu, Jumat pagi (31/10/2025).
Kegiatan ini menggandeng berbagai elemen, mulai dari perangkat pemerintah kota, kecamatan, kelurahan, hingga komunitas Forum Kerja Wartawan Bangka Belitung (FKWB) yang peduli terhadap kebersihan lingkungan.
Wakil Wali Kota (Wawako) Pangkalpinang, Dessy Ayutrisna, mengapresiasi antusiasme seluruh peserta yang terlibat dalam kegiatan kolaboratif tersebut. Menurutnya, aksi seperti ini bukan sekadar bersih-bersih, tetapi wujud nyata kesadaran dan tanggung jawab bersama menjaga lingkungan.
“Saya sangat mendukung kegiatan seperti ini, karena memang harus dimulai dari kesadaran bersama. Jangan ada lagi yang seenaknya membuang sampah sembarangan. Kalau sampah dibuang tidak pada tempatnya, dampaknya bisa menumpuk dan akhirnya yang disalahkan pemerintah, padahal kebersihan itu tanggung jawab kita semua,” ujar Dessy.
Dessy berharap, semangat gotong royong dan kepedulian terhadap lingkungan terus tumbuh di masyarakat. Ia juga mengapresiasi inisiatif komunitas wartawan FKWB yang turut menggerakkan kegiatan positif seperti ini.

Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Pangkalpinang, Bartholomeus Suharto, menjelaskan bahwa aksi bersih-bersih kali ini menjadi bagian dari program 100 hari kerja Wali Kota dan Wakil Wali Kota Pangkalpinang, Prof. Udin dan Dessy Ayutrisna, dengan target mewujudkan “Pangkalpinang Bebas Sampah Liar.”
“Kami bersyukur bisa berkolaborasi kembali antara pemerintah kota, kecamatan, kelurahan, serta komunitas wartawan FKWB. Hari ini kita turun langsung membersihkan kawasan Tua Tunu. Memang belum sepenuhnya bersih, tapi sudah jauh lebih baik dari sebelumnya,” ungkap Suharto.
Menurutnya, kunci keberhasilan menjaga kebersihan kota terletak pada partisipasi aktif warga. Pemerintah telah menyediakan berbagai fasilitas, seperti mobil pengangkut sampah dan pasukan kebersihan di setiap kelurahan. Namun, kesadaran masyarakat tetap menjadi faktor utama.

“Kita sudah siapkan fasilitas, tapi kalau kesadaran masyarakat belum tumbuh, tentu masalah tidak akan selesai. Jadi mari bersama-sama menjaga lingkungan. Sampah yang masih bernilai ekonomis seperti botol, kardus, atau plastik bisa disalurkan ke bank sampah atau diberikan kepada pemulung, bukan dibuang sembarangan,” tegasnya.
Dalam kegiatan tersebut, DLH menerjunkan 13 armada kebersihan, untuk mengangkut tumpukan sampah di titik-titik pembuangan liar. Para petugas bersama warga bahu-membahu membersihkan area yang sebelumnya kumuh menjadi lebih tertata.
“Kalau dilakukan bersama, pekerjaan berat bisa jadi ringan. Mudah-mudahan Pangkalpinang bisa bebas dari sampah liar dan menjadi kota yang bersih serta nyaman,” tutup Suharto.
- Penulis: admin


