Museum Timah Indonesia Kerap Dikunjungi Pelajar untuk Tahu Sejarah Timah dan Kota Mentok
- account_circle
- calendar_month Kam, 3 Okt 2024
- visibility 100
- comment 0 komentar

DOORSTOP.ID (BANGKA BARAT) — Museum Timah Indonesia (MTI) Mentok ramai dikunjungi para pelajar yang ingin mengetahui tentang sejarah timah Indonesia. Museum yang terletak di Kabupaten Bangka Barat ini juga menjadi sarana edukasi.
Bangunan Museum Timah Indonesia Mentok merupakan salah satu cagar budaya di Bangka Barat yang telah didirikan sejak tahun 1915, menjadi daya tarik tersendiri saat berkunjung ke MTI Mentok.
Tak jarang Museum Timah Indonesia Mentok, kedatangan para pelajar mulai dari tingkat pendidikan usia dini (PAUD) hingga mahasiswa. Tak hanya itu, MTI Mentok juga menjadi salah satu daya tarik wisata di Kabupaten Bangka Barat.
Seperti halnya pelajar dari TK Stania, yang berkunjung ke Museum Timah Indonesia Mentok dengan didampingi guru dan orang tua untuk melihat berbagai macam koleksi museum, pada Rabu (2/10/2024) kemarin.
Kepala Sekolah TK Stania, Suparningsih mengatakan, kunjungan ke Museum ini untuk mengenalkan kepada para pelajar, tentang sejarah kota Mentok dan Sejarah Timah di Indonesia.
“Dengan mengenalkan benda-benda sejarah di museum yang dipandu dan dijelaskan oleh petugas museum ini, diharapkan anak-anak mengetahui langsung sejarah kota Mentok dan juga sejarah tentang Timah,” ucapnya.
Menurutnya, tidak hanya para siswa namun juga para orang tua, sangat antusias mengikuti kegiatan kunjungan ke Museum karena dapat melihat berbagai benda bersejarah.
Sementara itu, salah satu orang tua siswa, Khusnul Khotimah mengatakan, dengan kunjungan ke Museum Timah Indonesia Mentok ini, para orang tua maupun anak-anak dapat mengetahui tentang sejarah timah.
“Kunjungan ke museum ini sangat bagus, jadi anak-anak dan orang tua sama-sama bisa belajar tentang Timah,” kata Khusnul.
Salah satu siswa TK Stania, Khaira, mengaku senang dapat berkunjung ke Museum Timah Indonesia karena dapat melihat hal-hal yang baru.
“Sangat senang bersama teman, guru, dan ibu ke museum. Banyak yang dilihat, seperti patung, Timah, pajangan lukisan dan masih banyak lagi lainnya,” ucap Khaira.
Sumber : www.timah.com
- Penulis:


