Breaking News
light_mode
Beranda » ARTIKEL » Antiklimaks Rp 2,1 T Ulah Bank SumselBabel Berujung Masalah Hukum, “Asak Budu ge Saro!!!”

Antiklimaks Rp 2,1 T Ulah Bank SumselBabel Berujung Masalah Hukum, “Asak Budu ge Saro!!!”

  • account_circle admin
  • calendar_month Sel, 28 Okt 2025
  • visibility 101
  • comment 0 komentar

Editorial Oleh: Rudi Syahwani (Pemimpin Redaksi)

Terungkap sudah kebenaran soal isu dana mengendap senilai Rp 2,1 triliun, yang sempat disebut oleh Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa.

Di sisi lain, sang menteri yang sedang dielu-elukan rakyat se-Tanah Air tersebut mampu membuktikan kemampuan hipnotisnya, sehingga segala yang diucapkan sudah menjadi rujukan kebenaran. Namun apa daya fakta berkata lain.

Heboh di negeri Serumpun Sebalai ini mengalami antiklimaks setelah Gubernur Babel melaporkan pihak Bank SumselBabel ke Mapolda Babel, lantaran salah input data keuangan. Bahwa tak pernah ada dana senilai Rp 2,1 triliun dalam kas umum Provinsi Babel.

Sialnya isu yang pertama kali dirilis oleh media arus utama di Jakarta tersebut terlanjur merasuki pemikiran masyarakat Babel. Tak sedikit tudingan miring ditujukan kepada Pemprov Babel yang dianggap ironis karena dalam kondisi defisit APBD.

Isu yang dilontarkan oleh Menkeu Purbaya tersebut terlanjur diyakini benar, mengingat gebrakan-gebrakan Purbaya yang dianggap banyak membuka misteri terdalam, seputar keuangan di negeri ini.

Sialnya lagi, antiklimaks dari utopia soal Rp 2,1 triliun tersebut ternyata merupakan kesalahan yang dilakukan oleh lembaga keuangan selevel perusahaan jasa perbankan.

Bank SumselBabel sebenarnya bukan bank kemaren sore. Berdiri sejak 6 November tahun 1957 atau sudah 2/3 abad. Seharusnya sudah begitu mapan untuk hal-hal yang menyangkut keuangan.

Kesalahan input data keuangan merupakan blunder atau kesalahan fatal dalam sistem keuangan. Alih-alih untung malah bisa berujung pada kerugian.

Apalagi mengingat dampak yang ditimbulkan hingga membuat geger satu provinsi bahkan bisa berimplikasi pada ketidak percayaan publik terhadap pemerintah.

Hari ini tanggal 27 Oktober 2025, Gubernur Babel Hidayat Arsani atas nama Pemerintah Provinsi Bangka Belitung melaporkan Bank SumselBabel ke Mapolda.

Karena kelalaian yang dilakukan oleh Bank SumselBabel dianggap menghancurkan kredibilitas pemerintah dalam pengelolaan keuangan daerah. Bank SumselBabel kembali menambah daftar panjang terseret dalam berbagai kasus menyangkut keuangan.

Masih segar perkara KUR fiktif di Bangka dan Belitung sebagai ulah para oknum bankirnya. Kini giliran korporasi yang harus terseret permasalahan hukum.

Memang harus ada konsekuensi atas sebuah perbuatan kelalaian. Namun tak kalah penting untuk kembali mengevaluasi kemungkinan kelanjutan kerja sama investasi modal, termasuk penempatan kas umum daerah dalam rekening Bank SumselBabel.

Bahwa banyaknya permasalahan dalam internal Bank SumselBabel hingga yang terakhir sampai menghebohkan warga satu provinsi, mungkinkah kerja sama terus dipertahankan?

Ada ujaran negatif yang terkenal di Babel yang berucap “asak budu ge saro” yang artinya kalau bodoh atau goblok atau tolol maka berujung kesusahan. Ujaran yang harus menjadi motivasi supaya menjadi pintar, tapi terkadang sekaligus dijadikan sebagai olokan atas sebuah kesalahan.

Mungkin ini lah potret posisi Bank SumselBabel saat ini pascakesalahan input data keuangan, yang seharusnya milik Pemprov Sumatera Selatan, namun disebut milik Pemprov Babel. Ditambah lagi terlanjur diamplifikasi oleh Menteri Keuangan dan diorkestrasi oleh sebagian besar rakyat Babel.

Ujungnya, ya harus berurusan dengan kepolisian. Semoga Bank SumselBabel ingat terus ujaran ini “asak budu ge saro”.

  • Penulis: admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Drainase Rusak Akibat Alat Berat PT Sucofindo, Warga Aek Nabuntu Desak Perusahaan Bertanggungjawab

    Drainase Rusak Akibat Alat Berat PT Sucofindo, Warga Aek Nabuntu Desak Perusahaan Bertanggungjawab

    • calendar_month Ming, 20 Apr 2025
    • account_circle admin
    • visibility 333
    • 0Komentar

    Drainase Rusak Akibat Alat Berat PT Sucofindo, Warga Aek Nabuntu Desak Perusahaan Bertanggungjawab DOORSTOP.ID, ASAHAN — Ratusan meter saluran drainase di Dusun III, Desa Aek Nabuntu, Kecamatan Aek Ledong, Kabupaten Asahan, rusak parah. Salah satu warga setempat, yang tak ingin disebutkan namanya mensinyalir kerusakan terjadi akibat aktivitas pengglederan jalan yang dilakukan oleh PT Sucofindo, Divisi […]

  • PT Timah Tanam 5.000 Pohon Mangrove di Pesisir Pantai Tanjung Labun Bangka Selatan

    PT Timah Tanam 5.000 Pohon Mangrove di Pesisir Pantai Tanjung Labun Bangka Selatan

    • calendar_month Kam, 12 Jun 2025
    • account_circle admin
    • visibility 201
    • 0Komentar

    PT Timah Tanam 5.000 Pohon Mangrove di Pesisir Pantai Tanjung Labun Bangka Selatan DOORSTOP.ID, BANGKA SELATAN — PT Timah Tbk secara berkelanjutan melaksanakan berbagai program pengelolaan lingkungan, salah satunya dengan menjaga ekosistem pesisir melalui penanaman mangrove. PT Timah melalui Area Bangka Selatan berkolaborasi dengan Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Dusun Limus, menanam 5.000 pohon mangrove jenis […]

  • Dekatkan Akses Pelayanan Kesehatan, Mobil Sehat PT Timah Sambangi Desa Pasir Putih Tukai Sadai

    Dekatkan Akses Pelayanan Kesehatan, Mobil Sehat PT Timah Sambangi Desa Pasir Putih Tukai Sadai

    • calendar_month Jum, 4 Okt 2024
    • account_circle
    • visibility 85
    • 0Komentar

    DOORSTOP.ID (BANGKA SELATAN) — Pelayanan kesehatan gratis adalah harapan banyak masyarakat, apalagi layanan kesehatan langsung datang ke pemukiman warga. Hal itulah yang dirasakan Zulaidah, warga Desa Pasir Putih, Kecamatan Tukak Sadai, Kabupaten Bangka Selatan saat mendatangi Mobil Sehat PT Timah di Kantor Desa Pasir Putih, Kamis (3/10/2024). Zulaidah datang bersama keluarganya, untuk memanfaatkan layanan kesehatan […]

  • PT TIMAH Salurkan 281 Hewan Kurban di Momen Iduladha, Kepala Daerah Beri Apresiasi

    PT TIMAH Salurkan 281 Hewan Kurban di Momen Iduladha, Kepala Daerah Beri Apresiasi

    • calendar_month Sen, 1 Jun 2026
    • account_circle admin
    • visibility 95
    • 0Komentar

    PT TIMAH Salurkan 281 Hewan Kurban di Momen Iduladha, Kepala Daerah Beri Apresiasi DOORSTOP.ID, PANGKALPINANG — Pada momen Iduladha tahun 2026, PT TIMAH (Persero) Tbk menyalurkan ratusan hewan kurban bagi masyarakat di wilayah operasional. Hal ini merupakan bagian komitmen perusahaan dalam berbagi manfaat dengan masyarakat. Tahun ini, perusahaan menyalurkan sebanyak 281 ekor hewan kurban yang […]

  • Usai Resmikan Sumur Bor, Kapolda Babel akan Bantu Rapikan Ruang Belajar Santri Ponpes Syaikhona Kholil

    Usai Resmikan Sumur Bor, Kapolda Babel akan Bantu Rapikan Ruang Belajar Santri Ponpes Syaikhona Kholil

    • calendar_month Jum, 18 Apr 2025
    • account_circle admin
    • visibility 76
    • 0Komentar

    Usai Resmikan Sumur Bor, Kapolda Babel akan Bantu Rapikan Ruang Belajar Santri Ponpes Syaikhona Kholil DOORSTOP.ID, PANGKALPINANG – Kapolda Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Irjen Pol Hendro Pandowo, mengungkapkan bahwa dalam waktu dekat, pihaknya juga akan membantu merapikan ruang-ruang belajar para santri Pondok Pesantren Syaikhona Kholil, Desa Taib Dua, Pangkalpinang. Hal itu disampaikannya, saat dibincangi usai […]

  • PWI Pusat Tetapkan Reaktivasi Keanggotaan hingga Akhir 2026

    PWI Pusat Tetapkan Reaktivasi Keanggotaan hingga Akhir 2026

    • calendar_month Jum, 10 Jul 2026
    • account_circle admin
    • visibility 77
    • 0Komentar

    Konferensi Wajib Mengacu SKEP Baru DOORSTOP.ID, JAKARTA — Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat menetapkan kebijakan reaktivasi keanggotaan hingga 31 Desember 2026 mendatang. Hal ini merupakan bagian dari penataan administrasi organisasi, sekaligus penguatan kualitas keanggotaan, serta sebagai konsolidasi organisasi secara menyeluruh. Kebijakan tersebut diputuskan dalam rapat pembahasan Kartu Tanda Anggota (KTA) Biasa dan peningkatan status keanggotaan yang […]

expand_less