CV AGA akan Diproses Hukum Jika Masih Bekerja di Luar IUP
- account_circle admin
- calendar_month Ming, 15 Mar 2026
- visibility 164
- comment 0 komentar

Anggota Satpolair Polresta Pangkalpinang Telah Berikan Imbauan
DOORSTOP.ID, PANGKALPINANG — Satuan Polisi Perairan (Satpolair) Polresta Pangkalpinang, akan melakukan proses hukum, jika CV Alkhalifi Global Anugerah (AGA) masih bekerja di luar wilayah Izin Usaha Pertambangan IUP PT Timah Tbk.
Hal ini disampaikan Kepala Satpolair Polresta Pangkalpinang, AKP Irwan Haryadi, saat dikonfirmasi wartawan via WhatsApp, Sabtu (14/3/2026) sore.
“Kami sudah cek ke lokasi. Karena lokasi kerja CV AGA sudah melenceng, anggota kami mengimbau perusahaan tersebut, untuk tidak melenceng dan tidak bekerja di luar IUP. Jika membandel, akan kami lakukan proses hukum,” tegas Irwan.
Sebelumnya, CV AGA diduga melakukan aktivitas pertambangan di luar wilayah Izin Usaha Pertambangan (IUP) PT Timah Tbk di perairan Sanfur–Tanjung Bunga, Kota Pangkalpinang.
Perusahaan tersebut juga disebut-sebut beroperasi tanpa dilengkapi Surat Perintah Kerja (SPK) dari PT Timah. Selain itu, aktivitas tambang disinyalir berada dekat dengan jalur pelayaran.
Menindaklanjuti informasi tersebut, Satuan Polisi Perairan (Satpolair) Polresta Pangkalpinang menurunkan tim untuk melakukan pengecekan langsung ke lokasi pada Sabtu, 14 Maret 2026, sekitar pukul 15.16 WIB.
Kepala Satpolair Polresta Pangkalpinang, AKP Irwan Haryadi, mengatakan pihaknya masih melakukan verifikasi terhadap informasi dugaan aktivitas tambang di luar IUP tersebut.
“Terkait aktivitas CV AGA yang diduga menambang di luar IUP, saat ini sedang kami cek. Anggota masih dalam perjalanan menuju lokasi,” kata Irwan saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp.
Lebih lanjut, Irwan mengatakan, hingga saat ini pihaknya masih menunggu laporan dari tim yang melakukan pengecekan di lapangan, mengingat kondisi cuaca yang kurang bersahabat.
“Anggota kami saat ini menuju lokasi menggunakan speed lidah. Saat ini sedang hujan dan cuaca juga kurang baik, sehingga sampai sekarang mereka belum kembali. Untuk hasil pengecekan, kami masih menunggu laporan dari anggota, harap bersabar,” ujarnya.
Dalam kesempatan itu, Irwan juga membantah informasi yang menyebut adanya keterlibatan anggota Polair Pangkalpinang dalam aktivitas CV AGA. Ia menegaskan kabar tersebut tidak benar.
“Siapa yang bilang? nanti konfirmasi aja pak sama yang info itu, Polair mana yg disampaikan tersebut, karna kalau tidak benar, itu fitnah,” tandasnya.
Hingga berita ini diturunkan, Direktur CV AGA maupun Pengawas Tambang (wastam) PT Timah Tbk masih terus diupayakan konfirmasinya. (*)
- Penulis: admin


