Belitung Masuk 10 Kota Pariwisata Prioritas Presiden Prabowo, Bupati Djoni: Bukti Nyata Arah Pembangunan Nasional
- account_circle admin
- calendar_month Kam, 16 Okt 2025
- visibility 85
- comment 0 komentar

Belitung Masuk 10 Kota Pariwisata Prioritas Presiden Prabowo, Bupati Djoni: Bukti Nyata Arah Pembangunan Nasional
DOORSTOP.ID, BELITUNG — Kabupaten Belitung resmi masuk dalam daftar 10 kota pariwisata prioritas nasional yang mendapat perhatian langsung dari Presiden Prabowo Subianto. Hal ini disampaikan oleh Bupati Belitung, Djoni Alamsyah Hidayat, di Tanjungpandan, Kamis (16/10/2025).
“Belitung juga masuk dalam 50 kota prioritas nasional,” ujar Djoni, dikutip dari Antara.
Ia menjelaskan, keputusan tersebut diumumkan oleh Menteri Pekerjaan Umum, Dody Hanggodo, sebagai bagian dari arah kebijakan pembangunan nasional yang menempatkan sektor pariwisata dan lingkungan sebagai motor utama pertumbuhan ekonomi daerah.
Djoni juga menyampaikan rasa syukur dan apresiasi yang mendalam atas perhatian Presiden Prabowo terhadap Belitung.
“Masuknya Belitung sebagai salah satu dari 50 kota prioritas nasional sekaligus 10 kota pariwisata yang menjadi perhatian langsung Presiden adalah bukti nyata bahwa Belitung telah dan terus menjadi bagian penting dari arah pembangunan nasional,” katanya.
Ia menegaskan, perhatian Presiden Prabowo Subianto merupakan tanggung jawab besar bagi Pemerintah Kabupaten Belitung untuk mempercepat pembangunan daerah yang terarah, inklusif, dan berdampak nyata bagi masyarakat.
“Apalagi saat ini Belitung juga tercantum dalam dokumen RPJMN sebagai salah satu kota pengembangan strategis nasional yang diarahkan menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru berbasis pariwisata, lingkungan, dan kreativitas,” jelasnya.
Dalam enam bulan terakhir, Djoni mengungkapkan pihaknya telah bekerja sama dengan National Urban Development Project (NUDP) dan Integrated City Planning (ICP) untuk merancang desain besar Kota Tanjungpandan. Desain tersebut menempatkan Belitung bukan hanya sebagai destinasi wisata unggulan, tetapi juga kota modern yang tertata, produktif, dan ramah lingkungan.
“Kami ingin Belitung tumbuh dengan keseimbangan antara ekonomi, budaya, dan alam. Kami juga tengah mempersiapkan Belitung menjadi Free Carbon Island, yakni pulau dengan sistem pembangunan rendah emisi, udara bersih, serta pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan,” ungkapnya.
Sebagai simbol komitmen itu, Djoni memperkenalkan slogan baru: “Tinggal di Belitung satu hari, artinya panjang umur satu jam.”
Menurutnya, slogan tersebut bukan sekadar kata-kata, melainkan fakta ilmiah bahwa udara Belitung termasuk yang terbersih di Indonesia, menjadi kebanggaan sekaligus tanggung jawab bersama untuk menjaganya.
Dengan penuh optimisme, Djoni meyakini dukungan Pemerintah Pusat dan partisipasi masyarakat akan menjadikan Belitung contoh sukses kota wisata modern, hijau, dan menyehatkan, serta maju secara ekonomi, kuat secara budaya, dan lestari secara lingkungan.
“Kami siap menjadikan perhatian Presiden ini sebagai energi untuk bekerja lebih keras dan menghadirkan perubahan nyata bagi masyarakat Belitung dan Indonesia,” tegasnya.
- Penulis: admin


