Buka Festival Napak Sire 2026, Gubernur Hidayat Ajak Generasi Muda Bawa Tradisi Menyirih ke Panggung Dunia
- account_circle admin
- calendar_month Jum, 22 Mei 2026
- visibility 83
- comment 0 komentar

Buka Festival Napak Sire 2026, Gubernur Hidayat Ajak Generasi Muda Bawa Tradisi Menyirih ke Panggung Dunia
DOORSTOP.ID, BELITUNG — Sebanyak 116 penari Sekapur Sirih dari berbagai sanggar dan sekolah se-Kabupaten Belitung, resmi menyambut kedatangan Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, Hidayat Arsani, sekaligus membuka gelaran Festival Budaya Napak Sire Belitung 2026 yang mengusung tema “Menjalin Silaturahmi dengan 1.000 Lembar Sirih” di Pantai Tanjung Pendam, pada Jumat (22/5/2026).
Dalam sambutannya, Hidayat Arsani menegaskan bahwa tradisi mengunyah sirih bukan sekadar ritual kuno tanpa makna. Bagi masyarakat Melayu, tradisi ini adalah perekat sosial dan identitas diri.
“Tradisi menyirih merupakan salah satu warisan budaya yang telah turun-temurun hidup di tengah masyarakat Melayu. Menyirih tidak hanya menjadi bagian dari adat istiadat, melainkan juga mengandung makna silaturahmi, penghormatan, dan kebersamaan,” ujar Hidayat Arsani.

Melalui aksi simbolis 1.000 Lembar Sirih, Gubernur Hidayat mengajak masyarakat untuk kembali mencintai budaya lokal di tengah gempuran modernisasi. Ia yakin, budaya daerah hanya bisa bertahan jika masyarakat luas ikut terlibat aktif menjaganya. Lebih dari sekadar perayaan tradisi, ia juga menargetkan festival ini mampu mendongkrak sektor pariwisata dan ekonomi kreatif Belitung lewat kolaborasi yang kuat.
Sebelum membuka acara secara resmi, orang nomor satu di Bangka Belitung ini juga memberikan pesan khusus kepada generasi muda agar tetap memegang teguh akar budaya mereka.
“Kepada generasi muda, saya mengajak untuk turut menjaga dan melestarikan warisan budaya daerah. Jangan sampai nilai-nilai tradisi yang kita miliki hilang ditelan perkembangan zaman. Justru melalui kreativitas dan inovasi, budaya lokal dapat diperkenalkan secara lebih luas kepada dunia,” pungkasnya.

Momen acara pembukaan ini terasa semakin berkesan dengan penyerahan piagam penghargaan dari Kementerian Pariwisata RI kepada Gubernur Babel. Penghargaan ini mengukuhkan Festival Budaya Napak Sire masuk dalam jajaran 125 acara terpilih Kharisma Event Nusantara (KEN) 2026. Kemeriahan pun memuncak saat 1.000 orang berkumpul untuk melakukan aksi nyire (menyirih) massal bersama-sama.
Sejumlah pejabat penting tampak hadir memadati lokasi acara, mulai dari Bupati Belitung, Bupati Belitung Timur, Wakil Bupati Belitung, jajaran Forkopimda, hingga perwakilan Kementerian Pariwisata RI. Hadir pula Ketua BP Kebudayaan Babel, tokoh agama, serta tokoh masyarakat setempat yang ikut menyukseskan acara.
- Penulis: admin


