Hadiri Pengajian Al Hidayah, Wali Kota Pangkalpinang Ajak Warga Teladani Sifat Sabar dan Rajin Berbagi
- account_circle admin
- calendar_month Ming, 27 Sep 2026
- visibility 93
- comment 0 komentar

Hadiri Pengajian Al Hidayah, Wali Kota Pangkalpinang Ajak Warga Teladani Sifat Sabar dan Rajin Berbagi
DOORSTOP.ID, PANGKALPINANG — Wali Kota Pangkalpinang, Prof. Saparudin Masyarif, menghadiri acara pengajian Al Hidayah Kota Pangkalpinang yang berlangsung di Masjid Kubah Timah, Minggu siang (27/9/2026). Dalam sambutannya, ia menekankan pentingnya majelis ilmu sebagai sarana untuk terus membangun kesadaran spiritual dan mengingatkan manusia dari kelalaian.
Saparudin mengapresiasi antusiasme para jemaah, khususnya kaum ibu, yang konsisten menjalankan ibadah sehari-hari. Meski demikian, ia mengingatkan bahwa menjaga konsistensi dalam bersikap, terutama dalam hal kesabaran, merupakan tantangan yang berat bagi setiap manusia.
“Acara seperti ini sebetulnya mengingatkan kita semua, kemudian membangun kesadaran kita. Jadi kita kadang-kadang lupa. Benar ya Bu Pak, lupa. Sudah sadar, tidak lagi, sadar lagi,” ujar Saparudin.
Ia kemudian mengutip ayat Al-Qur’an mengenai perintah untuk meminta pertolongan kepada Allah melalui sabar dan salat. Menurutnya, implementasi kesabaran dalam kehidupan sehari-hari sering kali menjadi ujian terberat, bahkan dalam lingkup keluarga sekalipun.
“Nah yang payah ini sabarnya Ibu-ibu, sabarnya susah. Benar tidak? Ya, men sholat, yakin. Wajib, sunnah, terus sholat. Tapi habis sholat, anak lah mulai nakal dikit, lah kena peraning (dimarahi). Laki (suami) pulang telat, lah kena peraning lah,” kelakarnya.
Saparudin menambahkan bahwa sifat Maha Sabar (As-Sabur) ditempatkan Allah sebagai nama terakhir dalam Asmaul Husna untuk menunjukkan betapa besarnya nilai sebuah kesabaran. Di samping sabar, ia juga mengajak masyarakat untuk selalu mengedepankan sifat berbaik sangka (husnuzon) dan menjauhkan diri dari prasangka buruk kepada sesama.
Lebih lanjut, dirinya menggarisbawahi bahwa kesempurnaan iman dan salat harus diiringi dengan aksi nyata dalam membantu sesama, khususnya fakir miskin dan anak yatim. Ia menegaskan bahwa kunci pembuka pintu rezeki yang melimpah adalah dengan rajin berbagi dan mengikis sifat kikir.
“Padahal kata Allah kalau nak dapat rezeki yang banyak, bukan sholat. Kalau sholat itu untuk mencegah perbuatan keji dan munkar. Tapi kalau dapat rezeki yang banyak, rajin-rajin berbagi. Jangan pelit. Itulah kuncinya, tidak ada kunci yang lain. Semakin kita banyak berbagi, Allah akan berikan rezeki. Yakin lah itu,” tegasnya.
Momentum pengajian ini juga bertepatan dengan rangkaian peringatan Hari Jadi ke-269 Kota Pangkalpinang. Saparudin berharap kota ini senantiasa dilimpahi keberkahan dan masyarakatnya selalu dalam lindungan Allah Subhanahu Wa Ta’ala.
Di kesempatan itu, Saparudin turut mengundang seluruh jemaah dan masyarakat untuk hadir dalam acara Zikir Akbar yang rencananya akan digelar pada 3 Oktober mendatang di Alun-Alun Taman Merdeka.
“Kita akan berzikir akbar. Insyaallah ada sekitar 3.000 orang dan kita akan mengundang seorang syekh dari Mekkah. Akan hadir bersama dengan kita, berzikir bersama. Dengan harapan tentunya di tahun-tahun yang akan datang kota Pangkalpinang kita ini semakin berkah,” pungkasnya.
- Penulis: admin


