Fery Afriyanto Resmi Jabat Sekda Babel Definitif, Ini Target Utamanya
- account_circle admin
- calendar_month Sen, 5 Okt 2026
- visibility 46
- comment 0 komentar

Fery Afriyanto Resmi Jabat Sekda Babel Definitif, Ini Target Utamanya
DOORSTOP.ID, PANGKALPINANG — Gubernur Bangka Belitung, Hidayat Arsani, resmi melantik Fery Afriyanto sebagai Sekretaris Daerah (Sekda) definitif Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Prosesi pelantikan berlangsung khidmat di Ruang Pasir Padi, Kantor Gubernur, Senin (5/10/2026).
Usai pelantikan, Fery menegaskan komitmennya untuk langsung bekerja memimpin birokrasi dan menyelaraskan jalannya roda pemerintahan demi menyukseskan program kerja kepala daerah.
“Selaku (Sekda), kita harus di depan untuk dapat melaksanakan apa yang menjadi program kerja Pak Gubernur, Pemerintah Provinsi Bangka Belitung. Saya akan melakukan koordinasi administrasi secara menyeluruh ke seluruh perangkat daerah agar seluruh program bisa terlaksana dengan baik,” kata Fery kepada awak media.
Selain mengawal program strategis Gubernur, Fery membidik penguatan internal di tubuh Pemprov Bangka Belitung sebagai agenda prioritas. Ia menilai pembenahan administrasi dan kapasitas pegawai menjadi kunci utama optimalnya pelayanan publik.
“Kemudian juga penguatan administrasi internal itu yang harus dilakukan, dan tentu saja untuk meningkatkan kapasitas sumber daya internal kita yang ada di pemerintahan,” lanjutnya.
Fery yang sebelumnya menjabat sebagai Penjabat (Pj) Sekda mengaku tidak menemukan kendala berarti dalam transisi jabatan barunya ini. Menurutnya, ritme kerja yang ia jalani ke depan tidak akan jauh berbeda dengan tanggung jawab sebelumnya.
“Secara tugas dan fungsi hampir sama. Jadi hari ini diangkat Sekda definitif berdasarkan Keputusan Presiden,” jelas Fery saat ditanya mengenai perbedaan rasa setelah resmi dilantik secara definitif.
Di tengah kondisi fiskal daerah yang terbatas, Fery juga menyambut positif informasi mengenai wacana pengalihan beban gaji PPPK dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) ke Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Kebijakan ini dianggap menjadi angin segar yang sangat dinantikan oleh daerah.
“Itu yang kita harapkan ke depan. Jadi seluruh gaji PPPK, baik itu yang full-time atau paruh waktu, dapat dialokasikan dari APBN. Kita harapkan juga ada penambahan DAU (Dana Alokasi Umum) untuk gaji tersebut,” ungkap Fery.
Menutup keterangannya, Fery memperkirakan masa baktinya sebagai pucuk pimpinan tertinggi birokrasi Bangka Belitung ini akan berlangsung cukup panjang. Masa pensiunnya diprediksi berjalan beriringan dengan akhir masa jabatan Gubernur.
“Ya hampir sama. Jadi saya kurang lebih kalaupun terus melaksanakan tugas sebagai Sekda, berakhir di tahun 2030,” tutup Fery.
- Penulis: admin


