Breaking News
light_mode
Beranda » BERITA » 5 Ide Bisnis UMKM dan Cara Menjalankannya, Omzet Bisa Miliaran

5 Ide Bisnis UMKM dan Cara Menjalankannya, Omzet Bisa Miliaran

  • account_circle Vritimes
  • calendar_month Sel, 6 Okt 2026
  • visibility 43
  • comment 0 komentar

DOORSTOP.id, Jakarta – Memulai usaha sering kali bukan soal keberanian, tetapi menemukan ide bisnis yang tepat untuk dijalankan. Banyak calon pengusaha ingin terjun ke dunia bisnis, namun masih mencari peluang yang realistis, memiliki pasar, dan dapat dikembangkan dalam jangka panjang.

Di tengah beragamnya kebutuhan konsumen, peluang usaha bisa muncul dari berbagai sektor. Produk sederhana pun dapat memiliki nilai ekonomi lebih besar ketika dikembangkan melalui inovasi, strategi pemasaran, dan perluasan pasar.

Simak lima contoh bisnis dari para pengusaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) binaan Program Pemberdayaan UMKM “Sampoerna Entrepreneurship Training Center” (SETC) yang disampaikan pada acara Program Bootcamp UMKM Untuk Indonesia (UUI) 2026: Kita Mau Kita Bisa, Menembus Batas, Membuka Pasar Global. Bukan hanya soal produk, tetapi juga bagaimana bisnis dikembangkan hingga mampu membuka pasar baru dan berpotensi mencapai omzet miliaran.

 1.  Custom Seragam Korporasi

Temasira mengembangkan produk fashion custom yang tidak hanya mengandalkan logo, tetapi mengangkat cerita dan identitas perusahaan ke dalam desain. Owner Temasira, Ali Eunoia, mengatakan proses tersebut dimulai dengan memahami nilai, ideologi, dan kebutuhan klien sebelum diterjemahkan menjadi desain dan produk.

Dari media sosial dan iklan digital, Temasira mulai membuka peluang ke pasar korporasi. Menurut Ali, pada awalnya ia belum secara khusus memikirkan strategi mendekati pasar corporate. Namun, iklan yang ditayangkan justru mendatangkan pemilik bisnis yang membutuhkan produk dalam jumlah besar.

“Awalnya kami tidak kepikiran bagaimana approaching corporate. Ternyata dari iklan saja ada business owner yang datang,” ujar Ali.

Temasira kemudian mengembangkan pendekatan one-on-one untuk menggali kebutuhan calon klien. Kebutuhan tersebut tidak hanya berupa seragam kerja, tetapi juga apparel event dan merchandise. Dari pendekatan tersebut, Temasira bahkan menemukan calon klien dengan anggaran sekitar Rp1,5 miliar untuk kebutuhan apparel dan merchandise.

Selain menawarkan custom motif dengan minimum order mulai 30 pieces, Temasira juga memberikan rekomendasi material dan desain sesuai kebutuhan klien serta menyediakan opsi express production.

2.  Memanfaatkan Pisang

Bananania melihat keterbatasan daya simpan pisang sebagai peluang untuk menciptakan produk bernilai tambah. Owner Bananania, Sofyani Mirah, mengatakan pihaknya mengolah pisang menjadi keripik, selai, tepung pisang gluten-free, hingga cookies berbahan 100 persen pisang.

Bisnis tersebut juga dibangun dengan melibatkan petani. Karena hasil kebun sendiri belum mampu memenuhi seluruh kebutuhan bahan baku, Bananania bekerja sama dengan sejumlah petani dan menerapkan SOP serta quality control untuk menjaga kualitas. Bananania juga telah menerapkan standar Hazard Analysis Critical Control Point (HACCP) dan Good Manufacturing Practices (GMP).

Dari sisi pasar, produk Bananania telah masuk ke lebih dari 600 outlet dan dipasarkan melalui kanal online maupun offline. Bananania juga telah melakukan ekspor ke Kanada, Malaysia, Filipina, Australia, dan Amerika Serikat, serta mempersiapkan ekspansi ke Korea Selatan.

Ke depan, Bananania membuka peluang melalui perluasan distribusi, ekspor, dan co-branding. Bananania juga mengembangkan konsep zero waste dengan memanfaatkan kulit pisang sebagai bahan baku enzim yang kemudian digunakan sebagai pupuk. Strategi tersebut menjadi bagian dari upaya menciptakan nilai ekonomi lebih besar dari komoditas lokal.

 3.  Budaya Makan Sambal

Quinn of Spicy melihat budaya makan masyarakat Indonesia yang sulit dipisahkan dari sambal sebagai peluang bisnis. Produk ini memadukan cabai dengan andaliman, rempah khas Sumatera Utara, yang memberikan sensasi pedas dan aroma khas.

“Kami menggabungkannya dengan rempah khas, namanya andaliman. Menghasilkan rasa pedas dan aroma yang khas,” ujar Owner Quinn of Spicy, Rudy Yanto.

Sejak berdiri pada 2020, Quinn of Spicy memperluas bisnis dari kanal digital ke modern trade. Produknya disebut telah terjual lebih dari 400 ribu unit di lokapasar dengan rating 4,5 dari lebih dari 30 ribu penilaian konsumen. Kapasitas produksi kini mencapai sekitar 20 ribu pieces per bulan dengan dukungan sekitar 25 pekerja lokal.

Selain memperluas distribusi ke jaringan modern trade di Sumatera, Quinn of Spicy juga memberdayakan tenaga kerja lokal, memberikan edukasi kepada UMKM, serta mengolah limbah produksi menjadi pupuk kompos.

Setelah membangun pasar domestik, Quinn of Spicy mulai membidik pasar internasional dengan mengikuti World Food Expo dan Food Hall di Singapura.

4.  Makanan Sehat

Granola Addict mengembangkan produk berbasis sereal seperti granola, muesli, premix, hingga biskuit. Bisnis yang dikembangkan Owner Granola Addict, Steven Kurniawan, tersebut awalnya bertumbuh melalui lokapasar sebelum memperluas penjualan ke pasar offline dan business-to-business (B2B), termasuk sektor perhotelan.

Pandemi COVID-19 sempat menekan penjualan online. Kondisi tersebut mendorong Granola Addict mencari kanal pasar baru dengan masuk ke hotel-hotel. Strategi ini kemudian membuka peluang baru, terutama di Bali yang kini menjadi salah satu pasar utama perusahaan.

Steven menyebut masih terdapat ribuan hotel di Indonesia yang belum digarap. Karena itu, sektor perhotelan dinilai masih memberikan ruang ekspansi, dengan dukungan relasi bisnis dan jaringan vendor yang telah dibangun.

“Untuk pengembangan ke depannya, kita mungkin akan masuk ke daerah-daerah dengan pasar yang potensial ataupun nanti ke luar negeri,” kata Steven.

5.  Camilan Sehat Kaya Rasa

Casa Grata hadir sejak 2018 dengan menawarkan camilan yang menggabungkan aspek kesehatan dan cita rasa. Owner Casa Grata, Jane Tanuwijaya, mengatakan produknya dirancang bagi konsumen yang ingin menikmati camilan tanpa mengesampingkan gaya hidup sehat.

Diferensiasi Casa Grata terletak pada produk gluten-free, sugar-free, vegan, yang telah memenuhi ketentuan halal. Saat ini, Casa Grata memiliki 10 varian rasa dan terus mengembangkan produk melalui product extension, termasuk cake flavors dan dip.

Selain menyasar konsumen individu melalui B2C, Casa Grata mengembangkan pasar B2B melalui kanal online, offline event, retail, supermarket, corporate, hingga ekspor. Mereka juga melihat peluang di sektor maskapai penerbangan, hotel, dan resort serta menjajaki kerja sama dengan buyer internasional.

Perluasan pasar tersebut diikuti dengan peningkatan kapasitas dan efisiensi produksi. Dengan diferensiasi produk sehat yang tetap mengedepankan rasa, pilihan varian, dan fleksibilitas distribusi, Casa Grata menargetkan produknya semakin mudah diakses konsumen di pasar Indonesia maupun internasional.

Sebagai informasi, SETC merupakan program pemberdayaan UMKM yang digagas PT HM Sampoerna Tbk. (Sampoerna) di bawah payung Program Keberlanjutan “Sampoerna Untuk Indonesia”.

SETC juga memiliki 30 Collaborator Hub di 17 provinsi yang mendampingi lebih dari 2.300 UMKM secara berkelanjutan. Jejaring tersebut berperan sebagai local enabler dalam memperkuat kapabilitas pengusaha UMKM, membuka akses pasar, dan meningkatkan daya saing.

Melalui pelatihan, pendampingan, jejaring kolaborasi, dan akses pasar, SETC berupaya membantu pelaku UMKM membangun fondasi usaha agar mampu menangkap peluang pertumbuhan yang lebih besar.

Press release ini juga sudah tayang di VRITIMES

  • Penulis: Vritimes

Rekomendasi Untuk Anda

  • 123 Bintara Polri Dilantik di SPN Polda Babel, ini Pesan Kapolda

    123 Bintara Polri Dilantik di SPN Polda Babel, ini Pesan Kapolda

    • calendar_month Rab, 18 Des 2024
    • account_circle admin
    • visibility 111
    • 0Komentar

    DOORSTOP.ID, PANGKALPINANG — Sebanyak 123 Bintara Polri resmi dilantik dan menyandang pangkat Brigadir Polisi Dua (Bripda) dalam upacara penutupan pendidikan, pelantikan, dan pengambilan sumpah Bintara Polri Gelombang II Tahun Anggaran 2024. Upacara ini dipimpin langsung oleh Kapolda Bangka Belitung, Irjen Pol Hendro Pandowo, di halaman Sekolah Polisi Negara (SPN) Polda Bangka Belitung, pada Rabu (18/12/24) […]

  • Kolaborasi untuk Konservasi, PT Timah Dukung Pelepasliaran Satwa Endemik di Hari Primata

    Kolaborasi untuk Konservasi, PT Timah Dukung Pelepasliaran Satwa Endemik di Hari Primata

    • calendar_month Jum, 31 Jan 2025
    • account_circle admin
    • visibility 93
    • 0Komentar

    Kolaborasi untuk Konservasi, PT Timah Dukung Pelepasliaran Satwa Endemik di Hari Primata DOORSTOP.ID, BANGKA BARAT — PT Timah Tbk kembali menunjukkan peran aktifnya dalam mendukung upaya konservasi satwa. Hal ini sebagai bagian dari Komitmen perusahaan melakukan pelestarian lingkungan. Kali ini PT Timah bersama Lembaga Konservasi Pusat Penyelamatan Satwa Alobi Bangka Belitung, BKSDA Sumsel, Balai Karantina […]

  • PT TIMAH Perkuat Dukungan bagi Dunia Pendidikan, Mahasiswa  Belajar Langsung Proses Pengolahan Timah

    PT TIMAH Perkuat Dukungan bagi Dunia Pendidikan, Mahasiswa Belajar Langsung Proses Pengolahan Timah

    • calendar_month Sel, 30 Jun 2026
    • account_circle admin
    • visibility 66
    • 0Komentar

    PT TIMAH Perkuat Dukungan bagi Dunia Pendidikan, Mahasiswa  Belajar Langsung Proses Pengolahan Timah DOORSTOP.ID, BANGKA BARAT — Komitmen PT TIMAH (Persero) Tbk dalam mendukung dunia pendidikan terus diwujudkan melalui pemberian kesempatan magang bagi mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia. Program magang yang diberikan PT TIMAH ini menjadi wadah bagi mahasiswa untuk memperoleh pengalaman kerja […]

  • Dukung Pendidikan, PT Timah Berikan Meja dan Kursi untuk SDN 21 Gantung

    Dukung Pendidikan, PT Timah Berikan Meja dan Kursi untuk SDN 21 Gantung

    • calendar_month Kam, 5 Des 2024
    • account_circle admin
    • visibility 87
    • 0Komentar

    DOORSTOP.ID, GANTUNG — PT Timah Tbk terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung sektor pendidikan sebagai bagian dari upaya memperkuat sumber daya manusia (SDM). Langkah ini sejalan dengan Asta Cita Presiden Prabowo, khususnya poin yang menekankan pentingnya peningkatan kualitas pendidikan. Untuk itu, pada Kamis (5/12/2024), PT Timah Tbk menyerahkan bantuan berupa meja dan kursi untuk siswa kelas […]

  • Buka Pertemuan Teknis 2026, Dinkes Babel Sebut Perencanaan Hulu Tata Kelola SDMK

    Buka Pertemuan Teknis 2026, Dinkes Babel Sebut Perencanaan Hulu Tata Kelola SDMK

    • calendar_month Kam, 11 Jun 2026
    • account_circle admin
    • visibility 70
    • 0Komentar

    Buka Pertemuan Teknis 2026, Dinkes Babel Sebut Perencanaan Hulu Tata Kelola SDMK DOORSTOP.ID, PANGKALPINANG — Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Ria Agustine, menekankan bahwa perencanaan merupakan hulu dari tata kelola Sumber Daya Manusia Kesehatan (SDMK) yang komprehensif. Hal tersebut diungkapkan Ria, pada pertemuan teknis analisis perhitungan Rencana Kebutuhan (Renbut) SDMK Tingkat […]

  • Sepanjang 2026, TP-PKK Babel Gelar Khitanan Massal Gratis dengan Nilai Manfaat Capai Rp500 Juta

    Sepanjang 2026, TP-PKK Babel Gelar Khitanan Massal Gratis dengan Nilai Manfaat Capai Rp500 Juta

    • calendar_month Sel, 30 Jun 2026
    • account_circle admin
    • visibility 60
    • 0Komentar

    Sepanjang 2026, TP-PKK Babel Gelar Khitanan Massal Gratis dengan Nilai Manfaat Capai Rp500 Juta DOORSTOP.ID, BELITUNG TIMUR — Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) menggelar program khitanan massal gratis dengan total nilai manfaat mencapai Rp500 juta. Program ini menyasar 500 anak di seluruh wilayah Babel sepanjang tahun 2026. Ketua […]

expand_less