Hingga Malam Ini, PWI Babel Telah Himpun Dana Rp 105,5 Juta untuk Bantu Korban Kebakaran Serdang
- account_circle admin
- calendar_month Ming, 11 Okt 2026
- visibility 47
- comment 0 komentar

Hingga Malam Ini, PWI Babel Telah Himpun Dana Rp 105,5 Juta untuk Bantu Korban Kebakaran Serdang
DOORSTOP.ID, PANGKALPINANG — Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung berhasil mengumpulkan dana sebesar Rp 105,5 juta untuk membantu korban kebakaran hebat di Dusun Serdang 2, Desa Jelutung, Kecamatan Simpang Rimba, Kabupaten Bangka Selatan. Jumlah tersebut terhimpun hingga Minggu malam, 11 Oktober 2026 pukul 22.30 WIB melalui aksi kemanusiaan bertajuk #PWIPeduliBencanaKebakaranSerdang.
Kebakaran besar yang melanda pada Sabtu siang, 10 Oktober 2026, telah menghanguskan sedikitnya 500 unit rumah berdasarkan data resmi Tim Terpadu. Akibat musibah ini, sekitar 2.000 warga kehilangan tempat tinggal dan kini terpaksa mengungsi di tenda-tenda darurat yang didirikan di halaman gedung SDN 7 Simpang Rimba.
Ketua PWI Babel, M. Fathurrakhman menyatakan bahwa penggalangan dana ini dibuka sejak Minggu siang dan mendapat respons yang luar biasa dari berbagai kalangan. Pihaknya akan menyalurkan seluruh dana yang terkumpul dalam bentuk barang kebutuhan pokok, dengan prioritas utama untuk kelompok rentan seperti anak-anak dan perempuan.
“Alhamdulillah lewat aksi #PWIBABELPeduli sejak dibuka penggalangan dana Minggu siang hingga malam sudah terkumpul Rp 105,5 juta dari berbagai pihak yang peduli,” kata pria yang akrab disapa Boy tersebut, Minggu malam (11/10/2026).
“Dari dana yang terkumpul akan kita belikan berbagai keperluan pengungsi, terutama kelompok rentan. Kita berharap masyarakat lainnya ikut berpartisipasi dalam membantu saudara kita yang tertimpa musibah,” lanjut Boy.
Boy juga menyampaikan rasa terima kasih mendalam kepada seluruh donatur yang telah mengulurkan tangan. Mengingat masa tanggap darurat yang masih berjalan, ia mengajak masyarakat luas untuk terus memberikan dukungan bagi ribuan warga di pengungsian.
“Kami mengajak masyarakat secara luas untuk bersama-sama membantu baik materi maupun doa sebagai penguat bagi saudara-saudara kita yang sedang tertimpa musibah,” ucapnya.
Saat ini, Tim Terpadu masih terus melakukan identifikasi di lapangan karena data kerugian material maupun jumlah korban jiwa belum bersifat final. Di lokasi pengungsian, petugas telah mengoperasikan posko kesehatan dan dapur umum untuk memenuhi kebutuhan harian warga.
Berdasarkan laporan tim lapangan, para pengungsi saat ini sangat mendambakan bantuan spesifik untuk kebutuhan sanitasi dan konsumsi balita. Penasehat PWI Bangka Selatan (Basel), Dedy Irawan, merinci beberapa barang yang mendesak untuk segera disalurkan.
“Berdasarkan hasil identifikasi tim PWI di lapangan dibutuhkan pampers/popok dan susu anak, pakaian dalam wanita anak, remaja dan dewasa. Selain itu, seperti handuk, botol susu, ikan asin dan lainnya,” jelas Dedy.
PWI Babel bergerak cepat menanggapi situasi ini. Rencananya, seluruh barang kebutuhan yang telah teridentifikasi akan dibeli pada Senin besok (12/10/2026). Selanjutnya, armada bantuan PWI Babel dijadwalkan berangkat dari Pangkalpinang menuju lokasi pengungsian pada Selasa (13/10/2026) untuk langsung mendistribusikan logistik kepada para korban.
- Penulis: admin


