Gubernur Hidayat Arsani Tinjau Pengungsian Kebakaran Dusun Serdang, Tegaskan Pemerintah Bertanggung Jawab Penuh
- account_circle admin
- calendar_month Ming, 18 Okt 2026
- visibility 39
- comment 0 komentar

Gubernur Hidayat Arsani Tinjau Pengungsian Kebakaran Dusun Serdang, Tegaskan Pemerintah Bertanggung Jawab Penuh
DOORSTOP.ID, SIMPANG RIMBA — Gubernur Kepulauan Bangka Belitung Hidayat Arsani menegaskan komitmen pemerintah untuk bertanggung jawab penuh atas penanganan warga terdampak kebakaran di Dusun Serdang, Desa Jelutung II, Kecamatan Simpang Rimba, Kabupaten Bangka Selatan. Hal ini diungkapkannya saat meninjau langsung lokasi pengungsian sementara dan kawasan permukiman warga pada Sabtu (17/10/2026).
Gubernur Hidayat sengaja datang untuk memastikan masyarakat yang kehilangan tempat tinggal mendapatkan penanganan yang layak. Kunjungan ini sekaligus menjadi ruang koordinasi untuk merumuskan solusi jangka panjang agar para korban bisa membangun kembali kehidupan mereka secara bertahap.
Saat menyisir lokasi bencana, ia didampingi Ketua TP PKK Provinsi Babel Noni Hidayat, Sekretaris Daerah Babel Fery Afriyanto, serta Bupati dan Wakil Bupati Bangka Selatan beserta jajarannya.
Hidayat memeriksa langsung fasilitas pengungsian sementara dari Kementerian Sosial yang kini menampung warga. Fasilitas tersebut berupa 53 tenda, 25 tenda dome, dua tenda serbaguna, dan empat unit WC portabel. Sarana ini menjadi tempat bernaung darurat setelah musibah kebakaran hebat menghancurkan 245 rumah warga.
“Ini merupakan kunjungan kedua saya. Di sini saya meninjau lokasi pengungsian sementara yang diharapkan ke depannya dapat menjadi permanen. Saya sebagai gubernur bertanggung jawab atas musibah ini dan berkoordinasi dengan Bupati Bangka Selatan untuk mencari solusinya,” ujar Hidayat.
Ia menekankan penanganan pascabencana tidak boleh mandek pada penyediaan tenda darurat saja. Pemerintah daerah harus bergerak cepat menyiapkan langkah lanjutan agar masyarakat segera mendapatkan hunian yang layak. Hidayat juga menginstruksikan jajarannya agar memanfaatkan seluruh bantuan dari berbagai sektor secara optimal.
“Koordinasikan dengan Tim Satgas dan Pak Bupati, lalu segera laporkan kepada saya. Wewenang operasional saya serahkan kepada Pak Bupati. Hal terpenting adalah seluruh kebutuhan harian, dokter, serta perawat disiapkan dengan baik. Kita dapat menghadapi ini melalui semangat kebersamaan dan gotong royong masyarakat Bangka Belitung,” tegasnya.
Di tengah situasi sulit ini, ia mengimbau pimpinan daerah, partai politik, pelaku usaha, hingga organisasi kemasyarakatan untuk bahu-membahu meringankan beban korban tanpa harus selalu bergantung pada bantuan pusat.
“Kita tidak merengek kepada pemerintah pusat, melainkan bergotong royong. Meskipun sedang menghadapi kesulitan, kita jangan lupa untuk bahagia,” tuturnya.
Ia pun mengapresiasi gelombang kepedulian sosial masyarakat Bangka Belitung yang terus mengalirkan bantuan ke lokasi bencana.
“Terima kasih kepada masyarakat Bangka Belitung yang memiliki kepedulian sosial luar biasa. Atas musibah ini, kita tidak boleh cengeng. Kami akan bertanggung jawab bersama. Meskipun dana royalti dari pusat sebesar Rp5 triliun belum dicairkan, kami tetap bertanggung jawab,” tambahnya lagi.
Apresiasi tinggi juga ia berikan kepada petugas dan relawan lapangan yang sigap bersiaga, termasuk tim Taruna Siaga Bencana atau Tagana, Basarnas, ABPEDNAS, serta unsur TNI/Polri.
Merespons kehadiran orang nomor satu di Babel tersebut, Bupati Bangka Selatan Riza Herdavid menyampaikan rasa terima kasihnya atas totalitas yang ditunjukkan sang Gubernur.
“Bangga memiliki gubernur yang menunjukkan totalitas dan langsung turun tangan atas musibah di Bangka Selatan. Terima kasih, Pak Gubernur,” ucap Riza.
Hingga saat ini, sebagian warga korban kebakaran memilih menumpang di rumah kerabat terdekat. Namun, sebanyak 70 kepala keluarga tercatat masih bertahan di posko pengungsian SDN 7 Simpang Rimba. Penyiapan hunian sementara ini menjadi langkah awal sebelum rencana pemulihan jangka panjang resmi dieksekusi oleh pemerintah.
- Penulis: admin


