Breaking News
light_mode
Beranda » ARTIKEL » Ketika Laut Tak Lagi Biru

Ketika Laut Tak Lagi Biru

  • account_circle admin
  • calendar_month Kam, 30 Jan 2025
  • visibility 112
  • comment 0 komentar

Ketika Laut Tak Lagi Biru

Oleh: Riki Saputra (Wartawan Sekilas Indo News)

Senja perlahan menyelimuti ujung selatan Pulau Bangka, mewarnai langit dengan semburat jingga dan ungu.

Ombak datang bergulung, menghantam bibir pantai yang semakin hari semakin berubah.

Dulu, laut di sini begitu jernih, memantulkan cahaya matahari sore seperti cermin raksasa yang menenangkan.

Tapi kini, pantulannya buram, keruh oleh lumpur yang terangkat dari dasar lautan.

Di kejauhan, deretan ponton kayu mengapung di permukaan air, berbaris seperti bidak catur yang diam namun bekerja tanpa henti.

Tak jauh dari sana, kapal-kapal besar berwarna putih dan biru bergerak lambat namun pasti.

Mereka bukan kapal pesiar, bukan pula kapal kargo atau kapal Fery. Mesin-mesinnya menggeram, menandakan bahwa mereka sedang bekerja, bukan berlayar.

Dari tubuh kapal, pipa-pipa panjang menjulur ke bawah, menembus permukaan laut, mengaduk-aduk dasar samudera, menghisap sesuatu yang berharga dari perut bumi.

Pak Rauf berdiri di tepi pantai, matanya yang mulai rabun tetap bisa melihat jelas perubahan yang terjadi di depan matanya.

Dulu, laut adalah rumah, tempat di mana hidup dan penghidupan berjalan harmonis. Ia ingat saat perahunya bisa berlayar bebas, jaringnya bisa dilempar tanpa khawatir tersangkut sesuatu di bawah air.

Tapi kini?

Ia menghela napas panjang. Laut yang dulu memberi kini lebih banyak diambil. Nelayan yang dulu menggantungkan hidupnya pada ombak, perlahan dipaksa untuk mencari sumber penghidupan lain.

Di belakangnya, beberapa pemuda duduk di atas dermaga kayu yang mulai lapuk. Mereka memperhatikan kapal-kapal putih dan biru itu dengan sorot mata kosong.

Sebagian dari mereka telah menyerah untuk melaut, memilih bekerja di kapal-kapal itu, menjalani hari dengan seragam yang berbeda dari ayah dan kakek mereka.

“Pak, besok saya coba melaut lagi,” ujar seorang pemuda, membawa jaring yang sudah usang. “Mungkin ke arah yang lebih jauh.”

Pak Rauf tersenyum kecil, meski ada getir yang sulit disembunyikan di matanya.

“Hati-hati, Nak. Laut ini tak lagi sama seperti dulu,” ujar pak Rauf.

Malam perlahan turun, menggantikan senja yang semakin redup. Lampu-lampu di kapal besar itu mulai menyala, berpendar seperti kota terapung di tengah laut.

Dari kejauhan, mereka tampak indah, seperti gugusan bintang yang jatuh ke permukaan air. Tapi Pak Rauf tahu, cahaya itu bukanlah harapan. Itu adalah tanda bahwa lautan semakin terkuras, sedikit demi sedikit.

Ia menatap laut yang tak lagi biru, seperti menatap masa depan yang tak lagi pasti.

Di bawah langit yang semakin gelap, angin berbisik pelan, membawa pertanyaan yang menggantung di udara. Apakah ada jalan untuk maju tanpa harus mengorbankan terlalu banyak? Apakah masih ada ruang bagi laut untuk bernapas kembali?

Entah kapan pertanyaan itu akan menemukan jawabannya. Yang pasti, laut tetap beriak, angin tetap berhembus, dan senja akan terus datang, membawa refleksi bagi mereka yang masih peduli.

Tapi satu hal yang tak bisa disangkal, lautan ini telah berubah, dan birunya perlahan menghilang. (*)

  • Penulis: admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • PT Timah dan AIMI Babel Bersinergi Atasi Stunting di Desa Cupat: Edukasi Gizi sebagai Solusi

    PT Timah dan AIMI Babel Bersinergi Atasi Stunting di Desa Cupat: Edukasi Gizi sebagai Solusi

    • calendar_month Sel, 3 Des 2024
    • account_circle admin
    • visibility 126
    • 0Komentar

    DOORSTOP.ID, BANGKA BARAT — PT Timah Tbk terus menunjukkan komitmennya terhadap peningkatan kualitas hidup masyarakat dengan mengadakan edukasi gizi di Desa Cupat, Kecamatan Parit Tiga, Kabupaten Bangka Barat, Kepulauan Bangka Belitung (Babel) pada Senin (2/12/2024). Berkolaborasi dengan Asosiasi Ibu Menyusui Indonesia Bangka Belitung (AIMI Babel), kegiatan ini menjadi salah satu upaya strategis untuk mendukung pemerintah […]

  • BRILiaN Culture Festival BRI Region 6, Lomba Bola Voli Jadi Ajang Perkuat Kekompakan Pekerja

    BRILiaN Culture Festival BRI Region 6, Lomba Bola Voli Jadi Ajang Perkuat Kekompakan Pekerja

    • calendar_month Sel, 6 Okt 2026
    • account_circle VRITIMES
    • visibility 24
    • 0Komentar

    DOORSTOP.ID, JAKARTA – Rangkaian BRILiaN Culture Festival (BCF) BRI Region 6 di Ciloto berlangsung semakin meriah dengan digelarnya lomba bola voli antar pekerja. Kegiatan ini menjadi salah satu rangkaian acara yang menghadirkan suasana penuh semangat, keceriaan, dan sportivitas sekaligus menjadi momentum untuk mempererat kebersamaan antar pekerja BRI Region 6. Pertandingan bola voli berlangsung dengan penuh […]

  • Beli Gas Melon Wajib di Pangkalan Resmi, Temukan Pangkalan Terdekat di Tautan Berikut

    Beli Gas Melon Wajib di Pangkalan Resmi, Temukan Pangkalan Terdekat di Tautan Berikut

    • calendar_month Sab, 1 Feb 2025
    • account_circle admin
    • visibility 89
    • 0Komentar

    Beli LPG 3 Kg atau Gas Melon, Wajib di Pangkalan Resmi, Temukan Pangkalan Terdekat di Tautan Berikut DOORSTOP.ID — Mulai 1 Februari 2025, pembelian LPG 3 kg atau gas melon hanya dapat dilakukan di Pangkalan Resmi Pertamina. Masyarakat yang ingin mencari lokasi pangkalan terdekat dapat mengakses tautan https://subsiditepatlpg.mypertamina.id/infolpg3kg atau menghubungi Call Centre 135. Kebijakan ini […]

  • Jasa Raharja Babel Serahkan ”Rompi Peduli, Sapu Hati Bersih” bagi Pejuang Kebersihan Pangkalpinang

    Jasa Raharja Babel Serahkan ”Rompi Peduli, Sapu Hati Bersih” bagi Pejuang Kebersihan Pangkalpinang

    • calendar_month Jum, 24 Okt 2025
    • account_circle admin
    • visibility 101
    • 0Komentar

    Jasa Raharja Babel Serahkan ”Rompi Peduli, Sapu Hati Bersih” bagi Pejuang Kebersihan Pangkalpinang DOORSTOP.ID, PANGKALPINANG — PT Jasa Raharja Kantor Wilayah Kepulauan Bangka Belitung, menyerahkan bantuan kepada tenaga kebersihan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Pangkalpinang, berupa 100 rompi dan 100 sapu, serta dana kegiatan “Rompi Peduli, Sapu Hati Bersih” senilai Rp15 juta. Bantuan tersebut diterima […]

  • Kembali ke Yogyakarta: Dari Pangkalpinang, Pangkal Kemenangan Perjuangan

    Kembali ke Yogyakarta: Dari Pangkalpinang, Pangkal Kemenangan Perjuangan

    • calendar_month Sab, 16 Agu 2025
    • account_circle admin
    • visibility 167
    • 0Komentar

    Kembali ke Yogyakarta: Dari Pangkalpinang, Pangkal Kemenangan Perjuangan Oleh Dato’ Akhmad Elvian, DPMP, CECH (Sejarawan dan Budayawan, Penerima Anugerah Kebudayaan Indonesia). Pelaksanaan butir pertama dari Perjanjian Roem–Royen menjadi titik balik penting bagi Republik Indonesia. Pada 6 Juli 1949, Presiden Soekarno bersama rombongan resmi kembali ke Yogyakarta dari pengasingan di Pulau Bangka. Sebelum berangkat, Bung Karno […]

  • Promosikan Wastra Bangka Belitung, PT TIMAH Dukung Kain Cual Tampil di Dekranas 2026

    Promosikan Wastra Bangka Belitung, PT TIMAH Dukung Kain Cual Tampil di Dekranas 2026

    • calendar_month Rab, 8 Jul 2026
    • account_circle admin
    • visibility 75
    • 0Komentar

    Promosikan Wastra Bangka Belitung, PT TIMAH Dukung Kain Cual Tampil di Dekranas 2026 DOORSTOP.ID, PANGKALPINANG — PT TIMAH (Persero) Tbk kembali menunjukkan komitmennya dalam mendorong pengembangan UMKM sekaligus melestarikan warisan budaya daerah. Kali ini, PT TIMAH mendukung promosi Kain Cual Bangka Belitung pada ajang Pameran Kriya dan Wastra Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas) 2026 yang akan […]

expand_less