68 Korban TPPO Asal Babel Segera Dipulangkan, DPRD Babel Koordinasi dengan Kemenlu
- account_circle admin
- calendar_month Jum, 14 Mar 2025
- visibility 71
- comment 0 komentar

68 Korban TPPO Asal Babel Segera Dipulangkan, DPRD Babel Koordinasi dengan Kemenlu
DOORSTOP.ID, JAKARTA — Sebanyak 68 warga asal Bangka Belitung (Babel) yang menjadi korban Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) di perbatasan Myanmar-Thailand akan segera dipulangkan ke Tanah Air.
Kepastian ini diperoleh setelah DPRD Babel melakukan koordinasi dengan Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) RI di Jakarta, pada Kamis (13/3/2025).
Ketua DPRD Babel, Didit Sri Gusjaya, bersama jajaran mendatangi Kemenlu untuk memastikan proses pemulangan tersebut berjalan lancar.
Rombongan ini diterima langsung oleh Kepala Subbidang Wilayah I Kawasan Asia Tenggara Kemenlu, Rina Komariah, yang menyampaikan bahwa repatriasi 525 Warga Negara Indonesia (WNI), termasuk 68 korban asal Babel, akan dilaksanakan pada 17-19 Maret 2025.
“Kami memastikan bahwa pemerintah pusat telah bekerja optimal. Direncanakan, tanggal 17-19 Maret, seluruh korban, termasuk 68 warga Babel, akan dipulangkan,” ujar Rina, seperti dikutip dari laman Facebook DPRD Babel, Jumat (14/3/2025).
Didit menyoroti tingginya jumlah korban asal Babel yang mencapai hampir 11% dari total WNI yang dipulangkan.
“Ini menjadi perhatian serius bagi kami. Kami ingin memastikan mereka mendapatkan perlindungan dan bantuan yang dibutuhkan,” tegasnya.
Sesampainya di Indonesia, lanjut Didit, para korban akan ditempatkan di Rumah Perlindungan dan Trauma Center (RPTC) Kementerian Sosial (Kemensos) untuk proses rehabilitasi. Pihaknya juga berencana berkoordinasi dengan Kemensos guna memastikan kesiapan pemulangan mereka ke daerah asal.
Selain itu, pihaknya juga telah meminta pemerintah daerah menyiapkan anggaran transportasi bagi para korban dari Jakarta ke Bangka Belitung.
“Kami akan menggandeng Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) serta stakeholder terkait agar proses pemulangan berjalan lancar,” tutur Didit.
“Kami juga memohon doa dari seluruh masyarakat Babel agar proses ini dipermudah, sehingga para korban dapat segera kembali ke keluarga mereka dengan selamat,” pungkasnya.
- Penulis: admin


