Pemkot Pangkalpinang Siapkan Strategi Stabilisasi Harga Jelang Lebaran
- account_circle admin
- calendar_month Sen, 24 Mar 2025
- visibility 58
- comment 0 komentar

Pemkot Pangkalpinang Siapkan Strategi Stabilisasi Harga Jelang Lebaran
DOORSTOP.ID, PANGKALPINANG — Pemerintah Kota (Pemkot) Pangkalpinang, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, mengambil langkah cepat untuk menjaga stabilitas harga bahan pokok (bapok) pangan menjelang hari raya IdulFitri.
Penjabat (PJ) Wali Kota, Unu Ibnudin menyampaikan, bahwa langkah ini dilakukan untuk memastikan stok pangan mencukupi dan harga tetap terkendali.
Hal itu diungkapkannya saat memantau harga dan stok bahan pokok pangan di pasar ratu tunggal Pangkalpinang, Senin (24/3/2025).
Tim yang dipimpin oleh Unu Ibnudin, bersama Sekretaris Daerah (Sekda) Mie Go, serta jajaran dinas terkait tersebut, turun langsung ke pasar dan distributor-distributor utama di kota berjulukan pangkal kemenangan ini.
Ia juga menegaskan, pentingnya pemantauan bapok ini agar dapat menghindari lonjakan harga yang bisa memberatkan masyarakat.
“Kami ingin memastikan masyarakat tidak mengalami kesulitan dalam memperoleh bahan pokok pangan. Pemantauan ini juga dilakukan untuk mengantisipasi lonjakan harga yang dapat mempengaruhi daya beli,” ujar Unu.
Diungkapkannya, hasil pemantauan ini menunjukkan stok bapok masih dalam kondisi aman. Namun, ditemukan sedikit kenaikan harga pada beberapa komoditas akibat faktor distribusi dan peningkatan permintaan menjelang lebaran.
Untuk mengatasi potensi kenaikan harga yang lebih tinggi, pihaknya telah menyiapkan beberapa langkah strategis. Kepala Dinas Pangan dan Pertanian Pangkalpinang, Edi Romdhoni, menegaskan pihaknya akan terus berkoordinasi dengan distributor dan pedagang, agar tidak terjadi spekulasi harga.
“Kami memastikan pasokan tetap lancar dan mengantisipasi kemungkinan spekulasi harga yang dapat merugikan masyarakat,” kata Edi.
Selain itu, pihaknya juga telah menyiapkan skema intervensi pasar, seperti operasi pasar murah dan bantuan sosial bagi masyarakat terdampak kenaikan harga.
“Kami akan berkoordinasi dengan berbagai pihak agar distribusi tetap lancar dan harga pangan tetap terjangkau,” lanjut Edi.
Pihaknya juga mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan aksi borong, yang dapat memperburuk situasi dengan memicu kelangkaan bapok.
“Pemantauan akan terus dilakukan secara berkala agar kondisi harga tetap stabil, sehingga masyarakat bisa menjalani Ramadan ini dengan tenang tanpa terbebani lonjakan harga bapok yang biasa terjadi menjelang lebaran,” tandasnya.
- Penulis: admin


