April 2025, Pangkalpinang Alami Inflasi Tahunan 1,67 Persen
- account_circle admin
- calendar_month Jum, 2 Mei 2025
- visibility 90
- comment 0 komentar

April 2025, Pangkalpinang Alami Inflasi Tahunan 1,67 Persen
DOORSTOP.ID, PANGKALPINANG — Badan Pusat Statistik (BPS) menyebut Kota Pangkalpinang mengalami inflasi Tahunan (year on year) pada April 2025 sebesar 1,67 persen, yang diberi andil oleh komoditas makanan, minuman dan tembakau.
Hal tersebut disampaikan Kepala BPS Pangkalpinang, Dewi Savitri, dalam siaran pers rilis berita resmi statistik di kantor BPS Kota Pangkalpinang, Jumat (2/5/2025).
“Pada April 2025 terjadi inflasi year on year (y-on-y) Kota Pangkalpinang sebesar 1.67 persen dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) sebesar 106,81,” sebut Dewi.
“Inflasi y-on-y terjadi karena kenaikan harga yang ditunjukkan oleh naiknya indeks di kelompok pengeluaran makanan, minuman dan tembakau sebesar 3,71 persen,” tambahnya.
Selain itu, lanjut Dewi, untuk kelompok pakaian dan alas kaki sebesar 0,64 persen; kelompok perumahan, air, listrik, dan bahan bakar rumah tangga sebesar 0,50 persen; kelompok perlengkapan, peralatan, dan pemeliharaan rutin rumah tangga sebesar 0.38 persen: kelompok kesehatan sebesar 1,90 persen; kelompok rekreasi, olahraga, dan budaya sebesar 3.02 persen; kelompok pendidikan sebesar 1,78 persen; kelompok penyediaan makanan dan minuman/restoran sebesar 0.52 persen; dan kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya sebesar 3.27 persen.
Sebaliknya, tambah Dewi, kelompok yang mengalami deflasi y-on-y yaitu: kelompok transportasi sebesar 0,02 persen; dan kelompok informasi, komunikasi, dan jasa keuangan sebesar 0,50 persen. Kota Pangkalpinang mengalami inflasi month to month (m-to-m) sebesar 0,85 persen dan year to date (y-to-d) sebesar 1,89 persen.
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa perbandingan inflasi antar tahun pada April 2025, Kota Pangkalpinang mengalami inflasi y-on-y sebesar 0,85 persen dan y-to-d sebesar 1,89 persen. Tingkat inflasi y-on-y April 2025 lebih rendah daripada tingkat inflasi pada April 2024 dan April 2023 yaitu masing-masing sebesar 2,39 persen dan 2,78 persen.
Sementara itu, Plt. Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setdako Pangkalpinang, Juhaini, dalam kesempatan tersebut menyampaikan apresiasinya kepada Badan Pusat Statistik atau BPS yang secara rutin mengundang pihak pemerintah daerah untuk mengikuti rilis berita resmi statistik ini.
“Kegiatan ini merupakan salah satu upaya BPS dalam mensosialisasikan dan mencerdaskan bangsa melalui data,” ujar Juhaini dalam sambutannya.
Juhaini juga menyebut bahwa acara rilis berita statistik yang mencakup data inflasi bulanan Kota Pangkalpinang tahun 2025 ini, merupakan data yang sangat penting untuk memantau naik turunnya harga. Selain itu juga informasi yang disampaikan dapat membantu pihaknya dalam pengambilan keputusan strategis pengendalian inflasi di Kota Pangkalpinang.
“Seperti yang kami sampaikan tadi memang data rilis berita resmi statistik akan membantu pemerintah dalam menyusun perencanaan pembangunan, kebijakan, dan evaluasi program-program pemerintah,” tuturnya.
- Penulis: admin


