Ketua PWI Babel Desak Polisi Usut Dalang Pengeroyokan Wartawan di Beltim
- account_circle admin
- calendar_month Kam, 17 Jul 2025
- visibility 93
- comment 0 komentar

Ketua PWI Babel Desak Polisi Usut Dalang Pengeroyokan Wartawan di Beltim
DOORSTOP.ID, PANGKALPINANG – Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Mohammad Fathurrakhman (Boy), mendesak polisi mengusut tuntas kasus pengeroyokan terhadap wartawan yang terjadi di Belitung Timur (Beltim), Kamis (17/7/2025).
Boy menilai, aksi kekerasan terhadap Lendra Agus Setiawan dan dua wartawan lainnya bukan terjadi secara spontan. Ia menduga ada pihak yang sengaja merancang insiden tersebut.
“Kami menerima informasi dari korban dan beberapa pihak. Sebelumnya, Lendra dan kawan-kawan tengah aktif memberitakan proyek tambak udang milik PT VIP. Bahkan ada oknum yang sempat menghubungi korban terkait pemberitaan itu,” kata Boy, Kamis malam.
Boy menduga, ada pihak yang memprovokasi atau bahkan membayar pelaku untuk mengintimidasi wartawan.
“Polisi jangan hanya berhenti di pelaku lapangan. Dalang di balik pengeroyokan ini juga harus diungkap. Ini bukan sekadar tindak kekerasan, tapi upaya membungkam kerja jurnalistik,” tegasnya.
Boy menegaskan, peristiwa ini merupakan pelanggaran hukum dan ancaman nyata terhadap kemerdekaan pers, sebagaimana dijamin dalam Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999.
“Siapapun aktor intelektualnya harus diproses secara hukum. Tidak boleh ada yang kebal,” ujarnya.
Terkait insiden ini, PWI Babel menyatakan siap memberikan perlindungan dan bantuan hukum kepada anggotanya. Boy menyebut, pihaknya tengah mempertimbangkan pembentukan tim khusus untuk mengawal kasus ini.
“Kami akan mengawal proses hukum dan memastikan hak-hak wartawan terlindungi,” ujarnya.
Sebelumnya, Lendra Agus Setiawan, anggota PWI Babel, bersama dua wartawan lainnya, dikeroyok sejumlah preman saat meliput proyek tambak udang Vaname di kawasan Tanjung Batu Burok, Desa Mengkubang, Kecamatan Damar, Belitung Timur, Kamis (17/7/2025).
Akibat kejadian itu, Lendra mengalami luka memar di wajah dan beberapa bagian tubuh. Kasus ini telah dilaporkan ke Polres Belitung Timur dan saat ini masih dalam penanganan pihak kepolisian.
- Penulis: admin


