Eddy Iskandar Sambut Korban TPPO Asal Babel yang Berhasil Dipulangkan
- account_circle admin
- calendar_month Rab, 5 Mar 2025
- visibility 54
- comment 0 komentar

Eddy Iskandar Sambut Korban TPPO Asal Babel yang Berhasil Dipulangkan
DOORSTOP.ID, JAKARTA — Wakil Ketua DPRD Bangka Belitung, Eddy Iskandar, menyambut kepulangan dua warga Pangkalpinang, Yulian dan Reza, yang menjadi korban Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) di Myanmar.
Kedua korban akhirnya berhasil kembali ke Indonesia dan ditempatkan sementara di Rumah Perlindungan dan Trauma Center (RPTC) Bambu Apus, Jakarta, sebelum dipulangkan ke kampung halaman.
Eddy mengungkapkan, bahwa dirinya pertama kali mengetahui kasus ini pada 24 Februari lalu dari Kepala Dinas Tenaga Kerja Bangka Belitung. Sejak saat itu, ia terus berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk memantau perkembangannya, serta memastikan keselamatan warga Babel yang masih tertahan di Myanmar.
“Hari ini saya bersyukur dan bahagia bisa bertemu langsung dengan Reza dan Yulian. Saya berterima kasih atas bantuan sahabat saya, Pak Fitriansyah, serta komunikasi intens dengan Wakil Menteri P2MI, Ibu Cristhina Aryani, dan Kepala RPTC, Ibu Ani, yang telah mendukung proses pemulangan mereka,” ujar Eddy, seperti yang dikutip redaksi doorstop.id dari laman facebook resmi DPRD Babel pada Rabu (5/3/2025) malam.
Eddy juga mengajak masyarakat Bangka Belitung, untuk turut mendoakan agar para korban TPPO yang masih tertahan di Myanmar segera bisa kembali ke tanah air, terutama di momen bulan suci Ramadan ini.
Selain itu, ia menegaskan pentingnya peran dari pemerintah daerah dan aparat penegak hukum (APH) agar tidak hanya menangani kasus TPPO ini saja, tetapi juga mencegah agar kejadian serupa tidak terulang lagi di masa mendatang.
“Penting bagi pemerintah provinsi dan semua pihak untuk tidak hanya menyelesaikan persoalan ini secara hukum, tetapi juga mengambil langkah pencegahan,” tutur Eddy.
“Disnaker harus berperan dalam menyiapkan tenaga kerja yang memiliki keahlian dan pemahaman bahasa yang memadai agar mereka tidak mudah tertipu saat menerima tawaran pekerjaan di luar negeri,” pungkasnya.
- Penulis: admin


