Ekspor Timah Melambung dan Pariwisata Bergairah, Ekonomi Babel Tunjukkan Tren Positif
- account_circle admin
- calendar_month Sen, 4 Mei 2026
- visibility 77
- comment 0 komentar

Ekspor Timah Melambung dan Pariwisata Bergairah, Ekonomi Babel Tunjukkan Tren Positif
DOORSTOP.ID, PANGKALPINANG — Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) merilis potret terbaru kondisi ekonomi Negeri Serumpun Sebalai. Hasilnya, sejumlah sektor unggulan mulai dari ekspor timah hingga arus wisatawan menunjukkan performa yang menggembirakan di tengah inflasi yang tetap terjaga.
Kepala BPS Babel, Sugeng Arianto, dalam Berita Resmi Statistik pada Senin (4/5/2026), mengungkapkan bahwa Babel mencatat inflasi tahunan (year-on-year) sebesar 1,49 persen pada April 2026 dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) berada di level 107,61.
“Jika kita lihat secara bulanan, terjadi kenaikan harga atau inflasi month-to-month sebesar 0,39 persen. Komoditas seperti emas perhiasan, daging ayam ras, hingga cumi-cumi menjadi penyumbang utama inflasi tahunan kita,” ujar Sugeng.
Sementara itu, untuk kenaikan harga bulanan, sektor transportasi udara serta komoditas sayuran seperti sawi hijau menjadi pemicu utamanya.
Secara wilayah, Kabupaten Bangka Barat mencatatkan inflasi tahunan tertinggi sebesar 2,29 persen, disusul Belitung Timur sebesar 2,01 persen.
Kesejahteraan petani di Babel juga merangkak naik. Di mana, Nilai Tukar Petani (NTP) pada April 2026 tercatat sebesar 155,42 atau naik 0,36 persen. Kenaikan ini didorong oleh membaiknya harga komoditas perkebunan rakyat seperti karet, kelapa sawit, dan lada.
“Posisi NTP kita saat ini berada di peringkat kelima se-Sumatera. Ini menunjukkan daya beli petani kita masih cukup kuat meski ada kenaikan pada biaya konsumsi rumah tangga mereka,” tambah Sugeng.
Dari sisi perdagangan luar negeri, kinerja ekspor Babel menunjukkan ototnya. Pada Maret 2026, nilai ekspor mencapai US$211,30 juta. Timah tetap menjadi primadona dengan nilai ekspor US$197,31 juta, tumbuh hampir 10 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Dengan nilai impor yang sangat kecil, neraca perdagangan Babel pun mencetak surplus besar hingga US$210,66 juta.
Sektor pariwisata dan transportasi mengalami lonjakan yang signifikan. Jumlah perjalanan wisatawan nusantara (wisnus) ke Bangka Belitung pada Maret 2026 menembus angka 467,60 ribu perjalanan. Angka ini melonjak tajam 63,40 persen jika dibandingkan dengan Maret tahun lalu.
Geliat ini terlihat nyata di pintu-pintu kedatangan. Penumpang angkutan laut yang datang ke Babel meroket hingga 143,06 persen secara bulanan. Begitu pula dengan jalur udara, di mana Bandara Depati Amir Pangkalpinang dan Bandara H.A.S Hanandjoeddin Belitung, mencatatkan kenaikan jumlah penumpang berangkat rata-rata di atas 50 persen.
“Aktivitas mobilitas masyarakat dan kunjungan wisata yang meningkat ini menjadi sinyal positif bagi pertumbuhan ekonomi daerah. Meskipun rata-rata lama menginap tamu hotel masih di angka 1,58 malam, tren pergerakan orang masuk ke Babel menunjukkan optimisme yang kuat,” pungkassnya. (*)
Sumber: BPS Babel
- Penulis: admin


