FGD KPU Babel: Mengupas Dinamika dan Keberhasilan Pemilu 2024
- account_circle admin
- calendar_month Rab, 5 Mar 2025
- visibility 68
- comment 0 komentar

FGD KPU Babel: Mengupas Dinamika dan Keberhasilan Pemilu 2024
DOORSTOP.ID, PANGKALPINANG — Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kepulauan Bangka Belitung (Babel) menggelar Focus Group Discussion (FGD), guna menyusun laporan evaluasi Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Bangka Belitung 2024.
Diskusi yang berlangsung di ruang rapat kantor KPU Babel pada Rabu (5/3/2025) tersebut, dihadiri oleh berbagai pemangku kepentingan untuk merefleksikan dan menganalisis jalannya pesta demokrasi.
Ketua KPU Babel, Husin, memimpin langsung diskusi yang dihadiri oleh jajaran Komisioner dan Sekretariat KPU se Kabupaten/Kota dari berbagai divisi, perwakilan pemerintah provinsi, lembaga pemantau Pemilu, serta awak media cetak maupun elektronik.
Dalam sambutannya, Husin menegaskan bahwa evaluasi merupakan bagian dari akuntabilitas publik dan amanat undang-undang.
“KPU memiliki kewajiban untuk menyusun laporan evaluasi sebagai bentuk pertanggungjawaban kepada masyarakat. Evaluasi ini penting untuk mengidentifikasi keberhasilan serta aspek yang perlu diperbaiki di masa mendatang,” ujarnya.
Diskusi berlangsung dinamis, menyoroti berbagai aspek pemilu serentak 2024, yang merupakan pertama kali dalam sejarah Indonesia. Husin mengakui, bahwa pemilu serentak menambah kompleksitas dalam perencanaan dan pelaksanaan.
“Tahun 2024 mencatat sejarah baru dengan penyelenggaraan pemilu legislatif dan pemilihan kepala daerah secara bersamaan. KPU harus bekerja ekstra keras untuk memastikan semua tahapan berjalan sesuai regulasi,” jelasnya.
Meski menghadapi tantangan, KPU Babel mencatat beberapa pencapaian positif. Salah satunya adalah pelaksanaan pemilihan yang berlangsung lancar, tanpa adanya pemungutan suara ulang (PSU), pemungutan suara lanjutan (PSL), maupun penghitungan suara ulang.
“Kami bersyukur tidak ada insiden besar seperti PSU atau PSL. Selain itu, tidak ada petugas penyelenggara pemilu yang mengalami kejadian fatal selama proses pemilihan,” kata Husin.
Dalam hal kecepatan rekapitulasi, Husin menyebut, Bangka Belitung mencatatkan prestasi membanggakan. Di mana, Kabupaten Bangka Tengah dan Bangka Selatan menjadi dua daerah tercepat secara nasional dalam mengunggah hasil pemilihan.
“Bangka Tengah dan Bangka Selatan berada di peringkat teratas dalam kecepatan unggah hasil penghitungan suara, menunjukkan kerja keras petugas dan kesiapan infrastruktur,” ungkapnya.
Selain itu, lanjut dia, dalam kategori provinsi kecil, KPU Bangka Belitung meraih peringkat ketiga terbaik dalam aspek teknis penyelenggaraan Pemilu.
“Ini adalah apresiasi luar biasa bagi seluruh jajaran KPU dan masyarakat yang telah berpartisipasi aktif dalam menyukseskan pemilu,” tambah Husin.
Meski demikian, Husin tidak menampik adanya dinamika dalam proses pemilu, termasuk gugatan ke Mahkamah Konstitusi (MK). Namun, MK telah memutuskan bahwa tidak ada pelanggaran prosedural atau kecurangan signifikan dalam pemilihan gubernur di Bangka Belitung.
“Setiap pemilu pasti memiliki tantangan. Yang terpenting, semua tahapan telah kami laksanakan sesuai aturan. Putusan MK menegaskan bahwa tidak ada pelanggaran signifikan,” tegas Husin.
“Saat ini, hasil Pemilu sedang diproses di tingkat DPRD dan pemerintah daerah sebelum diajukan ke Kemendagri untuk penjadwalan pelantikan gubernur dan wakil gubernur Kepulauan Babel,” tandasnya.
- Penulis: admin


