Gubernur Hidayat Arsani Targetkan Replikasi Program Jaksa Mandiri Pangan ke Seluruh Babel
- account_circle admin
- calendar_month Sel, 21 Apr 2026
- visibility 77
- comment 0 komentar

Gubernur Hidayat Arsani Targetkan Replikasi Program Jaksa Mandiri Pangan ke Seluruh Babel
DOORSTOP.ID, NAMANG — Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, Hidayat Arsani, memimpin penanaman padi Program Ketahanan Pangan Desa Adhyaksa 2026 di Kawasan Saung Sawah Pelangi Pelawan, Desa Namang, Bangka Tengah, Senin (20/4/2026).
Hidayat hadir didampingi Kepala Kejaksaan Tinggi Babel Riono Budisantoso, Bupati Bangka Tengah Algafry Rahman, serta jajaran Forkopimda untuk memastikan sinergi lintas sektor berjalan di lapangan.
Dalam arahannya, Hidayat Arsani menegaskan bahwa swasembada pangan di tingkat desa adalah kunci menghadapi ketidakpastian global.
“Ini bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi langkah nyata untuk meningkatkan produksi pangan, menjaga ketersediaan bahan pokok, dan mendorong kesejahteraan petani,” tegas Hidayat.
Ia menyoroti tantangan nyata seperti perubahan iklim dan alih fungsi lahan yang terus mengancam. Baginya, inisiatif “Jaksa Mandiri Pangan” melalui Program Desa Adhyaksa adalah potret kolaborasi ideal antara pemerintah, penegak hukum, dan warga untuk membangun desa yang lebih berdaya saing.
“Pemerintah Provinsi akan terus mendukung program yang berorientasi pada peningkatan produktivitas pertanian dan pemberdayaan petani. Kita ingin desa menjadi pusat pertumbuhan ekonomi yang kuat,” tambahnya.
Optimisme Gubernur bukan tanpa alasan. Sebelumnya, kolaborasi ini telah membuktikan hasil nyata dengan panen mencapai 5,4 ton padi yang disalurkan kembali ke masyarakat melalui skema CSR. Berkaca pada kesuksesan tersebut, Hidayat berencana membawa model ini ke level provinsi.
“Kita akan memanggil seluruh bupati agar program ini bisa direplikasi di masing-masing daerah sehingga manfaatnya semakin luas dirasakan masyarakat,” tutur Hidayat.
Lebih lanjut, Hidayat Arsani kembali mengingatkan pentingnya inovasi di sektor pertanian agar profesi petani kembali menjanjikan secara ekonomi.
“Petani harus semakin sejahtera, produktivitas meningkat, dan desa mampu menjadi motor penggerak ekonomi. Mari kita perkuat sinergi untuk mewujudkan ketahanan pangan yang berkelanjutan,” pungkasnya.
Sementara itu, Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Bangka Tengah, Abvianto Syaifulloh, menjelaskan bahwa kesuksesan program ini di Desa Namang merupakan buah manis kerja sama antara Kejaksaan, pemerintah daerah, dan dukungan BUMN, termasuk PLN yang membantu pengembangan kawasan desa.
Dia menilai, dengan turunnya Gubernur ke sawah hari ini, Desa Namang kini diproyeksikan menjadi pilot project bagi desa-desa lain di Bumi Serumpun Sebalai dalam mewujudkan kemandirian pangan berbasis potensi lokal.
- Penulis: admin


